Foto

Gunung Merapi Kembali Erupsi

ANTARA FOTO - detikNews
Rabu, 20 Jan 2021 14:38 WIB

Yogyakarta - Pagi ini, 20 Januari 2021, Gunung Merapi kembali erupsi. Hingga saat ini, BPPTKG masih menetapkan status di tingkat Siaga.

Guguran lava dari puncak Gunung Merapi terlihat dari Turi, Sleman, D.I Yogyakarta, Rabu (20/1/2021). Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mencatat pada periode pengamatan Senin (20/1) pukul 00.00-06.00 WIB telah terjadi tiga kali awan panas guguran Gunung Merapi dengan jarak luncur maksimal 1.200 meter dan teramati 47 kali guguran lava pijar. ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah/foc.

Guguran lava dari puncak Gunung Merapi terlihat dari Turi, Sleman, D.I Yogyakarta, Rabu (20/1/2021). ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah  

Guguran lava dari puncak Gunung Merapi terlihat dari Turi, Sleman, D.I Yogyakarta, Rabu (20/1/2021). Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mencatat pada periode pengamatan Senin (20/1) pukul 00.00-06.00 WIB telah terjadi tiga kali awan panas guguran Gunung Merapi dengan jarak luncur maksimal 1.200 meter dan teramati 47 kali guguran lava pijar. ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah/foc.

Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyebut, dari pengamatan pada pukul 00.00-06.00 WIB, telah terjadi 47 kali guguran lava pijar dengan jarak maksimum 1.000 meter ke arah barat daya. ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah  

Asap sulfatara mengepul disertai guguran material vulkanik dari puncak gunung Merapi di foto dari Desa kaliurang, Srumbung, Magelang, Jawa Tengah, Rabu (20/1/2021). Pihak Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), melalui situs resminya menyatakan Gunung Merapi sudah mengalami erupsi sejak 4 Januari 2021 berupa erupsi efusif yaitu guguran lava pijar dan awan panas sejauh maksimal 1.800 meter. ANTARA FOTO/Anis Efizudin/foc.

BPPTKG mencatat, terjadi 3 kali awan panas guguran Gunung Merapi. Masing-masing terjadi pada pukul 00.59, 05.12, dan 05.35 WIB. Awan panas yang tercatat pada seismogram mencapai amplitudo 13 hingga 21 milimeter dan durasi 116 hingga 198 detik. Arah luncuran ke sektor barat daya. ANTARA FOTO/Anis Efizudin  

Asap sulfatara mengepul disertai guguran material vulkanik dari puncak gunung Merapi di foto dari Desa kaliurang, Srumbung, Magelang, Jawa Tengah, Rabu (20/1/2021). Pihak Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), melalui situs resminya menyatakan Gunung Merapi sudah mengalami erupsi sejak 4 Januari 2021 berupa erupsi efusif yaitu guguran lava pijar dan awan panas sejauh maksimal 1.800 meter. ANTARA FOTO/Anis Efizudin/foc.

Hingga kini, status Merapi masih pada level Siaga (Level III). Pantauan terhadap potensi bahaya difokuskan pada antisipasi guguran lava dan awan panas, khususnya di sektor selatan-barat daya, yang meliputi sungai Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih sejauh maksimal 5 kilometer. ANTARA FOTO/Anis Efizudin  

Asap sulfatara mengepul disertai guguran material vulkanik dari puncak gunung Merapi di foto dari Desa kaliurang, Srumbung, Magelang, Jawa Tengah, Rabu (20/1/2021). Pihak Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), melalui situs resminya menyatakan Gunung Merapi sudah mengalami erupsi sejak 4 Januari 2021 berupa erupsi efusif yaitu guguran lava pijar dan awan panas sejauh maksimal 1.800 meter. ANTARA FOTO/Anis Efizudin/foc.

Potensi lontaran material vulkanik juga tak luput dalam pantauan. Saat ini diperkirakan, bila terjadi letusan eksplosif, lontaran vulkanik dapat menjangkau radius 3 kilometer dari puncak Merapi. ANTARA FOTO/Anis Efizudin

Gunung Merapi Kembali Erupsi
Gunung Merapi Kembali Erupsi
Gunung Merapi Kembali Erupsi
Gunung Merapi Kembali Erupsi
Gunung Merapi Kembali Erupsi