Foto

Potret Malala Yousafzai, Korban Taliban yang Vokal Suarakan Isu Pendidikan

Dok. Detikcom - detikNews
Jumat, 13 Agu 2021 11:13 WIB

Jakarta - Malala Yousafzai menjadi sorotan saat dirinya ditembak pasukan Taliban pada 2012 lalu. Sempat jadi korban serangan, Malala tak gentar suarakan isu kemanusiaan.

Malala Yousafzai menjadi sorotan saat dirinya ditembak pasukan Taliban pada 2012 lalu. Sempat jadi korban serangan, Malala tak gentar suarakan isu kemanusiaan.

Malala Yousafzai menjadi sorotan dunia internasional usai menjadi korban penembakan kelompok Taliban pada tahun 2012 silam. Getty Images/Christopher Furlong

Malala Yousafzai menjadi sorotan saat dirinya ditembak pasukan Taliban pada 2012 lalu. Sempat jadi korban serangan, Malala tak gentar suarakan isu kemanusiaan.

Peristiwa itu terjadi ketika para pria bersenjata menghentikan dan menaiki bus yang mengangkutnya pulang ke rumah usai bersekolah. Dia mengalami luka parah setelah ditembak di bagian kepala. Malala yang kala itu berusia 15 tahun pun diterbangkan ke luar negeri untuk menjalani operasi. Kelompok militan Taliban Pakistan kemudian mengklaim mendalangi penembakan itu sebagai respons atas tulisan Malala di blog-nya untuk BBC Urdu, yang mengkampanyekan pendidikan anak-anak perempuan. Queen Elizabeth Hospital Birmingham via Getty Images

Malala Yousafzai menjadi sorotan saat dirinya ditembak pasukan Taliban pada 2012 lalu. Sempat jadi korban serangan, Malala tak gentar suarakan isu kemanusiaan.

Setelah pulih usai operasinya, Malala dan keluarganya pindah ke Inggris, mendirikan yayasan Malala Fund dan mendukung kelompok-kelompok advokasi pendidikan lokal dengan fokus ke Pakistan, Nigeria, Yordania, Suriah dan Kenya. Anthony Harvey/Getty Images for Free The Children.  

Malala Yousafzai menjadi sorotan saat dirinya ditembak pasukan Taliban pada 2012 lalu. Sempat jadi korban serangan, Malala tak gentar suarakan isu kemanusiaan.

Pengalaman pahit menjadi korban serangan kelompok Taliban tak menghentikan semangat Malala untuk terus bersuara terkait isu kemanusiaan. Sejumlah kegiatan dilakukannya, mulai dari menjadi pembicara di berbagai acara hingga menulis buku tentang kisahnya yang mengkampanyekan pendidikan anak-anak perempuan. Getty Images/Thomas Lohnes

Malala Yousafzai menjadi sorotan saat dirinya ditembak pasukan Taliban pada 2012 lalu. Sempat jadi korban serangan, Malala tak gentar suarakan isu kemanusiaan.

Malala pun kini dikenal sebagai salah satu aktivis wanita yang berpengaruh di dunia. Sejumlah tokoh penting dari berbagai negara pun pernah ditemuinya, salah satunya adalah Ratu Elizabeth II. Yui Mok - WPA Pool/Getty Images  

Malala Yousafzai menjadi sorotan saat dirinya ditembak pasukan Taliban pada 2012 lalu. Sempat jadi korban serangan, Malala tak gentar suarakan isu kemanusiaan.

Atas aksi dan keberaniannya dalam menyuarakan isu kemanusiaan, khususnya menyuarakan pendidikan bagi kaum perempuan, Malala Yousafzai pun meraih gelar Nobel Perdamaian di tahun 2014. Getty Images/Nigel Waldron  

Malala Yousafzai menjadi sorotan saat dirinya ditembak pasukan Taliban pada 2012 lalu. Sempat jadi korban serangan, Malala tak gentar suarakan isu kemanusiaan.

Di usianya yang saat itu berumur 17 tahun, Malal menjadi peraih Nobel Perdamaian termuda atas kampanyenya soal pendidikan, menjadi ikon global dan pembela pendidikan. Getty Images/Nigel Waldron

Malala Yousafzai menjadi sorotan saat dirinya ditembak pasukan Taliban pada 2012 lalu. Sempat jadi korban serangan, Malala tak gentar suarakan isu kemanusiaan.

Besarnya minat pada dunia pendidikan pun membuat Malala melanjutkan sekolahnya hingga jenjang universitas. Ia diketahui telah menyelesaikan kuliahnya di Oxford di bidang Ilmu Filsafat, Politik juga Ekonomi. Getty Images/Christopher Furlong

Malala Yousafzai menjadi sorotan saat dirinya ditembak pasukan Taliban pada 2012 lalu. Sempat jadi korban serangan, Malala tak gentar suarakan isu kemanusiaan.

Aksinya untuk terus menyuarakan isu kemanusiaan, khususnya pendidikan pun tak berhenti setelah dirinya selesai menempuh pendidikan di Oxford. Malala kini diketahui sedang sibuk mempersiapkan film dokumenter tentang pendidikan bersama Apple TV dengan nilai kerja-sama mencapai jutaan dollar AS. Getty Images/Christopher Furlong  

Malala Yousafzai

Kisah dan perjalanan hidupnya yang tak gentar menyuarakan pentingnya pendidikan bagi kaum perempuan membuat Malala menjadi salah satu wanita paling berpengaruh, khususnya bagi para perempuan dan anak-anak di dunia saat ini. Dok. British Vogue.

Potret Malala Yousafzai, Korban Taliban yang Vokal Suarakan Isu Pendidikan
Potret Malala Yousafzai, Korban Taliban yang Vokal Suarakan Isu Pendidikan
Potret Malala Yousafzai, Korban Taliban yang Vokal Suarakan Isu Pendidikan
Potret Malala Yousafzai, Korban Taliban yang Vokal Suarakan Isu Pendidikan
Potret Malala Yousafzai, Korban Taliban yang Vokal Suarakan Isu Pendidikan
Potret Malala Yousafzai, Korban Taliban yang Vokal Suarakan Isu Pendidikan
Potret Malala Yousafzai, Korban Taliban yang Vokal Suarakan Isu Pendidikan
Potret Malala Yousafzai, Korban Taliban yang Vokal Suarakan Isu Pendidikan
Potret Malala Yousafzai, Korban Taliban yang Vokal Suarakan Isu Pendidikan
Potret Malala Yousafzai, Korban Taliban yang Vokal Suarakan Isu Pendidikan