Foto

Semangat Agus Mencari Rezeki di Tengah Keterbatasan Fisik

Dian Utoro Aji - detikNews
Rabu, 03 Mar 2021 10:12 WIB

Kudus - Keterbatasan fisik tak membuat Agus pasrah dan putus asa. Pria di Kabupaten Kudus, Jateng, itu semangat bekerja jadi juru parkir meski tak memiliki kedua kaki.

Keterbatasan fisik tak membuat Agus pasrah dan putus asa. Pria di Kabupaten Kudus, Jateng, itu semangat bekerja jadi juru parkir meski tak memiliki kedua kaki.

Keterbatasan fisik tidak membuat pria di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, ini lantas pasrah. Tak memiliki kedua kaki, namun dia semangat bekerja keras. Dia adalah Agus Slamet (35) warga Desa Melati Kidul, Kecamatan Kota. Dia kesehariannya menjadi juru parkir di rumah makan Sari Rasa Garang Asem Jalan R Agil Kusumadya Kudus.

Keterbatasan fisik tak membuat Agus pasrah dan putus asa. Pria di Kabupaten Kudus, Jateng, itu semangat bekerja jadi juru parkir meski tak memiliki kedua kaki.

Meski tidak memiliki kedua kaki, tampak Agus lincah saat menyeberangkan kendaraan. Dia pun tampak berhati-hati, karena kondisi lalu lintas. Agus menceritakan menjadi juru parkir di rumah makan tersebut sejak berusia kelas 3 sekolah dasar (SD). Waktu itu sering beli minuman di warung itu. Namun saat beli minuman selalu diberikan secara gratis. Hingga akhirnya ditawari untuk bekerja.

Keterbatasan fisik tak membuat Agus pasrah dan putus asa. Pria di Kabupaten Kudus, Jateng, itu semangat bekerja jadi juru parkir meski tak memiliki kedua kaki.

Agus menceritakan awalnya dia disuruh pemilik rumah makan untuk membersihkan cabai, lalu dibayar. Merasa memiliki tenaga untuk bekerja lebih dari itu, kemudian dia meminta bekerja sebagai juru parkir di rumah makan itu.

Keterbatasan fisik tak membuat Agus pasrah dan putus asa. Pria di Kabupaten Kudus, Jateng, itu semangat bekerja jadi juru parkir meski tak memiliki kedua kaki.

Bapak dua anak ini sudah bekerja menjadi juru parkir puluhan tahun. Pada saat menjadi juru parkir suka duka pun pernah dirasakan. Bahkan pernah ditabrak mobil hingga mengalami luka 8 jahitan di kepala. Setiap hari Agus bekerja menjadi juru parkir. Dia bekerja mulai pukul 12.00 WIB sampai 20.00 WIB. Penghasilan pastinya tidak menentu.

Keterbatasan fisik tak membuat Agus pasrah dan putus asa. Pria di Kabupaten Kudus, Jateng, itu semangat bekerja jadi juru parkir meski tak memiliki kedua kaki.

Meski begitu Agus bersyukur karena penghasilan tersebut mampu menyekolahkan kedua anaknya. Saat ini kedua anaknya duduk di SMP dan SMA. Meskipun untuk kebutuhan sekolah anaknya di masa pandemi, penghasilan itu tetap kurang. Dia mengaku terpaksa mengutang untuk membelikan kedua hp anaknya.

Semangat Agus Mencari Rezeki di Tengah Keterbatasan Fisik
Semangat Agus Mencari Rezeki di Tengah Keterbatasan Fisik
Semangat Agus Mencari Rezeki di Tengah Keterbatasan Fisik
Semangat Agus Mencari Rezeki di Tengah Keterbatasan Fisik
Semangat Agus Mencari Rezeki di Tengah Keterbatasan Fisik