Foto

Duka Mendalam saat Kepergian Orang Tercinta

Grandyos Zafna - detikNews
Minggu, 29 Agu 2021 07:17 WIB

Jakarta - Varian Delta nyaris merata tersebar diseluruh dunia, tak terkecuali di Indonesia. Beginilah kisah masyarakat yang harus kehilangan orang tercinta akibat Corona.

Akibat dari gelombang ke-2 badai Corona tersebut, banyak nyawa yang melayang tak berdaya melawan virus tersebut. Menurut Juru Bicara Satuan Tugas COVID-19 Wiku Adisasmito, Indonesia menjadi negara nomor 9 dengan angka kematian tertinggi di dunia. Angka kematian harian pun diatas 1.000 kasus setiap harinya.
Duka juga dirasakan oleh bocah berusia 11 tahun yang bernama Aisyah Allissa. Ia harus rela kehilangan sang ibunda Rina Danu Kusuma (47) pada 16 Januari 2021 akibat Corona.
Akibat dari gelombang ke-2 badai Corona tersebut, banyak nyawa yang melayang tak berdaya melawan virus tersebut. Menurut Juru Bicara Satuan Tugas COVID-19 Wiku Adisasmito, Indonesia menjadi negara nomor 9 dengan angka kematian tertinggi di dunia. Angka kematian harian pun diatas 1.000 kasus setiap harinya.
Aisyah yang sejak kecil tinggal hanya dengan sang Ibunda terpaksa mengikhlaskan kepergian sang ibunda di usianya yang belia. Aisyah yang bercita-cita ingin menjadi dokter tersebut kemudian juga sempat dinyatakan positif dan harus di isolasi selama 14 hari di rumah lawan covid milik Pemerintah Kota Tangerang Selatan.
Akibat dari gelombang ke-2 badai Corona tersebut, banyak nyawa yang melayang tak berdaya melawan virus tersebut. Menurut Juru Bicara Satuan Tugas COVID-19 Wiku Adisasmito, Indonesia menjadi negara nomor 9 dengan angka kematian tertinggi di dunia. Angka kematian harian pun diatas 1.000 kasus setiap harinya.
Aisyah mengaku sempat bingung akan tinggal dimana setelah ia keluar isolasi dari tempat tersebut, karena Aisyah tidak memiliki keluarga. Namun nasib baik menyambangi Aisyah, usai menjalani isolasi akhirnya Aisyah diangkat menjadi bagian dari keluarga Wahyunoto Lukman (49) dan Rina Melda Hutagalung (42).
 
Akibat dari gelombang ke-2 badai Corona tersebut, banyak nyawa yang melayang tak berdaya melawan virus tersebut. Menurut Juru Bicara Satuan Tugas COVID-19 Wiku Adisasmito, Indonesia menjadi negara nomor 9 dengan angka kematian tertinggi di dunia. Angka kematian harian pun diatas 1.000 kasus setiap harinya.
Aisyah belajar mengaji bersama orang tua angkatnya. Bukan dalam hitungan bulan, COVID-19 bisa merenggut nyawa orang bahkan dalam hitungan hari atau minggu.
Akibat dari gelombang ke-2 badai Corona tersebut, banyak nyawa yang melayang tak berdaya melawan virus tersebut. Menurut Juru Bicara Satuan Tugas COVID-19 Wiku Adisasmito, Indonesia menjadi negara nomor 9 dengan angka kematian tertinggi di dunia. Angka kematian harian pun diatas 1.000 kasus setiap harinya.
Dengan dorongan dari hati nuranni, Pasangan yang sudah memliki 3 orang anak tersebut akhirnya membawa Aisyah kerumah mereka dan menjadikan Aisyah bagian dari keluarga mereka.
Akibat dari gelombang ke-2 badai Corona tersebut, banyak nyawa yang melayang tak berdaya melawan virus tersebut. Menurut Juru Bicara Satuan Tugas COVID-19 Wiku Adisasmito, Indonesia menjadi negara nomor 9 dengan angka kematian tertinggi di dunia. Angka kematian harian pun diatas 1.000 kasus setiap harinya.
Selain Aisyah, Duka juga menyelimuti salah satu keluarga di Depok. Richard Romansyah dan adiknya mereka harus kehilangan kedua orang tua mereka karena terpapar COVID-19 pada 16 Juli 2021.
Akibat dari gelombang ke-2 badai Corona tersebut, banyak nyawa yang melayang tak berdaya melawan virus tersebut. Menurut Juru Bicara Satuan Tugas COVID-19 Wiku Adisasmito, Indonesia menjadi negara nomor 9 dengan angka kematian tertinggi di dunia. Angka kematian harian pun diatas 1.000 kasus setiap harinya.
Pada 20 Juli 2021, sang Ibu Roosana Selfina Sipasulta (64) meninggal. Tidak sampai disitu duka yang harus ditanggung oleh Richard dan Rendy, empat hari kemudia sang ayah, Mazlan (62) menyusul istri tercinta pada 24 Juli 2021.
Akibat dari gelombang ke-2 badai Corona tersebut, banyak nyawa yang melayang tak berdaya melawan virus tersebut. Menurut Juru Bicara Satuan Tugas COVID-19 Wiku Adisasmito, Indonesia menjadi negara nomor 9 dengan angka kematian tertinggi di dunia. Angka kematian harian pun diatas 1.000 kasus setiap harinya.
Kemudian derita kehilangan orang tercinta juga dialami oleh Bapak Wardi, ia harus mengikhlaskan kepergian anak pertamanya Denny Warsito (43).
 
Akibat dari gelombang ke-2 badai Corona tersebut, banyak nyawa yang melayang tak berdaya melawan virus tersebut. Menurut Juru Bicara Satuan Tugas COVID-19 Wiku Adisasmito, Indonesia menjadi negara nomor 9 dengan angka kematian tertinggi di dunia. Angka kematian harian pun diatas 1.000 kasus setiap harinya.
Denny dinyatakan positif. Menjalani Isolasi mandiri sejak akhir Juni 2021, akhirnya Denny Warsito meninggal pada 8 Juli 2021 dalam perjalanan menuju ke Rumah Sakit.
Akibat dari gelombang ke-2 badai Corona tersebut, banyak nyawa yang melayang tak berdaya melawan virus tersebut. Menurut Juru Bicara Satuan Tugas COVID-19 Wiku Adisasmito, Indonesia menjadi negara nomor 9 dengan angka kematian tertinggi di dunia. Angka kematian harian pun diatas 1.000 kasus setiap harinya.
Berita duka tersebut sangat membuat Pak Wardi semakin terpukul.
Akibat dari gelombang ke-2 badai Corona tersebut, banyak nyawa yang melayang tak berdaya melawan virus tersebut. Menurut Juru Bicara Satuan Tugas COVID-19 Wiku Adisasmito, Indonesia menjadi negara nomor 9 dengan angka kematian tertinggi di dunia. Angka kematian harian pun diatas 1.000 kasus setiap harinya.
Bahkan, satu hari sebelum kepergian anak sulungnya itu ia juga kehilangan ayahanda. Kepergian Denny Warsito meninggalkan seorang Istri bernama Shinta kusuma dewi dan 2 orang anak.
Akibat dari gelombang ke-2 badai Corona tersebut, banyak nyawa yang melayang tak berdaya melawan virus tersebut. Menurut Juru Bicara Satuan Tugas COVID-19 Wiku Adisasmito, Indonesia menjadi negara nomor 9 dengan angka kematian tertinggi di dunia. Angka kematian harian pun diatas 1.000 kasus setiap harinya.
Duka pun ikut dirasakan oleh Zulkarnain (43), pria yang berprofesi sebagai Fotografer tersebut harus rela kehilangan Istri tercintanya Ridha Sri Rahayu (41) pada 18 Juli 2021.
Akibat dari gelombang ke-2 badai Corona tersebut, banyak nyawa yang melayang tak berdaya melawan virus tersebut. Menurut Juru Bicara Satuan Tugas COVID-19 Wiku Adisasmito, Indonesia menjadi negara nomor 9 dengan angka kematian tertinggi di dunia. Angka kematian harian pun diatas 1.000 kasus setiap harinya.
Sempat menjalani Isolasi mandiri selama 9 hari dan 4 hari dirawat Rumah Sakit swasta di bilangan Tangerang Selatan. Ridha Sri Rahayu akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya.
 
Akibat dari gelombang ke-2 badai Corona tersebut, banyak nyawa yang melayang tak berdaya melawan virus tersebut. Menurut Juru Bicara Satuan Tugas COVID-19 Wiku Adisasmito, Indonesia menjadi negara nomor 9 dengan angka kematian tertinggi di dunia. Angka kematian harian pun diatas 1.000 kasus setiap harinya.
Usai kepergian sang istri tercinta membuat Zul berat untuk melangkahkan kakinya kembali kerumah, terlalu banyak memori mereka berdua di rumah itu.
Akibat dari gelombang ke-2 badai Corona tersebut, banyak nyawa yang melayang tak berdaya melawan virus tersebut. Menurut Juru Bicara Satuan Tugas COVID-19 Wiku Adisasmito, Indonesia menjadi negara nomor 9 dengan angka kematian tertinggi di dunia. Angka kematian harian pun diatas 1.000 kasus setiap harinya.
Terlebih di halaman depan mereka, beberapa waktu sebelum kepergian sang istri mereka baru saja merapihkan halaman rumah dan merawat beberapa tanaman untuk menghiasi halaman mereka.
Duka Mendalam saat Kepergian Orang Tercinta
Duka Mendalam saat Kepergian Orang Tercinta
Duka Mendalam saat Kepergian Orang Tercinta
Duka Mendalam saat Kepergian Orang Tercinta
Duka Mendalam saat Kepergian Orang Tercinta
Duka Mendalam saat Kepergian Orang Tercinta
Duka Mendalam saat Kepergian Orang Tercinta
Duka Mendalam saat Kepergian Orang Tercinta
Duka Mendalam saat Kepergian Orang Tercinta
Duka Mendalam saat Kepergian Orang Tercinta
Duka Mendalam saat Kepergian Orang Tercinta
Duka Mendalam saat Kepergian Orang Tercinta
Duka Mendalam saat Kepergian Orang Tercinta
Duka Mendalam saat Kepergian Orang Tercinta
Duka Mendalam saat Kepergian Orang Tercinta