Lagi-lagi Tercemar Limbah Ciu, Bengawan Solo Riwayatmu Kini...

ADVERTISEMENT

Foto

Lagi-lagi Tercemar Limbah Ciu, Bengawan Solo Riwayatmu Kini...

Dok. Detikcom - detikNews
Rabu, 08 Sep 2021 16:02 WIB

Jawa Tengah - Sungai Bengawan Solo kembali jadi sorotan imbas tercemar limbah ciu. Pencemaran akibat limbah ciu sebelumnya pernah terjadi pada 2019 lalu dan kini terjadi lagi

Sungai Bengawan Solo di Blora diduga tercemar

Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Solo menghentikan pengolahan air di Pos Semanggi, Pasar Kliwon, Solo, usai air dari Bengawan Solo terindikasi pencemaran industri rumah tangga ciu. Febrian/Dok. Detikcom.

Pencemaran Bengawan Solo, airnya hitam dan bau alkohol, Jumat (1/11/2019).

Diketahui, kondisi ini bukan kali pertama terjadi. Pada tahun 2019 lalu, aliran Sungai Bengawan Solo yang melintasi wilayah Kecamatan Cepu, Blora, tercemar parah. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengungkap sudah temukan data-data pencemaran dari limbah ciu hingga kotoran ternak babi. Bayu Ardi Isnanto/Dok. Detikcom.

Aliran sungai Bengawan Solo yang melintasi Kecamatan Cepu, Blora kondisinya kini memprihatinkan. Warnanya berubah menjadi hitam pekat dan mengeluarkan bau busuk. Tak hanya itu, air juga mengeluarkan buih busa.

Pencemaran tersebut membuat aliran Sungai Bengawan Solo berwarna hitam pekat, berbusa, dan mengeluarkan bau busuk. Arif Syaefudin/Dok. Detikcom.

Aliran sungai Bengawan Solo yang melintasi Kecamatan Cepu, Blora kondisinya kini memprihatinkan. Warnanya berubah menjadi hitam pekat dan mengeluarkan bau busuk. Tak hanya itu, air juga mengeluarkan buih busa.

Menindaklanjuti kondisi tersebut, Ganjar pun mengerahkan tim dan bekerja sama dengan stakeholder terkait untuk mengecek pencemaran sungai itu. Arif Syaefudin/Dok. Detikcom.

PDAM Solo menghentikan pengolahan air di Pos Semanggi, Pasar Kliwon. Hal ini dilakukan karena air dari Bengawan Solo terindikasi pencemaran industri rumah tangga ciu.

Kini pencemaran Bengawan Solo imbas limbah ciu kembali terjadi. Dirut PDAM Solo, Agustan menerangkan pencemaran terjadi dari hulu yakni tempuran Kali Samin. Di Kali Samin ini ditemukan banyak buangan limbah industri rumahan produk ciu. Agung Mardika/Dok. Detikcom.

PDAM Solo menghentikan pengolahan air di Pos Semanggi, Pasar Kliwon. Hal ini dilakukan karena air dari Bengawan Solo terindikasi pencemaran industri rumah tangga ciu.

Dari hasil sampel yang diambil, air limbah itu memiliki bau seperti ciu. Air itu juga berwarna keruh dan jika terkena kulit membuat gatal-gatal. Agung Mardika/Dok. Detikcom.

PDAM Solo menghentikan pengolahan air di Pos Semanggi, Pasar Kliwon. Hal ini dilakukan karena air dari Bengawan Solo terindikasi pencemaran industri rumah tangga ciu.

Ganjar pun lagi-lagi mengirimkan tim untuk menindaklanjuti pencemaran di Bengawan Solo akibat industri rumahan ciu itu, Ia pun mengatakan akan memastikan siapa penyebab dan pihak yang harus bertanggungjawab terkait pencemaran tersebut. Diketahui, pencemaran di Sungai Bengawan Solo memang kerap berulang ketika kemarau dan debit air berkurang. Padahal sungai tersebut menjadi air baku untuk kebutuhan air bersih warga Solo. Agung Mardika/Dok. Detikcom.

Kondisi Bengawan Solo yang tercemar limbah ciu membuat warga ramai-ramai berburu ikan mabuk. Fenomena ikan mabuk atau teler ini disebut warga pladu.

Sementara itu, tercemarnya air Sungai Bengawan Solo menimbulkan fenomena unik yang menyebabkan ikan menjadi mabuk atau teler. Fenomena ikan mabuk atau teler ini oleh warga setempat disebut pladu. Febrian Chandra/Dok. Detikcom.

Kondisi Bengawan Solo yang tercemar limbah ciu membuat warga ramai-ramai berburu ikan mabuk. Fenomena ikan mabuk atau teler ini disebut warga pladu.

Kondisi ikan mabuk tersebut dimanfaatkan warga. Warga dengan mudah menangkap ikan yang sedang teler tersebut. Kondisi pladu membuat ikan lemas namun tidak mati sehingga nampak muncul di permukaan dan mudah ditangkap. Febrian Chandra/Dok. Detikcom.

Kondisi Bengawan Solo yang tercemar limbah ciu membuat warga ramai-ramai berburu ikan mabuk. Fenomena ikan mabuk atau teler ini disebut warga pladu.

Warga pun ramai-ramai menangkap ikan di sepanjang aliran Bengawan Solo. Berbagai jenis ikan didapatkan, seperti jepet, tawes, patin, wader dan jenis-jenis lainnya. Febrian Chandra/Dok. Detikcom.

Lagi-lagi Tercemar Limbah Ciu, Bengawan Solo Riwayatmu Kini...
Lagi-lagi Tercemar Limbah Ciu, Bengawan Solo Riwayatmu Kini...
Lagi-lagi Tercemar Limbah Ciu, Bengawan Solo Riwayatmu Kini...
Lagi-lagi Tercemar Limbah Ciu, Bengawan Solo Riwayatmu Kini...
Lagi-lagi Tercemar Limbah Ciu, Bengawan Solo Riwayatmu Kini...
Lagi-lagi Tercemar Limbah Ciu, Bengawan Solo Riwayatmu Kini...
Lagi-lagi Tercemar Limbah Ciu, Bengawan Solo Riwayatmu Kini...
Lagi-lagi Tercemar Limbah Ciu, Bengawan Solo Riwayatmu Kini...
Lagi-lagi Tercemar Limbah Ciu, Bengawan Solo Riwayatmu Kini...
Lagi-lagi Tercemar Limbah Ciu, Bengawan Solo Riwayatmu Kini...

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT