Foto

Suasana Wisma Atlet Pasca Pengumuman Kasus Pertama Omicron di RI

Pradita Utama - detikNews
Jumat, 17 Des 2021 11:30 WIB

Jakarta - Ratusan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) tiba di kawasan Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat. Begini suasana wisma atlet pasca laporan temuan omicron di RI.

Ratusan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) tiba di kawasan Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (16/12).

Indonesia melaporkan temuan kasus COVID-19 varian Omicron pada Kamis (16/12/2021). Hal ini diumumkan oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. Menurut Budi, kasus Omicron ditemukan pada seorang pekerja pembersih di Wisma Atlet. Ini berawal dari temuan tiga pekerja yang terdeteksi positif COVID-19.

Ratusan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) tiba di kawasan Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (16/12).

Pekerja tersebut dikabarkan tidak mengalami gejala. Ia dan dua rekannya sudah kembali menjalani tes PCR dengan hasil negatif. Budi memastikan ketiga orang ini tanpa gejala jadi mereka masih sehat tidak ada demam dan batuk. Mereka bertiga juga dipastikan sudah dites PCR kembali.  

Ratusan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) tiba di kawasan Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (16/12).

Di luar pasien ini, Kemenkes juga mendeteksi 5 orang probable Omicron. Kemenkes mendeteksi ada 5 kasus, dua kasus adalah WNI yang baru kembali dari Amerika Serikat (AS) dan saat ini sedang diisolasi di Wisma Atlet.

Ratusan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) tiba di kawasan Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (16/12).

Saat ini Budi meminta masyarakat mengurangi perjalanan yang tidak mendesak ke luar negeri. Sebab, penularan kasus COVID-19 varian Omicron dilaporkan sangat cepat di berbagai negara. Budi juga meminta masyarakat tetap tenang dan disiplin menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak aman, dan mencuci tangan, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas.

Ratusan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) tiba di kawasan Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (16/12).

Perlu diketahui  saat ini Wisma Atlet menjadi lokasi karantina bagi warga negara Indonesia (WNI) yang masuk kategori dibiayai pemerintah, yakni pekerja migran Indonesia (PMI), aparatur sipil negara (ASN), dan kelompok pelajar/mahasiswa.

Ratusan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) tiba di kawasan Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (16/12).

Jubir Satgas COVID-19 Prof Wiku Adisasmito mengatakan terjadi lonjakan kedatangan WNI pada Desember yang bisa mencapai 3.000-4.000 orang per hari. Mereka datang melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Dia mengatakan pemerintah menargetkan sekitar 20.000 tempat tidur untuk dipersiapkan. Angka tersebut dinilai ideal untuk antisipasi kepulangan WNI menjelang nataru

Ratusan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) tiba di kawasan Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (16/12).

Dia mengatakan semua pelaku perjalanan dari luar negeri (transnasional) akan menjalani karantina selama 10 hari. Hal ini dilakukan untuk mencegah melonjaknya kasus di Indonesia. Dia mengatakan selama ini lonjakan kasus terjadi karena 3 penyebab, yakni mobilitas yang meningkat, protokol kesehatan yang tidak ketat, dan adanya varian baru. Dia mengatakan karantina salah satu upaya mencegah masuknya varian baru hingga lonjakan kasus usai masa Natal dan Tahun Baru.

Suasana Wisma Atlet Pasca Pengumuman Kasus Pertama Omicron di RI
Suasana Wisma Atlet Pasca Pengumuman Kasus Pertama Omicron di RI
Suasana Wisma Atlet Pasca Pengumuman Kasus Pertama Omicron di RI
Suasana Wisma Atlet Pasca Pengumuman Kasus Pertama Omicron di RI
Suasana Wisma Atlet Pasca Pengumuman Kasus Pertama Omicron di RI
Suasana Wisma Atlet Pasca Pengumuman Kasus Pertama Omicron di RI
Suasana Wisma Atlet Pasca Pengumuman Kasus Pertama Omicron di RI