Foto

Menengok Pusat Rehabilitasi Satwa di Tengah Pandemi

ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko - detikNews
Sabtu, 03 Apr 2021 15:30 WIB

Yogyakarta - Tempat rehabilitasi satwa liar di Wildlife Rescue Centre (WRC) Jogja juga terhantam pandemi. WRC Jogja saat ini merawat 152 satwa liar dilindungi.

Pandemi COVID-19 tidak hanya mencekik geliat dunia pariwisata, perhotelan, dan bisnis hiburan di DI Yogyakarta. Pandemi juga berdampak terhadap keberlangsungan tempat rehabilitasi satwa liar di Wildlife Rescue Centre (WRC) Jogja, sebuah organisasi nirlaba dibawah Yayasan Konservasi Alam Yogyakarta (YKAY) yang berada di Pengasih, Kulon Progo, DI Yogyakarta.

Pandemi COVID-19 tidak hanya mencekik geliat dunia pariwisata, perhotelan, dan bisnis hiburan di DI Yogyakarta. Pandemi juga berdampak terhadap keberlangsungan tempat rehabilitasi satwa liar di Wildlife Rescue Centre (WRC) Jogja, sebuah organisasi nirlaba dibawah Yayasan Konservasi Alam Yogyakarta (YKAY) yang berada di Pengasih, Kulon Progo, DI Yogyakarta.  

Pandemi COVID-19 tidak hanya mencekik geliat dunia pariwisata, perhotelan, dan bisnis hiburan di DI Yogyakarta. Pandemi juga berdampak terhadap keberlangsungan tempat rehabilitasi satwa liar di Wildlife Rescue Centre (WRC) Jogja, sebuah organisasi nirlaba dibawah Yayasan Konservasi Alam Yogyakarta (YKAY) yang berada di Pengasih, Kulon Progo, DI Yogyakarta.

WRC Jogja saat ini merawat 152 satwa liar dilindungi terdiri dari primata, beruang, burung, dan reptil di area seluas 13,9 hektare dan tengah mengalami kesulitan biaya operasional dalam merawat satwa-satwa tersebut.  

Pandemi COVID-19 tidak hanya mencekik geliat dunia pariwisata, perhotelan, dan bisnis hiburan di DI Yogyakarta. Pandemi juga berdampak terhadap keberlangsungan tempat rehabilitasi satwa liar di Wildlife Rescue Centre (WRC) Jogja, sebuah organisasi nirlaba dibawah Yayasan Konservasi Alam Yogyakarta (YKAY) yang berada di Pengasih, Kulon Progo, DI Yogyakarta.

Menurut Manager Konservasi WRC Jogja Reza Dwi Kurniawan, dalam satu bulan dibutuhkan biaya sekitar Rp100 juta untuk memenuhi kebutuhan operasional seperti perlengkapan perawatan, obat-obatan, makanan satwa, gaji para dokter, pegawai administrasi, dan perawat satwa.  

Pandemi COVID-19 tidak hanya mencekik geliat dunia pariwisata, perhotelan, dan bisnis hiburan di DI Yogyakarta. Pandemi juga berdampak terhadap keberlangsungan tempat rehabilitasi satwa liar di Wildlife Rescue Centre (WRC) Jogja, sebuah organisasi nirlaba dibawah Yayasan Konservasi Alam Yogyakarta (YKAY) yang berada di Pengasih, Kulon Progo, DI Yogyakarta.

WRC Jogja selama ini mengandalkan dana dari yayasan dan donasi publik. Namun akibat pandemi COVID-19 membuat bantuan dari para donatur terpaksa harus terhenti.   

Pandemi COVID-19 tidak hanya mencekik geliat dunia pariwisata, perhotelan, dan bisnis hiburan di DI Yogyakarta. Pandemi juga berdampak terhadap keberlangsungan tempat rehabilitasi satwa liar di Wildlife Rescue Centre (WRC) Jogja, sebuah organisasi nirlaba dibawah Yayasan Konservasi Alam Yogyakarta (YKAY) yang berada di Pengasih, Kulon Progo, DI Yogyakarta.

Bahkan sejak Febuari 2021, yayasan memutuskan untuk memangkas separuh gaji seluruh karyawan dengan maksud agar perawatan satwa tetap bisa terus berjalan.  

Pandemi COVID-19 tidak hanya mencekik geliat dunia pariwisata, perhotelan, dan bisnis hiburan di DI Yogyakarta. Pandemi juga berdampak terhadap keberlangsungan tempat rehabilitasi satwa liar di Wildlife Rescue Centre (WRC) Jogja, sebuah organisasi nirlaba dibawah Yayasan Konservasi Alam Yogyakarta (YKAY) yang berada di Pengasih, Kulon Progo, DI Yogyakarta.

Untuk mengurangi biaya operasional mereka juga mengganti peralatan sekali pakai menjadi peralatan guna ulang.   

