Foto

Tenggelam Tahun 1936, Kapal van der Wijck Akhirnya Ditemukan

Eko Sudjarwo/detikcom - detikNews
Kamis, 21 Okt 2021 16:41 WIB

Lamongan - Eksplorasi Kapal van der Wijck berakhir. Arkeolog meyakini, bangkai kapal yang ada di perairan Lamongan adalah Kapal van der Wijck yang tenggelam pada 1936.

Salah seorang penyelam yang ikut serta dalam eksplorasi Kapal van der Wijck, Faizin mengakui hal itu. Sehingga banyak warga yang tidak berani menyelam di lokasi tersebut.

Arkeolog BPCB Jatim Wicaksono Dwi Nugroho mengatakan, keyakinan itu berdasarkan berbagai bukti. Serta cerita tutur yang ada di masyarakat.

Eksplorasi Kapal van der Wijck berakhir. Arkeolog meyakini, bangkai kapal yang ada di perairan Lamongan adalah Kapal van der Wijck yang tenggelam pada 1936.

Dengan eksplorasi yang dilakukan, pihaknya mendokumentasikan bangkai kapal berupa foto maupun video. Pihaknya mendokumentasikan bagian belakang kapal, cerobong, tiang pancang dan tangga kapal.

Eksplorasi bangkai Kapal van der Wijck berakhir. Arkeolog meyakini, bangkai kapal yang ada di perairan Lamongan adalah Kapal van der Wijck yang tenggelam pada 1936.

Meski begitu, lanjut Wicaksono, proses identifikasi Kapal van der Wijck akan terus dilakukan. Sambil terus melakukan kajian soal bangkai kapal.

Banyak kendala yang dihadapi tim arkeolog dari BPCB Jatim, saat eksplorasi Kapal van der Wijck. Saat ini, arus perairan Lamongan cukup kencang dan agak membahayakan untuk penyelaman.

Ke depan, imbuh Wicaksono, pihaknya akan bekerja sama dengan semua pihak. Termasuk dengan TNI AL untuk semakin mendapatkan gambaran.

Eksplorasi bangkai Kapal van der Wijck menemui titik terang. Hari ini, tim arkeologi dari BPCB Jatim menemukan titik kapal yang disebut-sebut Titanic Indonesia itu.

Staf Potensi Maritim Armada 2 TNI AL Letkol Laut (t) Bagus Arianto, yang juga hadir dalam pemaparan hasil eksplorasi mengungkapkan, pihaknya mendukung penuh eksplorasi Kapal van der Wijck. Bagus menyebut, Panglima Armada 2 juga mendukung eksplorasi ini dan bersedia untuk terlibat, karena gaungnya tidak hanya di Indonesia saja tapi juga di dunia.

BPCB Jatim melanjutkan eksplorasi bangkai Kapal van der Wijck. Tim arkeolog menemui titik terang untuk membuktikan keberadaan kapal yang tenggelam pada 1936 itu.

Seperti diketahui, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Lamongan bekerja sama dengan Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur, eksplorasi Kapal van der Wijck yang diceritakan tenggelam di perairan Lamongan pada 1936.

Soal Kapal van der Wijck yang tenggelam di Perairan Brondong, Lamongan pada 1936 masih menjadi misteri. Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jatim akan melakukan eksplorasi.

Kapal van der Wijck merupakan kapal uap milik Koninklijke Paketvaart Maatschappij (KPM). Dibuat oleh Maatschappij Fijenoord, Rotterdam tahun 1921.

Soal Kapal van der Wijck yang tenggelam di Perairan Brondong, Lamongan pada 1936 masih menjadi misteri. Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jatim akan melakukan eksplorasi.

Namanya diambil dari nama Gubernur Jenderal Hindia Belanda yang berkuasa dari tahun 1893 hingga 1899, yang bernama Carel Herman Aart van Der Wijck, yang melayani kawasan perairan di Hindia Belanda.

Tenggelam Tahun 1936, Kapal van der Wijck Akhirnya Ditemukan
Tenggelam Tahun 1936, Kapal van der Wijck Akhirnya Ditemukan
Tenggelam Tahun 1936, Kapal van der Wijck Akhirnya Ditemukan
Tenggelam Tahun 1936, Kapal van der Wijck Akhirnya Ditemukan
Tenggelam Tahun 1936, Kapal van der Wijck Akhirnya Ditemukan
Tenggelam Tahun 1936, Kapal van der Wijck Akhirnya Ditemukan
Tenggelam Tahun 1936, Kapal van der Wijck Akhirnya Ditemukan
Tenggelam Tahun 1936, Kapal van der Wijck Akhirnya Ditemukan