Foto

Kerja Keras Khofifah Atasi Stunting di Jatim

dok. BKKBN - detikNews
Sabtu, 13 Mar 2021 15:15 WIB

Jakarta - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengadakan audiensi dengan Kepala BKKBN Pusat guna menindaklanjuti pencegahan dan penanganan stunting di Jawa Timur

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengadakan audiensi dengan Kepala BKKBN Pusat guna menindaklanjuti pencegahan dan penanganan stunting di Jawa Timur.
Kepala Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Pusat, Hasto Wardoyo, melakukan kunjungan kerja di Jawa Timur, Kamis (11/3) s/d Jum’at (12/3). Mengawali agenda kunjungan kerjanya, Hasto (sapaan akrab Kepala BKKBN) melakukan audiensi dengan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, di gedung Negara Grahadi.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengadakan audiensi dengan Kepala BKKBN Pusat guna menindaklanjuti pencegahan dan penanganan stunting di Jawa Timur.
Ada beberapa hal yang disampaikan dalam sela-sela audiensi tersebut. Pertama, terkait penunjukan BKKBN menjadi koordinator penanganan stunting di Indonesia, Hasto meminta masukan dari Gubernur bagaimana strategi yang tepat untuk penanganan stunting di Jawa Timur. 
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengadakan audiensi dengan Kepala BKKBN Pusat guna menindaklanjuti pencegahan dan penanganan stunting di Jawa Timur.
Hasto juga menjelaskan bahwa Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Bayi (AKB) turut mempengaruhi tinggi rendahnya stunting. Dari data yang ada seperti yang diungkapkan oleh Hasto, secara nasional, angka stunting saat ini adalah 26.9 persen dan harus diturunkan menjadi 14 persen pada tahun 2024 mendatang.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengadakan audiensi dengan Kepala BKKBN Pusat guna menindaklanjuti pencegahan dan penanganan stunting di Jawa Timur.
Sementara itu, menurut Gubernur, saat ini ada tiga sistem yang digunakan untuk mendata kasus stunting dan setiap sistem angka stunting berbeda-beda. Oleh karenanya, ia mengharapkan agar hanya ada satu sumber sehingga bisa dijadikan dasar intervensi di kabupaten/kota.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengadakan audiensi dengan Kepala BKKBN Pusat guna menindaklanjuti pencegahan dan penanganan stunting di Jawa Timur.
Lebih lanjut, Gubernur Jatim menuturkan daerah yang bisa dijadikan percontohan dalam penurunan AKI. Selain itu, guna mencegah anemia yang tentunya berdampak pada stunting, Provinsi Jawa Timur memiliki program untuk memanfaatkan lahan di rumah maupun hidroponik, sebagai sarana untuk menanam sayuran guna mencukupi kebutuhan keluarga. Serta edukasi kesehatan reproduksi di sekolah. 
Kerja Keras Khofifah Atasi Stunting di Jatim
Kerja Keras Khofifah Atasi Stunting di Jatim
Kerja Keras Khofifah Atasi Stunting di Jatim
Kerja Keras Khofifah Atasi Stunting di Jatim
Kerja Keras Khofifah Atasi Stunting di Jatim