Pandemi COVID-19 tidak hanya mencekik geliat dunia pariwisata, perhotelan, dan bisnis hiburan di DI Yogyakarta. Pandemi juga berdampak terhadap keberlangsungan tempat rehabilitasi satwa liar di Wildlife Rescue Centre (WRC) Jogja, sebuah organisasi nirlaba dibawah Yayasan Konservasi Alam Yogyakarta (YKAY) yang berada di Pengasih, Kulon Progo, DI Yogyakarta.

Seperti penggunaan sarung tangan dan masker sekali pakai, sekarang diganti menggunakan bahan yang bisa dicuci sehingga dapat digunakan berulang kali.   

Pandemi COVID-19 tidak hanya mencekik geliat dunia pariwisata, perhotelan, dan bisnis hiburan di DI Yogyakarta. Pandemi juga berdampak terhadap keberlangsungan tempat rehabilitasi satwa liar di Wildlife Rescue Centre (WRC) Jogja, sebuah organisasi nirlaba dibawah Yayasan Konservasi Alam Yogyakarta (YKAY) yang berada di Pengasih, Kulon Progo, DI Yogyakarta.

Sementara untuk mencukupi sebagian makanan satwa, WRC Jogja mengumpulkan buah sortiran yang masih layak untuk dikonsumsi satwa.  

Pandemi COVID-19 tidak hanya mencekik geliat dunia pariwisata, perhotelan, dan bisnis hiburan di DI Yogyakarta. Pandemi juga berdampak terhadap keberlangsungan tempat rehabilitasi satwa liar di Wildlife Rescue Centre (WRC) Jogja, sebuah organisasi nirlaba dibawah Yayasan Konservasi Alam Yogyakarta (YKAY) yang berada di Pengasih, Kulon Progo, DI Yogyakarta.

Melihat berbagai persoalan yang tengah dihadapi WRC Jogja, pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Yogyakarta kemudian berinisiatif untuk ikut membantu dengan mengalihkan sebagian anggaran kegiatannya untuk membantu dana operasional YKAY.   

Pandemi COVID-19 tidak hanya mencekik geliat dunia pariwisata, perhotelan, dan bisnis hiburan di DI Yogyakarta. Pandemi juga berdampak terhadap keberlangsungan tempat rehabilitasi satwa liar di Wildlife Rescue Centre (WRC) Jogja, sebuah organisasi nirlaba dibawah Yayasan Konservasi Alam Yogyakarta (YKAY) yang berada di Pengasih, Kulon Progo, DI Yogyakarta.

BKSDA Yogyakarta juga telah mengirimkan surat kepada LSM Centre for Orangutan Protection (COP) untuk turut membantu biaya perawatan tujuh ekor primata hingga mereka siap ditranslokasikan ke Kalimantan Timur.   

Pandemi COVID-19 tidak hanya mencekik geliat dunia pariwisata, perhotelan, dan bisnis hiburan di DI Yogyakarta. Pandemi juga berdampak terhadap keberlangsungan tempat rehabilitasi satwa liar di Wildlife Rescue Centre (WRC) Jogja, sebuah organisasi nirlaba dibawah Yayasan Konservasi Alam Yogyakarta (YKAY) yang berada di Pengasih, Kulon Progo, DI Yogyakarta.

Hasilnya, pihak COP bersedia membantu dengan mengucurkan bantuan dana sebesar Rp8 juta setiap bulan.  

Pandemi COVID-19 tidak hanya mencekik geliat dunia pariwisata, perhotelan, dan bisnis hiburan di DI Yogyakarta. Pandemi juga berdampak terhadap keberlangsungan tempat rehabilitasi satwa liar di Wildlife Rescue Centre (WRC) Jogja, sebuah organisasi nirlaba dibawah Yayasan Konservasi Alam Yogyakarta (YKAY) yang berada di Pengasih, Kulon Progo, DI Yogyakarta.

Selain itu, BKSDA Yogyakarta bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) serta Yayasan Konservasi Alam Yogyakarta (YKAY) melakukan upaya penggalangan dana melalui media dan saat ini telah berhasil mendapatkan donasi penyelamatan satwa untuk beberapa bulan kedepan.  

Menengok Pusat Rehabilitasi Satwa di Tengah Pandemi
Menengok Pusat Rehabilitasi Satwa di Tengah Pandemi
Menengok Pusat Rehabilitasi Satwa di Tengah Pandemi
Menengok Pusat Rehabilitasi Satwa di Tengah Pandemi
Menengok Pusat Rehabilitasi Satwa di Tengah Pandemi
Menengok Pusat Rehabilitasi Satwa di Tengah Pandemi
Menengok Pusat Rehabilitasi Satwa di Tengah Pandemi
Menengok Pusat Rehabilitasi Satwa di Tengah Pandemi
Menengok Pusat Rehabilitasi Satwa di Tengah Pandemi
Menengok Pusat Rehabilitasi Satwa di Tengah Pandemi
Menengok Pusat Rehabilitasi Satwa di Tengah Pandemi
Menengok Pusat Rehabilitasi Satwa di Tengah Pandemi