Foto

Melihat Lebih dekat Hesti Wanita Bercadar dan Puluhan Anjingnya

Grandyos Zafna - detikNews
Sabtu, 20 Mar 2021 12:56 WIB

Bogor - Polemik Hesti Sutrisno, wanita bercadar yang memelihara puluhan anjing masih berlanjut. Bagaimana kisah Hesti mulai merawat anjing hingga jadi polemik?

Wanita bercadar Hesti Sutrisno memelihara 70 anjing di Tenjolaya, Kabupaten Bogor. Hesti tak mempermasalahkan saat orang-orang mempertanyakan haram dan najis ketika merawat anjing.

Saat ini Hesti Sutrisno merawat puluhan anjingnya di Tenjolaya, Kabupaten Bogor.

Wanita bercadar Hesti Sutrisno memelihara 70 anjing di Tenjolaya, Kabupaten Bogor. Hesti tak mempermasalahkan saat orang-orang mempertanyakan haram dan najis ketika merawat anjing.

Hesti mulai merawat anjing sekitar 2015. Pada 2018, anjing yang dipelihara Hesti jumlahnya masih belasan ekor. Pada 2018 itu, Hesti juga pernah dikomplain oleh warga Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel), karena memelihara anjing.

Wanita bercadar Hesti Sutrisno memelihara 70 anjing di Tenjolaya, Kabupaten Bogor. Hesti tak mempermasalahkan saat orang-orang mempertanyakan haram dan najis ketika merawat anjing.

Hingga akhirnya kesepakatan pun telah dibuat dan Hesti mengurangi jumlah anjingnya dari 11 ekor menjadi 3 ekor. Kesepakatan itu dibuat pada Selasa (3/4/2018), sekitar pukul 22.30 WIB, setelah sejumlah warga mendatangi rumah Hesti. Kesepakatan itu dibuat dan disaksikan langsung ketua RT setempat dan perwakilan warga.

Wanita bercadar Hesti Sutrisno memelihara 70 anjing di Tenjolaya, Kabupaten Bogor. Hesti tak mempermasalahkan saat orang-orang mempertanyakan haram dan najis ketika merawat anjing.

Selesai pada 2018, pada 2021 ini, warga kembali mempermasalahkan anjing peliharaan Hesti yang dianggap meresahkan oleh warga. Hesti disebut menampung 70 ekor anjing yang jauh dari permukiman warga. Namun warga merasa terganggu karena menganggap anjing yang ditampung berisik dan merugikan.

Wanita bercadar Hesti Sutrisno memelihara 70 anjing di Tenjolaya, Kabupaten Bogor. Hesti tak mempermasalahkan saat orang-orang mempertanyakan haram dan najis ketika merawat anjing.

Dari data yang didapat Polsek Ciampea, Hesti menampung 73 ekor anjing liar. Polisi kemudian kembali melakukan mediasi antara warga dan Hesti.

Wanita bercadar Hesti Sutrisno memelihara 70 anjing di Tenjolaya, Kabupaten Bogor. Hesti tak mempermasalahkan saat orang-orang mempertanyakan haram dan najis ketika merawat anjing.

Dalam mediasi itu, Hesti menyepakati akan merelokasi 47 anjing yang dia pelihara. Mediasi antara Hesti dan warga digelar pada 12 Maret 2021.

Wanita bercadar Hesti Sutrisno memelihara 70 anjing di Tenjolaya, Kabupaten Bogor. Hesti tak mempermasalahkan saat orang-orang mempertanyakan haram dan najis ketika merawat anjing.

Kapolsek Ciampea Kompol Beben Susanto saat dihubungi, Selasa (16/3) mengatakan, elokasi puluhan anjing ini merupakan hasil dari mediasi kedua. Dia mengatakan relokasi akan dilakukan secara bertahap.

Wanita bercadar Hesti Sutrisno memelihara 70 anjing di Tenjolaya, Kabupaten Bogor. Hesti tak mempermasalahkan saat orang-orang mempertanyakan haram dan najis ketika merawat anjing.

