Foto

72 Jam Berlalu, Tim SAR Terus Berjibaku Mencari KRI Nanggala-402

Dok. Detikcom - detikNews
Sabtu, 24 Apr 2021 03:06 WIB

Jakarta - 72 jam sudah proses pencarian kapal selam KRI Nanggala-402 dilakukan. Doa keluarga-masyarakat iringi proses pencarian dengan harapan kapal itu segera ditemukan.

72 jam sudah proses pencarian kapal selam KRI Nanggala-402 dilakukan. Doa keluarga-masyarakat iringi proses pencarian dengan harapan kapal itu segera ditemukan.

Prajurit TNI mengawasi proses bongkar muat peralatan SAR yang baru tiba di Bandara Banyuwangi, Jawa Timur, Jumat (23/4/2021). ANTARA FOTO/BUDI CANDRA SETYA.

72 jam sudah proses pencarian kapal selam KRI Nanggala-402 dilakukan. Doa keluarga-masyarakat iringi proses pencarian dengan harapan kapal itu segera ditemukan.

Kedatangan peralatan SAR seperti air buble, compresor portable dan tali seberat 12.433 kilogram itu akan digunakan membantu proses pencarian kapal selam KRI Nanggala-402 yang hilang kontak sejak Rabu (21/4) pagi di perairan utara Laut Bali. ANTARA FOTO/BUDI CANDRA SETYA.

72 jam sudah proses pencarian kapal selam KRI Nanggala-402 dilakukan. Doa keluarga-masyarakat iringi proses pencarian dengan harapan kapal itu segera ditemukan.

Tim Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) melihat peralatan yang akan dinaikan ke atas KN SAR Antasena di Pelabuhan Tanjung Wangi Banyuwangi, Jawa Timur, Jumat (23/4/2021). ANTARA FOTO/BUDI CANDRA SETYA.

72 jam sudah proses pencarian kapal selam KRI Nanggala-402 dilakukan. Doa keluarga-masyarakat iringi proses pencarian dengan harapan kapal itu segera ditemukan.

Tim Basarnas menaikan peralatan ke atas KN SAR Antasena di Pelabuhan Tanjung Wangi Banyuwangi, Jawa Timur. Badan Pencarian dan Penyelamatan Nasional (Basarnas) mendatangkan satu unit alat pendeteksi benda bawah laut remote operation vehicle (ROV) untuk membantu proses pencarian kapal selam KRI Nanggala-402 yang hilang kontak sejak Rabu (21/4) pagi di perairan utara Laut Bali. ANTARA FOTO/BUDI CANDRA SETYA.

Kapal selam KRI Nanggala-402 hilang kontak di perairan Bali kemarin. Basarnas mengerahkan kapalnya untuk melakukan pencarian KRI Nanggala-402.

Seperti diketahui, proses pencarian kapal selam KRI Nanggala-402 telah dilakukan usai kapal selam buatan Jerman tersebut dilaporkan hilang pada Rabu (21/4) lalu. AP Photo/Firdia Lisnawati.

Kapal selam KRI Nanggala-402 hilang kontak di perairan Bali kemarin. Basarnas mengerahkan kapalnya untuk melakukan pencarian KRI Nanggala-402.

Anggota Basarnas bersiap melakukan misi pencarian KRI Nanggala-402 di Pelabuhan Benoa, Bali, Kamis (21/4/2021) malam. Basarnas mengerahkan armadanya dalam operasi pencarian KRI Nanggala-402. AP Photo/Firdia Lisnawati.

KRI Karel Satsuitubun 356 bersiap sandar di Pelabuhan Tanjung Wangi, Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis (22/4/2021). Sejak KRI Nanggala 402 dinyatakan hilang kontak saat menggelar latihan penembakan rudal di laut utara Bali, sebanyak lima KRI mulai disiagakan di Pelabuhan Tanjung Wangi dan Pangkalan TNI AL Banyuwangi. ANTARA FOTO/Budi Candra Setya/wsj.

Proses pencarian dilakukan pagi maupun malam untuk menemukan kapal selam KRI Nanggala-402. ANTARA FOTO/BUDI CANDRA SETYA.

KN SAR Antasena 234 sandar di Pelabuhan Tanjung Wangi, Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis (22/4/2021). Kapal SAR yang dilengkapi dengan Remotely Operated Vehicle (ROV) atau robot pintar bawah laut itu akan diterjunkan untuk mencari KRI  Nanggala 402 yang hilang kontak saat menggelar latihan penembakan rudal di laut utara Bali pada Rabu (21/4). ANTARA FOTO/Budi Candra Setya/aww.

KN SAR Antasena 234 turut dikerahkan untuk mencari KRI Nanggala 402. Kapal ini dilengkapi dengan Remotely Operated Vehicle (ROV) atau robot pintar bawah laut. ANTARA FOTO/BUDI CANDRA SETYA.

