Saat Warga Berburu Ikan Teler Usai Bengawan Solo Tercemar Limbah Ciu

ADVERTISEMENT

Foto

Saat Warga Berburu Ikan Teler Usai Bengawan Solo Tercemar Limbah Ciu

Febrian Chandra - detikNews
Rabu, 08 Sep 2021 14:36 WIB

Blora - Kondisi Bengawan Solo yang tercemar limbah ciu membuat warga ramai-ramai berburu ikan mabuk. Fenomena ikan mabuk atau teler ini disebut warga pladu.

Kondisi Bengawan Solo yang tercemar limbah ciu membuat warga ramai-ramai berburu ikan mabuk. Fenomena ikan mabuk atau teler ini disebut warga pladu.

Kondisi Bengawan solo yang tercemar limbah ciu di kawasan hulu, berdampak pada habitat yang hidup di dalamnya. Ribuan ikan di aliran Bengawan Solo di kawasan Blora, Jawa Tengah, diketahui mabuk karena keracunan.  

Kondisi Bengawan Solo yang tercemar limbah ciu membuat warga ramai-ramai berburu ikan mabuk. Fenomena ikan mabuk atau teler ini disebut warga pladu.

Kondisi ikan mabuk tersebut dimanfaatkan warga. Warga dengan mudah menangkap ikan yang sedang teler tersebut.

Kondisi Bengawan Solo yang tercemar limbah ciu membuat warga ramai-ramai berburu ikan mabuk. Fenomena ikan mabuk atau teler ini disebut warga pladu.

Diketahui, fenomena  ikan mabuk atau teler ini oleh warga setempat disebut pladu. Kondisi pladu membuat ikan lemas namun tidak mati sehingga nampak muncul di permukaan dan mudah ditangkap.  

Kondisi Bengawan Solo yang tercemar limbah ciu membuat warga ramai-ramai berburu ikan mabuk. Fenomena ikan mabuk atau teler ini disebut warga pladu.

Dari pantauan detikcom, puluhan orang nampak menangkap ikan di sepanjang aliran Bengawan Solo. Berbagai jenis ikan didapatkan, seperti jepet, tawes, patin, wader dan jenis-jenis lainnya.

Kondisi Bengawan Solo yang tercemar limbah ciu membuat warga ramai-ramai berburu ikan mabuk. Fenomena ikan mabuk atau teler ini disebut warga pladu.

Diwawancara terpisah, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Jawa Tengah memastikan perubahan warna air Bengawan Solo Blora merupakan satu rangkaian pencemaran air yang terindikasi dari limbah Ciu di Solo.  

Kondisi Bengawan Solo yang tercemar limbah ciu membuat warga ramai-ramai berburu ikan mabuk. Fenomena ikan mabuk atau teler ini disebut warga pladu.

Untuk diketahui, fenomena perubahan air ini bengawan solo ini diakibatkan pembuangan limbah ciu di Solo. Akibat dari perubahan warna itu,Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Solo sempat menghentikan pengolahan air di Pos Semanggi, Pasar Kliwon, Solo.

Kondisi Bengawan Solo yang tercemar limbah ciu membuat warga ramai-ramai berburu ikan mabuk. Fenomena ikan mabuk atau teler ini disebut warga pladu.

Kondisi tersebut juga dibenarkan oleh Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo. Bukan hanya terjadi di Solo. Menurut Ganjar, air Bengawan Solo berwarna gelap terpantau juga terjadi Blora. Kondisi air paling pekat, menurut Ganjar, terjadi pada hari ini, Rabu (8/9). Indikasi utama pencemaran adalah akibat limbah industri kecil ciu karena kondisi Sungai Samin, salah satu anak sungai Bengawan Solo di daerah Karanganyar, juga berwarna gelap. Kawasan di sekitar aliran Sungai Samin memang banyak terdapat industri kecil ciu.  

Saat Warga Berburu Ikan Teler Usai Bengawan Solo Tercemar Limbah Ciu
Saat Warga Berburu Ikan Teler Usai Bengawan Solo Tercemar Limbah Ciu
Saat Warga Berburu Ikan Teler Usai Bengawan Solo Tercemar Limbah Ciu
Saat Warga Berburu Ikan Teler Usai Bengawan Solo Tercemar Limbah Ciu
Saat Warga Berburu Ikan Teler Usai Bengawan Solo Tercemar Limbah Ciu
Saat Warga Berburu Ikan Teler Usai Bengawan Solo Tercemar Limbah Ciu
Saat Warga Berburu Ikan Teler Usai Bengawan Solo Tercemar Limbah Ciu

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT