Foto

Duh! Tersangka Korupsi Ini Acungkan 2 Jempol

Ari Saputra - detikNews
Kamis, 14 Jan 2021 19:45 WIB

Jakarta - Bupati nonaktif Labuhanbatu Utara, Khairuddin Syah Sitorus mengacungkan dua jempol saat menuju mobil tahanan di Gedung KPK. Ini foto-fotonya.

Bupati nonaktif Labuhanbatu Utara, Khairuddin Syah Sitorus mengacungkan dua jempol saat menuju mobil tahanan di Gedung KPK. Ini foto-fotonya.
Ini momen saat Bupati nonaktif Labuhanbatu Utara, Khairuddin Syah Sitorus mengacungkan 2 jempol di hadapan awak media.
Bupati nonaktif Labuhanbatu Utara, Khairuddin Syah Sitorus mengacungkan dua jempol saat menuju mobil tahanan di Gedung KPK. Ini foto-fotonya.
Khairuddin Syah Sitorus menjalani pemeriksaan lanjutan dalam kasus dugaan suap pengurusan Dana Alokasi Khusus (DAK) APBN-P 2017 dan APBN 2018 untuk Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara.
Bupati nonaktif Labuhanbatu Utara, Khairuddin Syah Sitorus mengacungkan dua jempol saat menuju mobil tahanan di Gedung KPK. Ini foto-fotonya.
Sebelumnya, Kharuddin alias Haji Buyung ditetapkan KPK sebagai tersangka karena diduga menyuap eks pejabat Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Yaya Purnomo dan Rifa Surya. Suap diduga terkait pengajuan dana alokasi khusus (DAK) untuk tahun anggaran 2018 melalui program e-Planning. Total permohonan DAK sebesar Rp 504.734.540.000.
Bupati nonaktif Labuhanbatu Utara, Khairuddin Syah Sitorus mengacungkan dua jempol saat menuju mobil tahanan di Gedung KPK. Ini foto-fotonya.
Kharuddin diduga menugasi Agusman Sinaga, yang saat itu menjabat Kepala Badan Pengelola Pendapatan Daerah Pemkab Labura, menemui Yaya dan Rifa di Jakarta. Agusman diminta membahas potensi anggaran untuk Labura dan meminta bantuan pengurusannya.
Bupati nonaktif Labuhanbatu Utara, Khairuddin Syah Sitorus mengacungkan dua jempol saat menuju mobil tahanan di Gedung KPK. Ini foto-fotonya.
Agusman kemudian kembali bertemu dengan Yaya dan Rifa. Setelah mendapat kepastian soal pagu indikatif DAK Labura senilai Rp 75,2 miliar, Agusman diduga menyerahkan uang ke Yaya secara bertahap. Total dugaan suap ke Yaya berjumlah SGD 290 ribu dan Rp 500 juta. Yaya sendiri telah dinyatakan bersalah dan divonis 6,5 tahun penjara serta denda Rp 200 juta subsider 1 bulan kurungan.
Duh! Tersangka Korupsi Ini Acungkan 2 Jempol
Duh! Tersangka Korupsi Ini Acungkan 2 Jempol
Duh! Tersangka Korupsi Ini Acungkan 2 Jempol
Duh! Tersangka Korupsi Ini Acungkan 2 Jempol
Duh! Tersangka Korupsi Ini Acungkan 2 Jempol