Foto

Asa yang Tersisa di Panti Wreda

Andhika Prasetia - detikNews
Minggu, 07 Nov 2021 07:01 WIB

Jakarta - Dahulu mereka memiliki kehidupan yang berbeda-beda. Kini harus bernasib sama dan menjalani sisa hidup usia senja di Panti Wreda. Beginilah potretnya.

Dahulu mereka memiliki kehidupan yang berbeda-beda. Kini harus bernasib sama dan menjalani sisa hidup usia senja di Panti Werdha. Beginilah potretnya.
Belakangan viral di media sosial terkait ketiga anak yang menitipkan ibu Trimah ke panti jompo di Malang, Jawa Timur. Kejadian itu lantas membuat ketiga anaknya dihujat dan dicap durhaka oleh netizen. Beginilah gambaran fenomena kehidupan lansia di panti jompo atau Panti Wreda.
Dahulu mereka memiliki kehidupan yang berbeda-beda. Kini harus bernasib sama dan menjalani sisa hidup usia senja di Panti Werdha. Beginilah potretnya.
Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia 3 di Jl Margaguna, Jakarta Selatan, menampung sebanyak 285 warga binaan sosial berusia lanjut dengan latar belakang yang berbeda-beda.
Dahulu mereka memiliki kehidupan yang berbeda-beda. Kini harus bernasib sama dan menjalani sisa hidup usia senja di Panti Werdha. Beginilah potretnya.
Kebanyakan lansia yang dirawat adalah mereka yang terjaring razia. Ada juga yang menyerahkan diri ke panti karena tidak ada lagi yang merawat mereka.
Dahulu mereka memiliki kehidupan yang berbeda-beda. Kini harus bernasib sama dan menjalani sisa hidup usia senja di Panti Werdha. Beginilah potretnya.
Mereka tinggal dan hidup disini menjalani kehidupan sehari-hari dengan segala kelebihan dan kekurangannya. Pihak panti pun menyediakan sejumlah kegiatan untuk para lansia ini beraktifitas.
Dahulu mereka memiliki kehidupan yang berbeda-beda. Kini harus bernasib sama dan menjalani sisa hidup usia senja di Panti Werdha. Beginilah potretnya.
Memang tak bisa dipungkiri, ada juga penyebab lansia masuk panti wreda ini karena dia diterlantarkan keluarga. Biasanya mereka sudah tak sanggup dan tak bisa mengurus, sampai akhirnya mereka luntang-lantung di jalanan sebagai tunawisma.
Dahulu mereka memiliki kehidupan yang berbeda-beda. Kini harus bernasib sama dan menjalani sisa hidup usia senja di Panti Werdha. Beginilah potretnya.
Beda kisahnya dengan Herni (69), yang masuk panti wreda karena hidup sebatang kara. Tetapi ia mengaku lebih baik tinggal di panti karena masih ada yang mengurusnya.
Dahulu mereka memiliki kehidupan yang berbeda-beda. Kini harus bernasib sama dan menjalani sisa hidup usia senja di Panti Werdha. Beginilah potretnya.
Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia 3 itu sendiri beroperasi dengan APBD Provinsi DKI Jakarta untuk segala kebutuhan makanan, popok, dan kebutuhan lainnya bagi para lansia.
Dahulu mereka memiliki kehidupan yang berbeda-beda. Kini harus bernasib sama dan menjalani sisa hidup usia senja di Panti Werdha. Beginilah potretnya.
Kebanyakan lansia yang menghabiskan sisa hidupnya hingga meninggal di panti werdha. Nanti, pihak panti yang akan mengurus jenazah dan berkoordinasi dengan dinas terkait untuk pemakaman. Sebab, jarang ada keluarga yang mau dan mengurus kematian lansia.
Dahulu mereka memiliki kehidupan yang berbeda-beda. Kini harus bernasib sama dan menjalani sisa hidup usia senja di Panti Werdha. Beginilah potretnya.
Mengurus lansia juga diperlukan ketelatenan dan kesabaran, karena ada ratusan warga binaan yang dirawat dengan berbagai macam perilaku.
Dahulu mereka memiliki kehidupan yang berbeda-beda. Kini harus bernasib sama dan menjalani sisa hidup usia senja di Panti Werdha. Beginilah potretnya.
Pendampingan dan perawatan lansia juga sangat diperlukan. Maka dari itu, beberapa ruangan memiliki berderet-deret ranjang untuk golongan lansia yang dalam pengawasan ekstra.
Dahulu mereka memiliki kehidupan yang berbeda-beda. Kini harus bernasib sama dan menjalani sisa hidup usia senja di Panti Werdha. Beginilah potretnya.
Terlepas dari pro-kontra di masyarakat, Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia 3 harus menjalankan amanah untuk merawat lansia, sambil berharap lansia-lansia ini dijemput oleh keluarganya
Dahulu mereka memiliki kehidupan yang berbeda-beda. Kini harus bernasib sama dan menjalani sisa hidup usia senja di Panti Werdha. Beginilah potretnya.
Biasanya, untuk mengisi waktu dan menghibur mereka, beragam kegiatan pun dilakukan, seperti kegiatan bermain angklung ini. Mereka pun tampak antusias dan bergembira.
Dahulu mereka memiliki kehidupan yang berbeda-beda. Kini harus bernasib sama dan menjalani sisa hidup usia senja di Panti Werdha. Beginilah potretnya.
Atau juga setiap hari Selasa pagi, para lansia ini mengikuti senam bersama guna menjaga kebugaran serta menjaga kondisi persendian mereka yang telah menua.
Dahulu mereka memiliki kehidupan yang berbeda-beda. Kini harus bernasib sama dan menjalani sisa hidup usia senja di Panti Werdha. Beginilah potretnya.
Sementara, untuk kegiatan peribadatan dan keagamaan semua juga difasilitasi dengan lengkap. Kebaktian untuk para lansia non muslim juga bisa dilakukan disana.
Dahulu mereka memiliki kehidupan yang berbeda-beda. Kini harus bernasib sama dan menjalani sisa hidup usia senja di Panti Werdha. Beginilah potretnya.
Setiap lansia memiliki latar belakang yang berbeda sebelum masuk ke panti werdha. Contohnya Farida (53) yang terjaring razia kala menjadi joki three in one di jalanan. Sesekali, ia dijenguk kakak-adiknya yang tinggal di kawasan Ciledug, Tangerang. Atau Tarningsih (61) yang dulu berjualan kue sudah memasrahkan sisa hidupnya di panti werdha. Ia mengaku bisa fokus mendekatkan diri kepada Tuhan di sisa usianya. Berbeda lagi dengan Asniah (72) yang sudah lama tidak dijenguk keluarganya. Kini ia menetap di panti werdha sebagai pilihan terbaik baginya ketimbang terlantar di masa tua.
Dahulu mereka memiliki kehidupan yang berbeda-beda. Kini harus bernasib sama dan menjalani sisa hidup usia senja di Panti Werdha. Beginilah potretnya.
Sementara untuk lansia yang muslim pun tetap bisa mengikuti kegiatan keagamaan seperti pengajian atau mengikuti peringatan maulid Nabi Muhammad yang digelar beberapa waktu lalu.
Dahulu mereka memiliki kehidupan yang berbeda-beda. Kini harus bernasib sama dan menjalani sisa hidup usia senja di Panti Werdha. Beginilah potretnya.
Bagi para lansia ini, keluarga adalah tempat kita berpulang, tempat kita bisa menemukan rumah dan merasakan kenyamanan. Mungkin sebagian dari lansia ini masih dapat merasakan hal serupa. Setidaknya para lansia di panti werdha ini bisa mendapatkan kebahagiaan mereka sendiri hingga akhir hayat.
Asa yang Tersisa di Panti Wreda
Asa yang Tersisa di Panti Wreda
Asa yang Tersisa di Panti Wreda
Asa yang Tersisa di Panti Wreda
Asa yang Tersisa di Panti Wreda
Asa yang Tersisa di Panti Wreda
Asa yang Tersisa di Panti Wreda
Asa yang Tersisa di Panti Wreda
Asa yang Tersisa di Panti Wreda
Asa yang Tersisa di Panti Wreda
Asa yang Tersisa di Panti Wreda
Asa yang Tersisa di Panti Wreda
Asa yang Tersisa di Panti Wreda
Asa yang Tersisa di Panti Wreda
Asa yang Tersisa di Panti Wreda
Asa yang Tersisa di Panti Wreda
Asa yang Tersisa di Panti Wreda