Foto

Ini Seif Al-Islam Khadafi, Terpidana Mati yang Daftar Jadi Capres Libya

AP Photo - detikNews
Senin, 15 Nov 2021 10:00 WIB

Libya - Anak Muammar Khadafi, Seif Al-Islam Khadafi, mendaftarkan diri sebagai calon Presiden Libya. Ia diketahui merupakan salah satu tersangka kejahatan perang Libya

Anak Muammar Khadafi, Seif Al-Islam Khadafi, mendaftarkan diri sebagai calon Presiden Libya. Ia diketahui merupakan salah satu tersangka kejahatan perang Libya
Anak mantan diktator Libya Muammar Khadafi, Seif Al-Islam Khadafi tengah menjadi sorotan. Ia diketahui mendaftarkan diri sebagai calon Presiden Libya. AP Photo/Dario Lopez-Mills, FIle.
Anak Muammar Khadafi, Seif Al-Islam Khadafi, mendaftarkan diri sebagai calon Presiden Libya. Ia diketahui merupakan salah satu tersangka kejahatan perang Libya
Diketahui, Seif Al-Islam yang keberadaannya dirahasiakan selama beberapa bulan ini menjadi kandidat kelas berat pertama yang mendaftar untuk pemilihan umum. AP Photo/Ben Curtis, File.
 
Anak Muammar Khadafi, Seif Al-Islam Khadafi, mendaftarkan diri sebagai calon Presiden Libya. Ia diketahui merupakan salah satu tersangka kejahatan perang Libya
Pemilihan presiden langsung pertama Libya bakal digelar pada 24 Desember mendatang. Hal ini akan menandai puncak dari proses yang diluncurkan tahun lalu oleh PBB untuk mencoba menyetop kekerasan bertahun-tahun di negara kaya minyak itu sejak pemberontakan yang menggulingkan Khadafi pada 2011. AP Photo/Ben Curtis, File.
 
Anak Muammar Khadafi, Seif Al-Islam Khadafi, mendaftarkan diri sebagai calon Presiden Libya. Ia diketahui merupakan salah satu tersangka kejahatan perang Libya
Sementara itu, Seif Al-Islam saat ini tengah dicari oleh Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) atas kejahatan terhadap kemanusiaan yang diduga dilakukan selama pemberontakan yang didukung NATO. AP Photo/Ammar El-Darwish, File.
 
Anak Muammar Khadafi, Seif Al-Islam Khadafi, mendaftarkan diri sebagai calon Presiden Libya. Ia diketahui merupakan salah satu tersangka kejahatan perang Libya
Seperti diketahui, Seif Al-Islam pernah dijatuhi hukuman mati oleh pengadilan. Ia dijatuhi mati pada 2015 silam. Saat itu, dia dinyatakan bersalah atas kejahatan selama pergolakan tahun 2011. Persidangan di Tripoli yang dimulai sejak 2014 itu menuai kritik dari kelompok-kelompok HAM. Dalam persidangan itu, 37 terdakwa dinyatakan bersalah atas berbagai kejahatan, termasuk pembunuhan dan keterlibatan memicu pemerkosaan selama pergolakan tahun 2011 yang menggulingkan rezim Khadafi. Seif Al-Islam ditahan di Kota Zintan sejak ditangkap pada November 2011. Sejak saat itu pula Mahkamah Pidana Internasional (ICC) berulang kali mendesak Libya menyerahkan Seif Al-Islam untuk diadili atas tuduhan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan. AP Photo/Zintan Media Center.
Anak Muammar Khadafi, Seif Al-Islam Khadafi, mendaftarkan diri sebagai calon Presiden Libya. Ia diketahui merupakan salah satu tersangka kejahatan perang Libya
Kini Seif Al-Islam Khadafi kembali menjadi sorotan usai dirinya mendaftarkan diri sebagai calon Presiden Libya dalam Pilpres yang bakal digelar Desember 2021 mendatang. Dilansir dari AFP, Senin (15/11/2021), pendaftaran Seif Al-Islam sebagai capres ini membuat kaget. Apalagi, keberadaannya selama ini dirahasiakan karena diburu atas berbagai tuduhan kejahatan. Meski masih diburu oleh Pengadilan Kriminal Internasional atas kejahatan terhadap kemanusiaan yang diduga dilakukannya. Komisi pemilihan Libya menyatakan putra Muammar Khadafi itu telah menyelesaikan 'semua persyaratan hukum yang diperlukan'. Libyan High National Elections Commission via AP.
 
Anak Muammar Khadafi, Seif Al-Islam Khadafi, mendaftarkan diri sebagai calon Presiden Libya. Ia diketahui merupakan salah satu tersangka kejahatan perang Libya
Dalam sebuah video, pria berusia 49 tahun itu membacakan ayat Al-Qur'an dan berterima kasih kepada pihak-pihak yang membantunya dengan mengatakan "Tuhan memberkati Anda". Komisi pemilihan juga merilis gambar yang menunjukkan Seif Al-Islam mengenakan jubah tradisional Badui dan hiasan kepala. Dia diberi kartu pendaftaran pemilih untuk distrik Sebha selatan. Sejumlah warga bereaksi negatif terhadap pendaftaran Seif Al-Islam sebagai capres. Warga menganggap hal ini tidak benar. "Alih-alih menyelesaikan masalah, ini hanya memperumit masalah. Itu tidak benar," kata salah satu warga, Nizar Al-Hadi. Warga lain, Ramzi Douess, mengatakan dia tidak ragu beberapa orang akan menerima pencalonan Seif. Namun, dia mempertanyakan bagaimana nasib negara di Afrika Utara itu jika dia menang. Libyan High National Elections Commission via AP.
Ini Seif Al-Islam Khadafi, Terpidana Mati yang Daftar Jadi Capres Libya
Ini Seif Al-Islam Khadafi, Terpidana Mati yang Daftar Jadi Capres Libya
Ini Seif Al-Islam Khadafi, Terpidana Mati yang Daftar Jadi Capres Libya
Ini Seif Al-Islam Khadafi, Terpidana Mati yang Daftar Jadi Capres Libya
Ini Seif Al-Islam Khadafi, Terpidana Mati yang Daftar Jadi Capres Libya
Ini Seif Al-Islam Khadafi, Terpidana Mati yang Daftar Jadi Capres Libya
Ini Seif Al-Islam Khadafi, Terpidana Mati yang Daftar Jadi Capres Libya