Foto

Sepeda Nonlipat Kini Bisa Naik MRT, Ini Syaratnya!

Agung Pambudhy - detikNews
Minggu, 28 Mar 2021 16:04 WIB

Jakarta - Sepeda nonlipat diizinkan naik kereta MRT sejak 24 Maret lalu. Meski begitu, ada sejumlah syarat yang harus diperhatikan para pesepeda. Apa saja syaratnya?

Sepeda nonlipat diizinkan naik kereta MRT sejak 24 Maret lalu. Meski begitu, ada sejumlah syarat yang harus diperhatikan para pesepeda. Apa saja syaratnya?

Sejumlah penumpang membawa sepeda nonlipat di dalam kereta MRT, Jakarta, Minggu (28/3/2021).

Sepeda nonlipat diizinkan naik kereta MRT sejak 24 Maret lalu. Meski begitu, ada sejumlah syarat yang harus diperhatikan para pesepeda. Apa saja syaratnya?

Seperti diketahui, MRT mengizinkan penumpang membawa sepeda nonlipat masuk ke dalam stasiun dan menaiki kereta ratangga sejak Rabu (24/3/2021).  

Sepeda nonlipat diizinkan naik kereta MRT sejak 24 Maret lalu. Meski begitu, ada sejumlah syarat yang harus diperhatikan para pesepeda. Apa saja syaratnya?

Mengutip keterangan MRT, Rabu (24/3/2021) pada tahap awal ini, pembukaan akses untuk sepeda non lipat baru disediakan untuk tiga stasiun, yaitu Lebak Bulus Grab, Blok M BCA, dan Bundaran HI.

Sepeda nonlipat diizinkan naik kereta MRT sejak 24 Maret lalu. Meski begitu, ada sejumlah syarat yang harus diperhatikan para pesepeda. Apa saja syaratnya?

Pada setiap rangkaian kereta, disiapkan satu kereta (car) khusus bagi sepeda non lipat, dan dialokasikan untuk 4 sepeda dalam setiap keberangkatan Ratangga.

Sepeda nonlipat diizinkan naik kereta MRT sejak 24 Maret lalu. Meski begitu, ada sejumlah syarat yang harus diperhatikan para pesepeda. Apa saja syaratnya?

Adapun sepeda nonlipat yang diizinkan adalah sepeda reguler dengan dimensi yang tidak melewati 200 cm x 55 cm x 120 cm dengan lebar ban maksimal 15 cm.

Sepeda nonlipat diizinkan naik kereta MRT sejak 24 Maret lalu. Meski begitu, ada sejumlah syarat yang harus diperhatikan para pesepeda. Apa saja syaratnya?

Sementara sepeda tandem tidak diperbolehkan masuk.  

Sepeda nonlipat diizinkan naik kereta MRT sejak 24 Maret lalu. Meski begitu, ada sejumlah syarat yang harus diperhatikan para pesepeda. Apa saja syaratnya?

Rencananya sepeda non lipat bisa mengakses ratangga di luar jam sibuk, yaitu pukul 7 sampai dengan 9 pagi dan pukul 5 sore sampai dengan 7 malam. Sementara untuk hari Sabtu dan Minggu sepeda non lipat bisa mengakses MRT sesuai jam operasional.

Sepeda nonlipat diizinkan naik kereta MRT sejak 24 Maret lalu. Meski begitu, ada sejumlah syarat yang harus diperhatikan para pesepeda. Apa saja syaratnya?

Sejauh ini, akses sepeda non lipat di tiga stasiun tersebut meliputi papan penanda akses masuk ke tangga khusus, stiker atau rambu menuju pintu penumpang (passenger gate), fitur parkir sepeda sementara di dekat mesin penjual tiket (ticket vending machine), dan area pemeriksaan sebelum pengetapan tiket.

Sepeda nonlipat diizinkan naik kereta MRT sejak 24 Maret lalu. Meski begitu, ada sejumlah syarat yang harus diperhatikan para pesepeda. Apa saja syaratnya?

Penyediaan akses bagi sepeda non lipat dilakukan sebagai bagian dari inovasi dan dukungan terhadap kampanye Jakarta Ramah Bersepeda.  

Sepeda nonlipat diizinkan naik kereta MRT sejak 24 Maret lalu. Meski begitu, ada sejumlah syarat yang harus diperhatikan para pesepeda. Apa saja syaratnya?

Penyediaan akses bagi sepeda non lipat di MRT diharapkan dapat mendorong lebih banyak lagi masyarakat yang menggunakan MRT Jakarta dan transportasi publik lainnya.

Sepeda Nonlipat Kini Bisa Naik MRT, Ini Syaratnya!
Sepeda Nonlipat Kini Bisa Naik MRT, Ini Syaratnya!
Sepeda Nonlipat Kini Bisa Naik MRT, Ini Syaratnya!
Sepeda Nonlipat Kini Bisa Naik MRT, Ini Syaratnya!
Sepeda Nonlipat Kini Bisa Naik MRT, Ini Syaratnya!
Sepeda Nonlipat Kini Bisa Naik MRT, Ini Syaratnya!
Sepeda Nonlipat Kini Bisa Naik MRT, Ini Syaratnya!
Sepeda Nonlipat Kini Bisa Naik MRT, Ini Syaratnya!
Sepeda Nonlipat Kini Bisa Naik MRT, Ini Syaratnya!
Sepeda Nonlipat Kini Bisa Naik MRT, Ini Syaratnya!