Foto

Memburu Hilal Penentu Lebaran dari Gedung Ibu Kota

Rifkianto Nugroho - detikNews
Selasa, 11 Mei 2021 19:27 WIB

Jakarta - Menjelang penghujung Ramadhan, proses pemantauan hilal mulai dilakukan. Pemantauan hilal itu salah satunya dilakukan oleh petugas Kementerian Agama DKI Jakarta.

Menjelang penghujung Ramadhan, proses pemantauan hilal mulai dilakukan. Pemantauan hilal itu salah satunya dilakukan oleh petugas Kementerian Agama DKI Jakarta.

Petugas Kementerian Agama DKI Jakarta melakukan pemantauan hilal di Gedung Kemenag DKI, Jakarta, Selasa (11/5/2021).

Menjelang penghujung Ramadhan, proses pemantauan hilal mulai dilakukan. Pemantauan hilal itu salah satunya dilakukan oleh petugas Kementerian Agama DKI Jakarta.

Seperti diketahui, menjelang penghujung bulan suci Ramadhan proses pemantauan hilal kerap dilakukan untuk menetapkan 1 Syawal 1442 Hijriah atau Hari Raya Idul Fitri.

Menjelang penghujung Ramadhan, proses pemantauan hilal mulai dilakukan. Pemantauan hilal itu salah satunya dilakukan oleh petugas Kementerian Agama DKI Jakarta.

Penentuan Idul Fitri 1 Syawal 1442 Hijriah dilaksanakan di 88 lokasi yang tersebar di 34 provinsi di Indonesia.

Menjelang penghujung Ramadhan, proses pemantauan hilal mulai dilakukan. Pemantauan hilal itu salah satunya dilakukan oleh petugas Kementerian Agama DKI Jakarta.

Berdasarkan hasil pantauan hilal Ahmad Syarif tim hisab dan ruqyat obserfasi hilal awal syawal 1442 H bahwa 29 ramadhan hari ini hilal pukul 17.29 WIB sementara terbenam matahari pukul 17.45 WIB.

Menjelang penghujung Ramadhan, proses pemantauan hilal mulai dilakukan. Pemantauan hilal itu salah satunya dilakukan oleh petugas Kementerian Agama DKI Jakarta.

Hilal terbenam dibawah ufuk atau minus sehingga pengelihatan dan sesuai data hasilnya hilal tidak terlihat karna dibawah ufuk.  

Menjelang penghujung Ramadhan, proses pemantauan hilal mulai dilakukan. Pemantauan hilal itu salah satunya dilakukan oleh petugas Kementerian Agama DKI Jakarta.

BMKG memastikan hilal tidak tampak sore hari ini. Kepala Pusat (Kapus) Seismologi Teknik, Geofisika Potensial dan Tanda Waktu BMKG, Rahmat Triyono, menyatakan besok masih bulan Ramadhan. Rahmat awalnya menjelaskan alasan pengamatan hilal dilakukan hari ini. Menurutnya, pengamatan hilal memang harus dilakukan setiap 29 Ramadhan.

Menjelang penghujung Ramadhan, proses pemantauan hilal mulai dilakukan. Pemantauan hilal itu salah satunya dilakukan oleh petugas Kementerian Agama DKI Jakarta.

Berdasarkan data hisab atau secara astronomi, posisi hilal di seluruh Indonesia dinyatakan negatif sore hari ini. Menurut Rahmat, elongasi atau jima (sudut antara dua benda langit terhadap satu titik acuan tertentu) baru akan terjadi dini hari nanti. Lebih lanjut, berdasarkan data hisab BMKG, hilal akan terlihat besok, Rabu (12/5). Rahmat menyebut tinggi hilal besok sudah positif.

Menjelang penghujung Ramadhan, proses pemantauan hilal mulai dilakukan. Pemantauan hilal itu salah satunya dilakukan oleh petugas Kementerian Agama DKI Jakarta.

Rahmat menjelaskan, jika hilal terlihat setelah matahari tenggelam, saat itu sudah masuk bulan baru, yakni bulan Syawal. Dia menegaskan perubahan hari pada bulan Hijriah terjadi pada saat matahari tenggelam. Rahmat juga meluruskan pandangan yang menyebut, jika hilal tampak hari ini, esok hari sudah masuk bulan Syawal. Seperti dijelaskan Rahmat sebelumnya, pergantian bulan Hijriah terjadi pada saat matahari terbenam.

Memburu Hilal Penentu Lebaran dari Gedung Ibu Kota
Memburu Hilal Penentu Lebaran dari Gedung Ibu Kota
Memburu Hilal Penentu Lebaran dari Gedung Ibu Kota
Memburu Hilal Penentu Lebaran dari Gedung Ibu Kota
Memburu Hilal Penentu Lebaran dari Gedung Ibu Kota
Memburu Hilal Penentu Lebaran dari Gedung Ibu Kota
Memburu Hilal Penentu Lebaran dari Gedung Ibu Kota
Memburu Hilal Penentu Lebaran dari Gedung Ibu Kota