Foto

Seperti Inikah PPKM Darurat yang Akan Diambil Jokowi

ANTARA FOTO - detikNews
Rabu, 30 Jun 2021 17:56 WIB

Jakarta - Guna menekan laju penyebaran Corona yang semakin mengkhawatirkan, pemerintah menggodok kebijakan baru yang akan diambil oleh Presiden Jokowi. Seperti apa?

Warga menyeberang jalan saat jam pulang kerja di kawasan Kuningan, Jakarta, Kamis (24/6/2021). Presiden Joko Widodo menjelaskan alasan pemerintah mengambil kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Mikro dibandingkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) kembali atau lockdown (karantina wilayah) salah satunya karena pertimbangan faktor ekonomi. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/rwa.

PPKM Darurat akan segera diberlakukan di Jawa dan Bali. Ada beberapa usulan aturan yang sedang dibahas, dari WFH 100 persen hingga mal tutup. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso

Suasana malam jalan yang terlihat sepi di  kawasan Sudirman, Jakarta, Rabu (12/5/2021) malam. Polda Metro Jaya memberlakukan crowd free night untuk mencegah kerumunan takbir keliling di malam Idul Fitri 1442 yang berlaku mulai pukul 22:00 malam ini  untuk mencegah penularan COVID-19.  ANTARA FOTO/ Reno Esnir/hp.

Diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan memutuskannya hari ini. Kajian-kajian mengenai skema PPKM darurat telah dibahas. ANTARA/RENO ESNIR

Petugas kepolisian menyusun pembatas jalan saat akan melakukan penutupan jalan dalam rangka pembatasan mobilitas warga guna menekan penyebaran COVID-19 di kawasan Bulungan, Jakarta, Senin (21/6/2021). Pembatasan tersebut dilakukan mulai pukul 21.00 WIB hingga 04.00 WIB di 10 titik di Kota Jakarta  diantaranya Jalan Cikini Raya, kawasan Jalan Sabang, kawasan BKT, kawasan Kemang, PIK 2, kawasan Kota Tua dan Bulungan. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wsj.

Presiden menilai kunci dari urusan ekonomi saat ini adalah penanganan COVID-19 yang baik. Karena itu, PPKM darurat diberlakukan demi menekan lonjakan jumlah kasus Corona. Sampai saat ini ada 15 usulan yang dibahas untuk diberlakukan dalam PPKM Darurat. ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA

Warga melintas di dekat Taman Lapangan Banteng yang ditutup untuk sementara waktu di Jakarta, Jumat (25/6/2021). Pemprov DKI Jakarta menutup kembali taman-taman kota di Jakarta selama masa Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro untuk mencegah timbulnya kerumunan yang berpotensi menciptakan klaster baru COVID-19. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/wsj.

Di tengah ledakan kasus COVID-19 yang kini telah melampaui angka 20 ribu, desakan berbagai pihak pun dilontarkan agar Pemerintah segera mengambil kebijakan guna menekan angka kematian yang lebih tinggi. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

Petugas medis melakukan pemeriksaan terhadap pasien COVID-19 di selasar Ruang IGD RSUD Cengkareng, Jakarta, Rabu (23/6/2021). Meningkatnya kasus COVID-19 di ibu kota dalam beberapa hari terakhir mengakibatkan penuhnya tingkat keterisian kamar perawatan di rumah sakit tersebut sehingga sebagian pasien COVID-19 terpaksa antre untuk mendapatkan tempat perawatan. ANTARA FOTO/Fauzan/hp.

Ketua Satgas COVID-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Prof Zubairi Djoerban sempat mengusulkan lockdown selama dua pekan untuk menekan lonjakan kasus COVID-19. ANTARA FOTO/FAUZAN

Petugas medis melakukan tes usap PCR terhadap pasien COVID-19 di selasar Ruang IGD RSUD Cengkareng, Jakarta, Rabu (23/6/2021). Meningkatnya kasus COVID-19 di ibu kota dalam beberapa hari terakhir mengakibatkan penuhnya tingkat keterisian kamar perawatan di rumah sakit tersebut sehingga sebagian pasien COVID-19 terpaksa antre untuk mendapatkan tempat perawatan. ANTARA FOTO/Fauzan/hp.

