Foto

Mengenang Sosok Sang Proklamator Bung Hatta

Pool - detikNews
Minggu, 14 Mar 2021 07:46 WIB

Jakarta - Hari ini 41 tahun yang lalu tepatnya 14 Maret 1980 Proklamator Republik Indonesia, Bung Hatta meninggal dunia setelah beberapa hari mengindap sakit tua.

Pada tanggal 14 Maret 1980 terjadi hal yang menyedihkan seluruh bangsa: Proklamator Republik Indonesia Bung Hatta meninggal dunia setelah beberapa hari mengindap sakit tua.

41 tahun lalu, Jumat 14 Maret 1980, Wakil Presiden RI pertama, Mohammad Hatta, wafat dalam usia 77 tahun. Sepanjang hidupnya, tokoh kelahiran Bukittinggi, Sumatra Barat, tersebut berjuang demi kesejahteraan bangsa Indonesia. dok. detikcom  

Pada tanggal 14 Maret 1980 terjadi hal yang menyedihkan seluruh bangsa: Proklamator Republik Indonesia Bung Hatta meninggal dunia setelah beberapa hari mengindap sakit tua.

Bung Hatta dikenal luas sebagai sosok yang cerdas, tekun, pendiam, tepat waktu, ringkas bila berbicara, jujur, dan hidup sederhana. Kepergiaannya pun meninggalkan duka teramat dalam bagi segenap rakyat Indonesia. dok. detikcom  

Pada tanggal 14 Maret 1980 terjadi hal yang menyedihkan seluruh bangsa: Proklamator Republik Indonesia Bung Hatta meninggal dunia setelah beberapa hari mengindap sakit tua.

Pendiriannya begitu teguh. Baginya, menjumpai rakyat Indonesia, khususnya generasi muda terpelajar, adalah kebahagiaan tersendiri. Betapa besar harapan Bung Hatta terhadap mereka sebagai penerus perjuangan bangsa. Dok. Setneg

Pada tanggal 14 Maret 1980 terjadi hal yang menyedihkan seluruh bangsa: Proklamator Republik Indonesia Bung Hatta meninggal dunia setelah beberapa hari mengindap sakit tua.

Bung Hatta dikenal akan komitmennya pada demokrasi. Ia mengeluarkan Maklumat X yang menjadi tonggak awal demokrasi Indonesia. Di bidang ekonomi, pemikiran dan sumbangsihnya terhadap perkembangan koperasi membuat ia dijuluki sebagai Bapak Koperasi. dok. detikcom

Sejumlah pelayat menyalatkan jenazah mantan Wakil Presiden RI pertama, Mohammad Hatta, yang disemayamkan di rumah duka di Jalan Diponegoro, Jakarta, 1980. Proklamator Kemerdekaan RI tersebut meninggal dunia pada tanggal 14 Maret 1980 di RS Cipto Mangunkusumo, Jakarta dan dimakamkan di TPU Tanah Kusir pada 15 Maret 1980. [TEMPO/Ed Zoelverdi; 07A/063/1980; 07A06307]

Memasuki 1979, kesehatan bapak tiga putri ini (Meutia Hatta, Gemala Hatta, dan Halida Hatta) menurun drastis. Kedua kakinya juga sering kaku sehingga membatasi geraknya. dok. TEMPO/Bachrun SEd Zoelverdi

Mobil jenazah mantan Wakil Presiden RI Mohammad Hatta diberangkatkan menuju tempat pemakaman umum (TPU) Tanah Kusir, Jakarta, 15 Maret 1980. [TEMPO/Bachrun Suwatdi]

Pada 3 Maret 1980, Bung Hatta masuk RS Cipto Mangunkusumo untuk menjalani serangkaian perawatan. Itulah untuk terakhir kalinya Bung Hatta pergi meninggalkan rumah.  dok. TEMPO/Bachrun S

Jenazah mantan Wakil Presiden RI pertama, Mohammad Hatta disemayamkan di rumah duka, Jakarta, 15 Maret 1980. Proklamator Kemerdekaan RI tersebut meninggal pada Jumat, 14 Maret 1980 pukul 18.56 WIB di RS Cipto Mangunkusumo dan dimakamkan 15 Maret 1980 di TPU Tanah Kusir sesuai wasiatnya. [TEMPO/A. Margana]

Dalam wasiatnya, Bung Hatta menyebutkan, bila kelak meninggal dunia, ia ingin dimakamkan di kompleks permakaman biasa. Maknanya ia enggan berpisah dengan rakyat Indonesia yang dicintainya. dok. TEMPO/A. Margana

Upacara militer pemakaman jenazah mantan Wakil Presiden RI, Mohammad Hatta, di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir, Jakarta, 15 Maret 1980. [TEMPO/A. Muthalib; 07A/067/1980; 07A06708]

Keluarga dan pemerintah mengikuti wasiat tersebut. Dengan diantar ribuan orang, Bung Hatta dimakamkan dengan upacara kenegaraan di TPU Tanah Kusir, di antara kuburan rakyat Indonesia, esok harinya. Betapapun jasad Bung Hatta amat pantas berada di taman makam pahlawan nasional. dok.TEMPO/Bachrun S/A. Muthalib

President of Achmad Sukarno of Indonesia, third from left, with members of his government. Sukarno became the first president of the new Indonesian Republic in 1945.   (Photo by Express Newspapers/Getty Images)

Presiden Soekarno dan Wakil Presiden Bung Hatta beserta anggota pemerintahannya pada tahun 1945. Bung Hatta terkenal dengan sifatnya yang menjunjung kesederhanaan. Walaupun perjalanan hidupnya sempat terjadi perpecahan antara Dwi-Tunggal Soekarno-Hatta, namun dalam perpecahan itu Bung Hatta masih bertindak konstruktif. Beliau tidak kemudian menentang Bung Karno di muka umum. Beliau memberi kesempatan kepada Bung Karno untuk melaksanakan idenya. Itu berarti bahwa beliau tetap menjaga kesatuan dan persatuan bangsa. Getty Images/Express Newspapers  

Pada tanggal 14 Maret 1980 terjadi hal yang menyedihkan seluruh bangsa: Proklamator Republik Indonesia Bung Hatta meninggal dunia setelah beberapa hari mengindap sakit tua.

Dr. Moh. Hatta dianugrahi bintang RI klas I oleh presiden Soeharto tanggal 15 agustus 1972 di Istana Jakarta. dok. Setneg

circa 1945:  Indonesian President Dr Sukarno, (second from left), and members of his government face British cameramen after a cabinet meeting held in the President's Batavia residence.  (Photo by Keystone/Getty Images)

Presiden Soekarno dan Wakil Presiden Bung Hatta beserta anggota pemerintahannya menghadapi juru kamera Inggris setelah rapat kabinet yang diadakan di kediaman Presiden di Batavia pada tahun 1945. Getty Images/Keystone  

circa 1945:  Indonesian President Dr Sukarno, (second from left), and members of his government face British cameramen after a cabinet meeting held in the President's Batavia residence.  (Photo by Keystone/Getty Images)

Mantan Wakil Presiden Indonesia, Mohammad Hatta, beserta delegasi Indonesia tiba di bandara Amsterdam untuk melakukan pembicaraan di Den Haag. Getty Images/Keystone  

Pada tanggal 14 Maret 1980 terjadi hal yang menyedihkan seluruh bangsa: Proklamator Republik Indonesia Bung Hatta meninggal dunia setelah beberapa hari mengindap sakit tua.

Penampakan rumah Bung Hatta yang berada di Jalan Soekarno Hatta No 37, Bukittinggi, Sumatera Barat. Rumah ini tidak jauh dari objek wisata Jam Gadang. Syanti/detikcom  

Pada tanggal 14 Maret 1980 terjadi hal yang menyedihkan seluruh bangsa: Proklamator Republik Indonesia Bung Hatta meninggal dunia setelah beberapa hari mengindap sakit tua.

Di rumah dua tingkat inilah Bung Hatta lahir dan tumbuh remaja. Banyak foto-foto Bung Hatta yang dipajang di dinding rumahnya. Syanti/detikcom  

Pada tanggal 14 Maret 1980 terjadi hal yang menyedihkan seluruh bangsa: Proklamator Republik Indonesia Bung Hatta meninggal dunia setelah beberapa hari mengindap sakit tua.

Rumah ini dibangun pada tahun 1860 dan direnovasi kembali di tahun 1995 oleh Pemerintah Bukittinggi yang bekerja sama dengan Universitas Bung Hatta. Syanti/detikcom  

Mengenang Sosok Sang Proklamator Bung Hatta
Mengenang Sosok Sang Proklamator Bung Hatta
Mengenang Sosok Sang Proklamator Bung Hatta
Mengenang Sosok Sang Proklamator Bung Hatta
Mengenang Sosok Sang Proklamator Bung Hatta
Mengenang Sosok Sang Proklamator Bung Hatta
Mengenang Sosok Sang Proklamator Bung Hatta
Mengenang Sosok Sang Proklamator Bung Hatta
Mengenang Sosok Sang Proklamator Bung Hatta
Mengenang Sosok Sang Proklamator Bung Hatta
Mengenang Sosok Sang Proklamator Bung Hatta
Mengenang Sosok Sang Proklamator Bung Hatta
Mengenang Sosok Sang Proklamator Bung Hatta
Mengenang Sosok Sang Proklamator Bung Hatta
Mengenang Sosok Sang Proklamator Bung Hatta