Foto

Ini yang Bikin 2 Anak di Boyolali Gugat Ibu Kandung

Ragil Ajiyanto - detikNews
Rabu, 24 Nov 2021 20:45 WIB

Boyolali - Dua anak menggugat ibu kandungnya berinisial SS (86) terkait hibah tanah di Boyolali, Jawa Tengah. Ini foto-foto objek gugatan tersebut.

Dua anak menggugat ibu kandungnya berinisial SS (86) terkait hibah tanah di Boyolali, Jawa Tengah. Ini foto-foto objek gugatan tersebut.
Pantauan detikcom, objek gugatan itu berada di Dukuh Klinggen, Desa Guwokajen, Kecamatan Sawit, Kabupaten Boyolali. Masih ada bangunan rumah di tanah yang digugat ini.
Dua anak menggugat ibu kandungnya berinisial SS (86) terkait hibah tanah di Boyolali, Jawa Tengah. Ini foto-foto objek gugatan tersebut.
Rumah yang berdiri di lahan seluas 1.450 meter persegi ini masih dihuni oleh SS dan kedua anaknya yang juga menjadi pihak tergugat, yakni GD (55) anak pertama, dan AH (50) anak ketiga. Sedangkan WW (42) anak kelima tinggal di Jakarta, sementara cucu SS yang juga anak penggugat RS (51), AD (22) sudah tidak tinggal di rumah tersebut.
Dua anak menggugat ibu kandungnya berinisial SS (86) terkait hibah tanah di Boyolali, Jawa Tengah. Ini foto-foto objek gugatan tersebut.
Salah satu pihak tergugat, AH, membenarkan tanah dan rumah yang ditempatinya terdampak proyek Tol Yogya-Solo. Dia mengungkap wilayah dukuhnya memang mayoritas terdampak proyek tol dan mayoritas sudah menerima ganti rugi.
Dua anak menggugat ibu kandungnya berinisial SS (86) terkait hibah tanah di Boyolali, Jawa Tengah. Ini foto-foto objek gugatan tersebut.
Tanah yang menjadi objek gugatan itu sudah terbit empat sertifikat sesuai dengan surat hibah yang dibuat oleh ibunya. Namun, karena adanya gugatan yang dilayangkan kakak keduanya yang berinisial RS (51) dan adiknya atau anak nomor empat berinisial IA (47), pihaknya belum menerima ganti rugi tol.
Dua anak menggugat ibu kandungnya berinisial SS (86) terkait hibah tanah di Boyolali, Jawa Tengah. Ini foto-foto objek gugatan tersebut.
Sekitar pertengahan bulan September 2021 lalu, empat bidang tanah tersebut seharusnya menerima pencairan ganti rugi jalan tol dengan total nilai lebih dari Rp 2 miliar. Pihaknya pun baru tahu ada gugatan kedua ketika proses pencairan uang ganti rugi tol ini. Di sisi lain, meski belum menerima ganti rugi tol, pihak keluarga mengaku mendukung program strategis nasional tersebut. AH menyebut pihaknya memberi akses jalan agar kendaraan berat bisa lewat di tanah mereka.
 
Ini yang Bikin 2 Anak di Boyolali Gugat Ibu Kandung
Ini yang Bikin 2 Anak di Boyolali Gugat Ibu Kandung
Ini yang Bikin 2 Anak di Boyolali Gugat Ibu Kandung
Ini yang Bikin 2 Anak di Boyolali Gugat Ibu Kandung
Ini yang Bikin 2 Anak di Boyolali Gugat Ibu Kandung