Foto

Kala Wanita Tak Lagi Dipandang Sebelah Mata

dok. Kowani - detikNews
Kamis, 18 Nov 2021 00:33 WIB

Jakarta - Ketua Umum Kongres Wanita Indonesia (Kowani) Giwo Rubianto menyinggung keterwakilan perempuan Indonesia di dunia politik masih sangat kecil sekali. Lalu gimana?

Ketua Umum Kongres Wanita Indonesia (Kowani) Giwo Rubianto mengatakan keterwakilan perempuan Indonesia dalam dunia politik, khususnya di lembaga legislatif masih kecil sehingga perlu peningkatan kemampuan berpolitik yang berkualitas bagi mereka.

Giwo Rubianto membuka webinar nasional Kowani bertajuk Peran Partai Politik terhadap Keberhasilan Kader Perempuan di Pileg 2024 di Jakarta. Kowani akan senantiasa berjuang memberikan pemahaman secara utuh kepada bangsa Indonesia, terutama kesadaran bagi perempuan untuk berpolitik di bidang legislatif.

Ketua Umum Kongres Wanita Indonesia (Kowani) Giwo Rubianto mengatakan keterwakilan perempuan Indonesia dalam dunia politik, khususnya di lembaga legislatif masih kecil sehingga perlu peningkatan kemampuan berpolitik yang berkualitas bagi mereka.

Melalui peningkatan kemampuan berpolitik kaum perempuan Indonesia yang berkualitas, lanjut Giwo Rubianto, kesetaraan gender bagi kaum perempuan untuk berpolitik sebagai mitra sanding dan tanding laki-laki pun dapat terwujud.

Ketua Umum Kongres Wanita Indonesia (Kowani) Giwo Rubianto mengatakan keterwakilan perempuan Indonesia dalam dunia politik, khususnya di lembaga legislatif masih kecil sehingga perlu peningkatan kemampuan berpolitik yang berkualitas bagi mereka.

Ahli Peneliti Utama Pusat Riset Politik Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Siti Zuhro mengimbau partai-partai politik di Indonesia untuk menegaskan keberpihakannya pada perempuan dalam rangka meningkatkan keterwakilan mereka di dunia politik, khususnya di bidang legislatif.

Ketua Umum Kongres Wanita Indonesia (Kowani) Giwo Rubianto mengatakan keterwakilan perempuan Indonesia dalam dunia politik, khususnya di lembaga legislatif masih kecil sehingga perlu peningkatan kemampuan berpolitik yang berkualitas bagi mereka.

Perempuan berpotensi besar di dalam bidang legislatif untuk memunculkan kebijakan-kebijakan, khususnya terkait dengan perlindungan terhadap perempuan dan anak. Selain itu, perempuan juga merupakan penggerak sosial bagi masyarakat sekaligus agen perubahan untuk menjadikan Indonesia yang lebih maju dan baik.

Kala Wanita Tak Lagi Dipandang Sebelah Mata
Kala Wanita Tak Lagi Dipandang Sebelah Mata
Kala Wanita Tak Lagi Dipandang Sebelah Mata
Kala Wanita Tak Lagi Dipandang Sebelah Mata