Di sisi lain, Hesti mengungkapkan alasan dia enggan merelokasi semua anjing peliharaannya karena takut anjingnya itu tidak diurus atau bahkan takut dimakan oleh manusia. Hesti juga menambahkan saat ini ada banyak orang yang akan mengambil kesempatan untuk mengambil anjingnya.

Wanita bercadar Hesti Sutrisno memelihara 70 anjing di Tenjolaya, Kabupaten Bogor. Hesti tak mempermasalahkan saat orang-orang mempertanyakan haram dan najis ketika merawat anjing.

Menurut Hesti, warga di Kampung Kelapa Doyong tidak mempermasalahkan dirinya karena merawat 70 anjing. Namun, katanya, satu warga yang tidak menyukai dirinya ini memprovokasi warga luar Kampung Kelapa Doyong agar anjing-anjingnya dipindahkan.

Wanita bercadar Hesti Sutrisno memelihara 70 anjing di Tenjolaya, Kabupaten Bogor. Hesti tak mempermasalahkan saat orang-orang mempertanyakan haram dan najis ketika merawat anjing.

Salah seorang warga RT 3/6, Kampung Kepala Doyong, Tenjolaya, Kabupaten Bogor, Nunung Nurhasanah (37), mengaku merasa terganggu oleh suara anjing-anjing Hesti. Nunung mengatakan suara anjing-anjing ini sering kali terdengar sampai ke rumahnya.

Wanita bercadar Hesti Sutrisno memelihara 70 anjing di Tenjolaya, Kabupaten Bogor. Hesti tak mempermasalahkan saat orang-orang mempertanyakan haram dan najis ketika merawat anjing.

Nunung mengaku tidak setuju dengan keberadaan anjing-anjing yang ditampung Hesti ini. Dia menilai anjing itu haram dipelihara bagi umat Islam.

Wanita bercadar Hesti Sutrisno memelihara 70 anjing di Tenjolaya, Kabupaten Bogor. Hesti tak mempermasalahkan saat orang-orang mempertanyakan haram dan najis ketika merawat anjing.

Sementara itu, Ketua RT 2/6, Gunung Mulia, Tenjolaya, Wahyudin menambahkan warga di wilayahnya tidak mempermasalahkan anjing-anjing Hesti. Wahyudin mengatakan 70 anjing wanita bercadar yang ditampung di Hesti Green House berdiri di wilayahnya, yakni RT 2.

Wanita bercadar Hesti Sutrisno memelihara 70 anjing di Tenjolaya, Kabupaten Bogor. Hesti tak mempermasalahkan saat orang-orang mempertanyakan haram dan najis ketika merawat anjing.

Dia menyebut warga yang tidak senang dengan keberadaan anjing Hesti adalah orang-orang dari luar wilayahnya.

Melihat Lebih dekat Hesti Wanita Bercadar dan Puluhan Anjingnya
Melihat Lebih dekat Hesti Wanita Bercadar dan Puluhan Anjingnya
Melihat Lebih dekat Hesti Wanita Bercadar dan Puluhan Anjingnya
Melihat Lebih dekat Hesti Wanita Bercadar dan Puluhan Anjingnya
Melihat Lebih dekat Hesti Wanita Bercadar dan Puluhan Anjingnya
Melihat Lebih dekat Hesti Wanita Bercadar dan Puluhan Anjingnya
Melihat Lebih dekat Hesti Wanita Bercadar dan Puluhan Anjingnya
Melihat Lebih dekat Hesti Wanita Bercadar dan Puluhan Anjingnya
Melihat Lebih dekat Hesti Wanita Bercadar dan Puluhan Anjingnya
Melihat Lebih dekat Hesti Wanita Bercadar dan Puluhan Anjingnya
Melihat Lebih dekat Hesti Wanita Bercadar dan Puluhan Anjingnya
Melihat Lebih dekat Hesti Wanita Bercadar dan Puluhan Anjingnya
Melihat Lebih dekat Hesti Wanita Bercadar dan Puluhan Anjingnya