ADVERTISEMENT

Foto

Polres Blitar Ungkap Industri Rumahan Senjata Ilegal

Erliana Riady - detikNews
Kamis, 03 Jun 2021 20:30 WIB

Blitar - Polisi Blitar mengungkap home industri senjata ilegal. Tersangka merakit sendiri bahan-bahan senjata tersebut.

Polisi Blitar mengungkap home industri senjata ilegal. Tersangka merakit sendiri bahan-bahan senjata tersebut.
Pengungkapan pembuatan senjata ilegal ini,  setelah petugas mendapatkan informasi dari masyarakat,  bahwa di Dusun Gendis, Desa Pikatan Kecamatan  Wonodadi Kabupaten Blitar terdapat seseorang yang diduga memproduksi senapan tanpa dilengkapi izin.
Polisi Blitar mengungkap home industri senjata ilegal. Tersangka merakit sendiri bahan-bahan senjata tersebut.
Selanjutnya setelah dilakukan penyelidikan. Petugas Sat Intelkam bersama dengan Unit Pidekter Sat Reskrim Polres Blitar Kota melakukan pendalaman. Pelaku tertangkap tangan bersama 4 orang pekerjanya saat memproduksi senapan. Saat di TKP ditemukan ratusan senapan angin dan peralatan memproduksi senapan berupa mesin bor, alat solder, alat pahat, dan juga ditemukan senapan angin yang siap untuk dijual ke wilayah seluruh Indonesia.
Polisi Blitar mengungkap home industri senjata ilegal. Tersangka merakit sendiri bahan-bahan senjata tersebut.
Keterangan pelaku, dia mampu memproduksi senapan angin dengan jenis kaliber 4,5mm, kaliber 5,5mm, kaliber 6,35mm, kaliber 8mm dan kaliber 9mm. Dalam Perkab no 8/2012 tentang pengawasan dan pengendalian senjata api untuk kepentingan olah raga, pada huruf 25 diatur bahwa senjata api untuk olah raga adalah senjata api, pistol angin, senapan angin atau air softgun. Kemudian di pasal 9 mengatur tentang jenis kaliber pistol angin untuk olah raga itu dengan kaliber maksimal 4,5 mm.
Polisi Blitar mengungkap home industri senjata ilegal. Tersangka merakit sendiri bahan-bahan senjata tersebut.
Dari home industri ini, polisi menyita sebanyak 135 pucuk senjata laras panjang beragam kaliber. Beberapa mesin atau  alat produksi dan 31 jenis bahan-bahan lainnya. Dari keterangan tersangka , setiap pucuk senapan angin dijual dengan harga Rp 1,1 sampai 2,3 juta tergantung spesifikasi dan model. Setiap senapan angin,  tersangka mendapatkan keuntungan sebesar Rp 200 ribu hingga 300 ribu.
Polisi Blitar mengungkap home industri senjata ilegal. Tersangka merakit sendiri bahan-bahan senjata tersebut.
Kuantitas produksi setiap minggunya  5 pucuk senapan angin. Pengiriman untuk senapan angin ini ke luar Pulau Jawa dengan menggunakan expedisi kantor pos dan Indah cargo. Dengan lokasi  penjulan  sebagaimana resi adalah Bondowoso, Tegal, Meulaboh, Lahat, Aceh Barat, Sigli, Tarakan, Palangkaraya, Samarinda, Siak, Muara Belia Belian, Bengkulu, Bireun, Lhoksumawe, Paser, Kuala Paser, Surabaya, Sungai Hilir, Kampar, Probolinggo, Tenggarong dan Pekan Baru.
 
Polres Blitar Ungkap Industri Rumahan Senjata Ilegal
Polres Blitar Ungkap Industri Rumahan Senjata Ilegal
Polres Blitar Ungkap Industri Rumahan Senjata Ilegal
Polres Blitar Ungkap Industri Rumahan Senjata Ilegal
Polres Blitar Ungkap Industri Rumahan Senjata Ilegal

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT