Foto

Perjuangan Sekolah Anak Pedalaman Aceh Pasca Jembatan Putus

ANTARA FOTO/Ampelsa - detikNews
Jumat, 29 Jan 2021 21:02 WIB

Aceh - Jembatan di pedalaman Aceh putus pada 2004. Pada 2008 dibangun kembali namun hingga kini belum tuntas. Akibatnya warga harus menyebrangi sungai untuk sekolah.

Murid sekolah menumpang kendaraan warga saat menyeberangi sungai di wilayah pedalaman desa Panca, Kecamatan Lembah Seulawah, Kabupaten Aceh Besar, Aceh, Jumat, (22/1/2021). Menurut aparat desa, sejak tahun 2004 pascaputusnya jembatan gantung dan kemudian tahun 2008 dibangun jembatan kontruksi beton rangka baja yang hingga saat ini tidak tuntas pembangunannya, anak sekolah dan warga terpaksa menyeberangi sungai dan jika musim penghujan air sungai deras aktivitas belejar lumpuh dan begitu juga pemasaran komoditas pertanian ke ibukota provinsi Aceh terhenti karena tidak ada jalan alternatif lainnya. ANTARA FOTO/Ampelsa/hp.

Warga menggendong anaknya saat menyeberangi sungai sepulang sekolah di wilayah pedalaman desa Panca, Kecamatan Lembah Seulawah, Kabupaten Aceh Besar, Aceh.

Murid sekolah menumpang kendaraan warga saat menyeberangi sungai di wilayah pedalaman desa Panca, Kecamatan Lembah Seulawah, Kabupaten Aceh Besar, Aceh, Jumat, (22/1/2021). Menurut aparat desa, sejak tahun 2004 pascaputusnya jembatan gantung dan kemudian tahun 2008 dibangun jembatan kontruksi beton rangka baja yang hingga saat ini tidak tuntas pembangunannya, anak sekolah dan warga terpaksa menyeberangi sungai dan jika musim penghujan air sungai deras aktivitas belejar lumpuh dan begitu juga pemasaran komoditas pertanian ke ibukota provinsi Aceh terhenti karena tidak ada jalan alternatif lainnya. ANTARA FOTO/Ampelsa/hp.

Diketahui jembatan gantung di wilayah tersebut putus pada tahun 2004. Setelahnya menurut aparat desa, pada tahun 2008 dibangun jembatan kontruksi beton rangka baja. Namun sayangnya, hingga kini pembangunan jembatan tersebut belum tuntas.

Murid sekolah menumpang kendaraan warga saat menyeberangi sungai di wilayah pedalaman desa Panca, Kecamatan Lembah Seulawah, Kabupaten Aceh Besar, Aceh, Jumat, (22/1/2021). Menurut aparat desa, sejak tahun 2004 pascaputusnya jembatan gantung dan kemudian tahun 2008 dibangun jembatan kontruksi beton rangka baja yang hingga saat ini tidak tuntas pembangunannya, anak sekolah dan warga terpaksa menyeberangi sungai dan jika musim penghujan air sungai deras aktivitas belejar lumpuh dan begitu juga pemasaran komoditas pertanian ke ibukota provinsi Aceh terhenti karena tidak ada jalan alternatif lainnya. ANTARA FOTO/Ampelsa/hp.

Akibatnya warga warga terpaksa menyeberangi sungai untuk beraktifitas, seperti anak-anak yang ingin pergi ke sekolah.

Murid sekolah menumpang kendaraan warga saat menyeberangi sungai di wilayah pedalaman desa Panca, Kecamatan Lembah Seulawah, Kabupaten Aceh Besar, Aceh, Jumat, (22/1/2021). Menurut aparat desa, sejak tahun 2004 pascaputusnya jembatan gantung dan kemudian tahun 2008 dibangun jembatan kontruksi beton rangka baja yang hingga saat ini tidak tuntas pembangunannya, anak sekolah dan warga terpaksa menyeberangi sungai dan jika musim penghujan air sungai deras aktivitas belejar lumpuh dan begitu juga pemasaran komoditas pertanian ke ibukota provinsi Aceh terhenti karena tidak ada jalan alternatif lainnya. ANTARA FOTO/Ampelsa/hp.

Namun jika musim penghujan air sungai deras aktivitas belajar pun lumpuh. Begitu juga dengan pemasaran komoditas pertanian ke ibukota provinsi Aceh terhenti karena tidak ada jalan alternatif lain.

Perjuangan Sekolah Anak Pedalaman Aceh Pasca Jembatan Putus
Perjuangan Sekolah Anak Pedalaman Aceh Pasca Jembatan Putus
Perjuangan Sekolah Anak Pedalaman Aceh Pasca Jembatan Putus
Perjuangan Sekolah Anak Pedalaman Aceh Pasca Jembatan Putus