Singapura mengerahkan kapal MV Swift Rescue untuk membantu pencairan kapal selam KRI Nanggala-402. Kapal itu diperkirakan akan tiba di lokasi hilangnya kontak KRI Nanggala pada 24 April.

Sejumlah negara juga turut memberikan bantuan dalam upaya pencarian KRI Nanggala-402. Menteri Pertahanan Singapura Ng Eng Hen, dikutip dari akun resmi Facebook-nya, 22 April 2021, mengatakan telah mengirim kapal penyelamat MV Swift Rescue Angkatan Laut Republik Singapura sebagai balasan atas permintaan bantuan dari Indonesia. Dok.Facebook/Ng Eng Hen.

Singapura mengerahkan kapal MV Swift Rescue untuk membantu pencairan kapal selam KRI Nanggala-402. Kapal itu diperkirakan akan tiba di lokasi hilangnya kontak KRI Nanggala pada 24 April.

Selain itu tim medis juga ditambahkan ke kru reguler jika perawatan hiperbarik diperlukan. Dilansir dari mindef.gov.sg, MV Swift Rescue diluncurkan pada 2008. MV Swift Rescue merupakan kapal pertama di Asia Tenggara yang memiliki kemampuan penyelamatan dan bantuan bagi kapal yang tenggelam di kedalaman laut. Kapal ini memiliki panjang 85 meter dengan lebar 18 meter dan bobot 4.300 ton. MV Swift Rescue memiliki kecepatan 12 knots serta daya tahan operasi pencarian selama 28 hari di laut. Dok.Facebook/Ng Eng Hen.

In this photo provided by Malaysian Defense Ministry, the MV Mega Bakti submarine rescue ship departs from the Sepanggar Bay naval base in Sabah, Malaysia Thursday, April 22, 2021. Indonesia’s navy ships on Thursday were intensely searching for a submarine that likely fell too deep to retrieve, making survival chances for the 53 people on board slim. Neighboring countries rushed their rescue ships to support the complex operation.  (Malaysian Defense Ministry via AP)

Tak hanya Singapura, Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono mengatakan negara-negara yang tergabung dalam Konferensi Kapal Selam siap membantu pencarian. Salah satunya kapal dari Malaysia yang sudah berangkat. Kementerian Pertahanan Malaysia mengirim MV Mega Bakti yang bertolak dari pangkalan angkatan laut Teluk Sepanggar di Sabah, Malaysia, Kamis (22/4/2021) waktu setempat. Lalu Australia juga menyatakan siap membantu proses pencarian kapal selam KRI Nanggala-402. Malaysian Defense Ministry via AP. Malaysian Defense Ministry via AP.

doa bersama kri nanggala-402

Doa bersama pun digelar oleh keluarga awak KRI Nanggala-402. Deny Prastyo Utomo/Dok. Detikcom.

Yayak Dwi Ernawati (46) ibu mertua dari  Serda Pandu Yudha Kusuma awak KRI Nanggala 402 mengusap air mata di rumahnya di Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis (22/4/2021). Keluarga awak KRI  Nanggala 402 yang hilang kontak saat menggelar latihan penembakan rudal di laut utara Bali pada Rabu (21/4) itu berkumpul menggelar doa bersama agar pencarian tim SAR diberikan kemudahan. ANTARA FOTO/Budi Candra Setya/aww.

Doa bersama tersebut digelar agar pencarian tim SAR diberikan kemudahan. Hingga kini, keluarga awak KRI Nanggala 402 masih menanti kabar sanak saudaranya. ANTARA FOTO/BUDI CANDRA SETYA.

72 Jam Berlalu, Tim SAR Terus Berjibaku Mencari KRI Nanggala-402
72 Jam Berlalu, Tim SAR Terus Berjibaku Mencari KRI Nanggala-402
72 Jam Berlalu, Tim SAR Terus Berjibaku Mencari KRI Nanggala-402
72 Jam Berlalu, Tim SAR Terus Berjibaku Mencari KRI Nanggala-402
72 Jam Berlalu, Tim SAR Terus Berjibaku Mencari KRI Nanggala-402
72 Jam Berlalu, Tim SAR Terus Berjibaku Mencari KRI Nanggala-402
72 Jam Berlalu, Tim SAR Terus Berjibaku Mencari KRI Nanggala-402
72 Jam Berlalu, Tim SAR Terus Berjibaku Mencari KRI Nanggala-402
72 Jam Berlalu, Tim SAR Terus Berjibaku Mencari KRI Nanggala-402
72 Jam Berlalu, Tim SAR Terus Berjibaku Mencari KRI Nanggala-402
72 Jam Berlalu, Tim SAR Terus Berjibaku Mencari KRI Nanggala-402
72 Jam Berlalu, Tim SAR Terus Berjibaku Mencari KRI Nanggala-402
72 Jam Berlalu, Tim SAR Terus Berjibaku Mencari KRI Nanggala-402