Menurutnya, akan lebih banyak nyawa yang bisa terselamatkan jika pemerintah akhirnya mengambil keputusan lockdown. ANTARA FOTO/FAUZAN

Warga menjaga pintu masuk ke pemukiman yang ditutup karena menjadi daerah zona merah penyebaran COVID-19 di Pamulang Barat, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (23/6/2021). Lockdown lokal dilakukan karena sebanyak 17 warga di daerah itu terpapar COVID-19. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/hp.

Desakan lockdown itu kembali muncul usai ramai opsi PPKM darurat yang akan segera dikeluarkan oleh pemerintah. Disebut-sebut, opsi PPKM darurat tengah dikaji baik dari diksi penamaan hingga substansi ketentuan-ketentuan di dalamnya. ANTARA FOTO/MUHAMMAD IQBAL

Suasana gedung-gedung bertingkat yang diselimuti awan hitam di Jakarta, Kamis (24/6/2021). Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan wilayah Jakarta dan sekitarnya masih dilanda hujan dan hawa dingin di musim kemarau karena ada gangguan atmosfer 'Indian Ocean dipole mode' yang masih negatif serta diperkirakan terjadi hingga akhir Juni. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/rwa.

Pakar epidemiologi Universitas Griffith Australia juga sempat menyinggung agar pemerintah menyiapkan opsi lockdown. Hal ini demi mempersiapkan kondisi darurat bilamana lockdown akhirnya terpaksa menjadi jalan mengendalikan pandemi COVID-19. ADITYA PRADANA PUTRA/ADITYA PRADANA PUTRA

Delman wisata melintasi kawasan Patung Kuda, Jakarta, Minggu (27/6/2021). Pembatasan kegiatan oleh pemerintah melalui PPKM Mikro hingga 5 Juli 2021 antara lain penutupan ruang publik, pembatasan operasional transportasi serta  penerapan protokol lebih ketat diharapkan dapat mengurangi penyebaran COVID-19 dimana fasilitas kesehatan telah penuh dalam menghadapi lonjakan pasien terkonfirmasi COVID-19. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/aww.

Karena lebih banyak kasus infeksi yang tidak terdeteksi di publik dan dengan positivity rate di atas 40 persen ini luar biasa tinggi. Nantinya dari kebijakan yang akan diambil PPKM Darurat ini, ada 15 point penting mulai dari WFH 100% hingga penutupan Mal. ANTARA FOTO/WAHYU PUTRO A

Begini kondisi food square di salah satu pusat perbelanjaan di Depok, Kamis (17/12/2020).

Nantinya juga tak ada restoran yang boleh melakukan dine-in atau makan ditempat.  Rifkianto Nugroho/detikcom

Begini kondisi food square di salah satu pusat perbelanjaan di Depok, Kamis (17/12/2020).

Walaupun misalnya pemerintah menganggap tidak dapat melakukan lockdown, yang penting skenario itu disiapkan saja tetap untuk menekan laju penyebaran Corona yang semakin menggila. Karena, kita belum menghadapi situasi terburuk, skenario terburuk, ketika itu sudah ada, disiapkan, akan lebih mudah nantinya. Bagaimana menurut anda pembaca detikcom? Rifkianto Nugroho/detikcom

Seperti Inikah PPKM Darurat yang Akan Diambil Jokowi
Seperti Inikah PPKM Darurat yang Akan Diambil Jokowi
Seperti Inikah PPKM Darurat yang Akan Diambil Jokowi
Seperti Inikah PPKM Darurat yang Akan Diambil Jokowi
Seperti Inikah PPKM Darurat yang Akan Diambil Jokowi
Seperti Inikah PPKM Darurat yang Akan Diambil Jokowi
Seperti Inikah PPKM Darurat yang Akan Diambil Jokowi
Seperti Inikah PPKM Darurat yang Akan Diambil Jokowi
Seperti Inikah PPKM Darurat yang Akan Diambil Jokowi
Seperti Inikah PPKM Darurat yang Akan Diambil Jokowi
Seperti Inikah PPKM Darurat yang Akan Diambil Jokowi