ADVERTISEMENT

Foto

Gelombang Protes Anti-Lockdown Merebak di Eropa

AP Photo - detikNews
Selasa, 23 Nov 2021 12:11 WIB

Jakarta - Protes menentang pembatasan COVID-19 di sejumlah negara di Eropa kian marak. Aksi protes di Belgia, Belanda, Austria, Prancis diwarnai kekerasan.

Demo memprotes pembatasan virus Corona (COVID-19) di Rotterdam, Belanda, berlangsung rusuh, Sabtu (20/11) lalu. Sebanyak 48 orang ditangkap dalam kerusuhan tersebut.

Protes menentang pembatasan COVID-19 berlanjut di Belanda untuk hari ketiga secara berturut-turut pada Minggu (21/11). Polisi mengeluarkan perintah darurat di Enschede, kota dekat perbatasan Jerman. (Media TV Rotterdam via AP)

Demo memprotes pembatasan virus Corona (COVID-19) di Rotterdam, Belanda, berlangsung rusuh, Sabtu (20/11) lalu. Sebanyak 48 orang ditangkap dalam kerusuhan tersebut.

Belanda memberlakukan penguncian parsial pada 13 November. Negara tersebut sedang mempertimbangkan aturan yang lebih ketat untuk warga yang tidak divaksinasi di area publik. (Media TV Rotterdam via AP)

In this image taken from video, demonstrators protest against government restrictions due to the coronavirus pandemic, Friday, Nov. 19, 2021, in Rotterdam, Netherlands. Police fired warning shots, injuring an unknown number of people, as riots broke out Friday night in downtown Rotterdam at a demonstration against plans by the government to restrict access for unvaccinated people to some venues. (Media TV Rotterdam via AP)

Para pengunjuk rasa menyalakan kembang api dan merusak properti di kota-kota - Groningen dan Leeuwarden di utara Belanda, Enschede di timur, dan Tilburg di selatan, pada Minggu (21/11) malam. Polisi menyebut sedikitnya 130 orang telah ditangkap sejak protes dimulai. (Media TV Rotterdam via AP)

Puluhan ribu orang berdemonstrasi pada Minggu, (21/11) di pusat kota Brussels untuk memprotes pembatasan COVID-19 yang diberlakukan oleh pemerintah Belgia. Aksi protes tersebut diwarnai bentrokan. (AP Photo/Olivier Matthys)

Ribuan orang memprotes aturan pembatasan COVID-19 di pusat kota Brussels pada Minggu (21/11). Mereka terutama berdemonstrasi menentang persyaratan oleh pemerintah agar masyarakat menunjukkan sertifikat vaksin di tempat umum, seperti restoran. (AP/Olivier Matthys)

Puluhan ribu orang berdemonstrasi pada Minggu, (21/11) di pusat kota Brussels untuk memprotes pembatasan COVID-19 yang diberlakukan oleh pemerintah Belgia. Aksi protes tersebut diwarnai bentrokan. (AP Photo/Olivier Matthys)

Polisi menyebut sekitar 35.000 orang turun ke jalan di Brussels pada Minggu (21/11). Tetapi mayoritas telah bubar sebelum protes berkembang menjadi kekerasan. Menjelang malam, pengunjuk rasa mulai menghancurkan mobil dan membakar tempat sampah. Polisi akhirnya merespons dengan menggunakan meriam air dan gas air mata untuk meredakan situasi. (AP/Olivier Matthys)

Puluhan ribu orang berdemonstrasi pada Minggu, (21/11) di pusat kota Brussels untuk memprotes pembatasan COVID-19 yang diberlakukan oleh pemerintah Belgia. Aksi protes tersebut diwarnai bentrokan. (AP Photo/Olivier Matthys)

Infeksi COVID-19 meningkat pada kecepatan yang mengkhawatirkan di Belgia dalam beberapa pekan terakhir. Belgia mencatat rata-rata lebih dari 12.000 infeksi baru per hari. (AP/Olivier Matthys)

Tourists watch a protest from a sightseeing bus in Marseille, southern France, Saturday, Aug. 7, 2021. Thousands of people are marching in Paris and other French cities during a fourth consecutive week of protests against COVID-19 entrance requirements. The demonstrations on Saturday come days after France's Constitutional Council upheld most provisions of a new law that expands the locations where health passes are needed. (AP Photo/Daniel Cole)

Pihak berwenang mengatakan wilayah luar negeri Prancis di Guadeloupe dilanda penjarahan dan kerusuhan pada malam ketiga protes, dengan pengunjuk rasa bersenjata menembaki polisi dan petugas pemadam kebakaran. (AP/Daniel Cole)

Ribuan warga Prancis turun ke jalan memprotes kebijakan yang wajibkan warga untuk memiliki paspor COVID-19 dalam beraktivitas. Demo itu pun berujung ricuh.

Wilayah ini telah diguncang oleh protes selama seminggu, dengan orang-orang menuntut diakhirinya mandat pemerintah tentang vaksinasi wajib bagi petugas kesehatan, serta mencari dukungan untuk kenaikan harga bahan bakar. (AP Photo)

Ribuan warga Prancis turun ke jalan memprotes kebijakan yang wajibkan warga untuk memiliki paspor COVID-19 dalam beraktivitas. Demo itu pun berujung ricuh.

Polisi menangkap 38 orang saat pengunjuk rasa masuk ke mobil dan membakar kendaraan. Mereka juga menghancurkan apotek. (AP Photo)

Penguncian nasional atau lockdown total di Wina, Austria, Senin, 22 November 2021. Karena tingginya peningkatan infeksi COVID-19, pada Senin pagi, penguncian nasional dimulai. (AP Photo/Lisa Leutner)

Puluhan ribu orang juga melakukan unjuk rasa di ibu kota Austria, Wina, setelah pemerintah mengumumkan lockdown nasional baru yang berlaku mulai Senin (22/11). Pemerintah Austria mengumumkan aturan itu untuk menahan lonjakan infeksi COVID-19. Pemerintah setempat juga berencana untuk membuat vaksinasi menjadi wajib pada Februari 2022. Austria adalah negara Eropa pertama yang membuat vaksinasi sebagai persyaratan hukum. (AP/Lisa Leutner)

Gelombang Protes Anti-Lockdown Merebak di Eropa
Gelombang Protes Anti-Lockdown Merebak di Eropa
Gelombang Protes Anti-Lockdown Merebak di Eropa
Gelombang Protes Anti-Lockdown Merebak di Eropa
Gelombang Protes Anti-Lockdown Merebak di Eropa
Gelombang Protes Anti-Lockdown Merebak di Eropa
Gelombang Protes Anti-Lockdown Merebak di Eropa
Gelombang Protes Anti-Lockdown Merebak di Eropa
Gelombang Protes Anti-Lockdown Merebak di Eropa
Gelombang Protes Anti-Lockdown Merebak di Eropa


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT