Foto

Melihat Penjemputan Limbah Elektronik Warga Jakarta

Pradita Utama - detikNews
Kamis, 10 Jun 2021 19:59 WIB

Jakarta - Warga DKI kini tidak perlu bingung lagi dengan limbah elektronik. Limbah elektronik itu kini diambil petugas melalui program e-Waste.

Warga DKI kini tidak perlu bingung lagi dengan limbah elektronik. Limbah elektronik itu kini diambil petugas melalui program e-Waste.

Pemprov DKI Jakarta membuat inovasi untuk mengatasi kebingungan warga dalam membuang sampah elektronik dengan e-Waste. Tampak petugas Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta melakukan penjemputan limbah elektronik berupa kulkas dan microwave di kawasan Rawasari dan Mangga Besar, Jakarta, Kamis (10/6).

Warga DKI kini tidak perlu bingung lagi dengan limbah elektronik. Limbah elektronik itu kini diambil petugas melalui program e-Waste.

Penjemputan limbah elektronik bertujuan untuk mengurangi limbah elektronik di Ibu Kota Jakarta. Penjemputan limbah elektronik tersebut dilakukan setiap hari pada jam kerja.

Warga DKI kini tidak perlu bingung lagi dengan limbah elektronik. Limbah elektronik itu kini diambil petugas melalui program e-Waste.

Dalam sehari petugas dapat mengunjungi maksimal 6 rumah warga di Jakarta.

Warga DKI kini tidak perlu bingung lagi dengan limbah elektronik. Limbah elektronik itu kini diambil petugas melalui program e-Waste.

Bagi warga yang ingin mengajukan penjemputan limbah elektronik dapat mengirimkan email terlebih dahulu. Warga Jakarta perlu mengisi formulir digital yang terdiri atas alamat email, nama, alamat lengkap, nomor telepon, alamat lokasi penjemputan e-waste, jumlah e-waste (perkiraan kilogram), serta jenis e-waste. Nantinya akan dijadwalkan untuk penjemputan limbah elektronik.

Warga DKI kini tidak perlu bingung lagi dengan limbah elektronik. Limbah elektronik itu kini diambil petugas melalui program e-Waste.

Bagi warga Jakarta yang ingin limbah elektroniknya dijemput, dapat langsung mengakses laman lingkunganhidup.jakarta.go.id. Limbah elektronik yang minta dijemput minimal seberat lima kilogram.

Warga DKI kini tidak perlu bingung lagi dengan limbah elektronik. Limbah elektronik itu kini diambil petugas melalui program e-Waste.

Dalam formulir digital, penjemputan limbah elektronik meliputi barang elektronik bekas, seperti televisi, handphone, kulkas, mesin cuci, kipas angin, AC, dan sejenisnya.

Warga DKI kini tidak perlu bingung lagi dengan limbah elektronik. Limbah elektronik itu kini diambil petugas melalui program e-Waste.

Petugas pernah mendaptkan sebanyak 250 kilogram sampah elektronik dalam satu hari.

Warga DKI kini tidak perlu bingung lagi dengan limbah elektronik. Limbah elektronik itu kini diambil petugas melalui program e-Waste.

Seorang warga menunjukan bukti pengambilan limbah elektronik.

Warga DKI kini tidak perlu bingung lagi dengan limbah elektronik. Limbah elektronik itu kini diambil petugas melalui program e-Waste.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menginstruksikan pasukan orange Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk memberikan pelayanan jemput limbah elektronik (e-Waste) kepada warga Jakarta.

Warga DKI kini tidak perlu bingung lagi dengan limbah elektronik. Limbah elektronik itu kini diambil petugas melalui program e-Waste.

Menurut laporan tahunan Global E-Waste Monitor 2020, yang dirilis Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), menyebut bahwa jumlah sampah elektronik pada tahun 2019 lalu mencapai 53 juta ton.

Melihat Penjemputan Limbah Elektronik Warga Jakarta
Melihat Penjemputan Limbah Elektronik Warga Jakarta
Melihat Penjemputan Limbah Elektronik Warga Jakarta
Melihat Penjemputan Limbah Elektronik Warga Jakarta
Melihat Penjemputan Limbah Elektronik Warga Jakarta
Melihat Penjemputan Limbah Elektronik Warga Jakarta
Melihat Penjemputan Limbah Elektronik Warga Jakarta
Melihat Penjemputan Limbah Elektronik Warga Jakarta
Melihat Penjemputan Limbah Elektronik Warga Jakarta
Melihat Penjemputan Limbah Elektronik Warga Jakarta