Sekolah Darurat Kartini Kembali Menyinari Pendidikan

ADVERTISEMENT

Foto

Sekolah Darurat Kartini Kembali Menyinari Pendidikan

Pradita Utama - detikNews
Sabtu, 13 Nov 2021 10:12 WIB

Jakarta - Pandemi Corona yang merebak membuat Sekolah Darurat Kartini milik ibu kembar Sri Rossyati dan Sri Irianingsih terpaksa tutup. Kini, sekolah sudah kembali dibuka

Pandemi Corona yang merebak membuat Sekolah Darurat Kartini milik ibu kembar Sri Rossyati dan Sri Irianingsih terpaksa tutup. Kini, sekolah sudah kembali dibuka.

Ibu guru kembar, Sri Rossyati dan Sri Irianingsih memberikan materi pelajaran kepada anak-anak di kawasan Sekolah Darurat Kartini, Ancol, Jakarta Utara, Senin (8/11). Sekolah yang dibangun Ibu Rossy dan Ibu Rian ini merupakan sekolah untuk warga yang membutuhkan akses pendidikan secara gratis.

Pandemi Corona yang merebak membuat Sekolah Darurat Kartini milik ibu kembar Sri Rossyati dan Sri Irianingsih terpaksa tutup. Kini, sekolah sudah kembali dibuka.

Sekolah yang mereka bangun sejak tahun 1990 ini kini telah bergeliat kembali memberika pendidikan gratis terhadap warga yang kurang mampu. Sekolah ini sempat tutup karena pandemi COVID-9 yang menghantam Indonesia khsusunya Jakarta.

Pandemi Corona yang merebak membuat Sekolah Darurat Kartini milik ibu kembar Sri Rossyati dan Sri Irianingsih terpaksa tutup. Kini, sekolah sudah kembali dibuka.

Saat pandemi, sekolah ini harus melakukan sistem online selama 1 tahun, sehingga ibu Rossy dan Rian memberikan kuota gratis kepada anak-anak murid Sekolah Darurat Kartini.

Pandemi Corona yang merebak membuat Sekolah Darurat Kartini milik ibu kembar Sri Rossyati dan Sri Irianingsih terpaksa tutup. Kini, sekolah sudah kembali dibuka.

Tetapi menurut ibu kembar ini,  metode seperti itu kurang efektif untuk murid mereka karena kebanyakan orang tua murid di sekolah ini merupakan warga kurang mampu. Sehingga banyak faktor yang menyulitkan sistem belajar online saat itu. 

Pandemi Corona yang merebak membuat Sekolah Darurat Kartini milik ibu kembar Sri Rossyati dan Sri Irianingsih terpaksa tutup. Kini, sekolah sudah kembali dibuka.

Salah satunya adalah kurangnya pengawasan dari orang tua yang notabene, orang tua murid disana harus bekerja dan ketidaktahuan tentang teknologi belajar online.

Pandemi Corona yang merebak membuat Sekolah Darurat Kartini milik ibu kembar Sri Rossyati dan Sri Irianingsih terpaksa tutup. Kini, sekolah sudah kembali dibuka.

Tetapi ketika memasuki PPKM level 2, Sekolah Darurat Kartini milik ibu kembar ini kembali dibuka dengan menerapkan protokol kesehatan. Salah satunya adalah selalu menggunakan masker saat belajar.

Pandemi Corona yang merebak membuat Sekolah Darurat Kartini milik ibu kembar Sri Rossyati dan Sri Irianingsih terpaksa tutup. Kini, sekolah sudah kembali dibuka.

Selain itu ibu kembar ini juga memberikan asupan yang bergizi kepada murid guna menjaga kesehatan dan daya tahan tubuh saat proses belajar. Asupan yang di berikan adalah makanan 4 sehat 5 sempurna. Seperti ayam, telur sayur, nasi dan susu. Makanan ini diberikan secara gratis oleh ibu kembar.

Pandemi Corona yang merebak membuat Sekolah Darurat Kartini milik ibu kembar Sri Rossyati dan Sri Irianingsih terpaksa tutup. Kini, sekolah sudah kembali dibuka.

Sekolah ini dibuka pada hari Senin dan Jumat saja. Karena saat ini masih proses pembelajaran tatap muka kembali. Salah satu tantangan yang dihadapi ibu kembar ini saat kembali mengajar secara tatap muka adalah harus mengembalikan semangat para murid. Oleh karena itu banyak pelajaran yang harus diulang.  

Pandemi Corona yang merebak membuat Sekolah Darurat Kartini milik ibu kembar Sri Rossyati dan Sri Irianingsih terpaksa tutup. Kini, sekolah sudah kembali dibuka.

Ibu Rosy dan Ibu Rian ini juga memiliki taman baca yang tersebar di seluruh Indonesia. Hal itu bertujuan untuk mencerdaskan anak bangsa  Indonesia. Memang ibu Rosy dan Rian ini termasuk salah satu sosok yang peduli terhadap pendidikan di Indonesia.

Pandemi Corona yang merebak membuat Sekolah Darurat Kartini milik ibu kembar Sri Rossyati dan Sri Irianingsih terpaksa tutup. Kini, sekolah sudah kembali dibuka.

Bagi mereka misi mencerdaskan anak bangsa adalah  tugas mulia dan harus diteruskan ke generasi penerus agar terciptanya sosok SDM yang berkualitas di Indonesia. Sebagai penutup,mereka berharap misi mencerdaskan anak bangsa ini dapat dilanjutkan dengan sepenuh hati untuk generasi pendatang yang cemerlang.

Sekolah Darurat Kartini Kembali Menyinari Pendidikan
Sekolah Darurat Kartini Kembali Menyinari Pendidikan
Sekolah Darurat Kartini Kembali Menyinari Pendidikan
Sekolah Darurat Kartini Kembali Menyinari Pendidikan
Sekolah Darurat Kartini Kembali Menyinari Pendidikan
Sekolah Darurat Kartini Kembali Menyinari Pendidikan
Sekolah Darurat Kartini Kembali Menyinari Pendidikan
Sekolah Darurat Kartini Kembali Menyinari Pendidikan
Sekolah Darurat Kartini Kembali Menyinari Pendidikan
Sekolah Darurat Kartini Kembali Menyinari Pendidikan

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT