Foto

Kisah Hijrah Pemuda Berwajah Penuh Tato

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Minggu, 10 Jan 2021 14:13 WIB

Semarang - Ahmad Nur Kusuma Yuda (21) yang tubuhnya penuh tato memutuskan hijrah dan ingin berdakwah hingga ke ujung timur Indonesia. Yuk ikuti kisahnya.

Ahmad Nur Kusuma Yuda (21) yang tubuhnya penuh tato memutuskan hijrah dan ingin berdakwah hingga ke ujung timur Indonesia. Yuk ikuti kisahnya.

Kisah Yuda viral usai diunggah akun TikTok @terdalam. Yuda kini sehari-hari tinggal dan membantu di Masjid Jami Al-Istiqomah di Jalan Kusuma Wardani, Pleburan, Kota Semarang.

Ahmad Nur Kusuma Yuda (21) yang tubuhnya penuh tato memutuskan hijrah dan ingin berdakwah hingga ke ujung timur Indonesia. Yuk ikuti kisahnya.

Meski tampak garang karena wajah dan tubuhnya dipenuhi Tato, tutur kata Yuda justru terdengar lembut. Yuda mengawali kisahnya dengan bercerita tentang masa kecilnya yang dekat dengan kehidupan pesantren. Dia mengaku sudah menjadi santri sejak Taman Kanak-kanak. "Pernah pesantren di Klaten, kemudian gempa di sana, pindah ke Tangerang, kemudian di Bogor 6 tahun, lulus SD pindah ke pesantren dakwah di Salatiga," ujarnya.

Ahmad Nur Kusuma Yuda (21) yang tubuhnya penuh tato memutuskan hijrah dan ingin berdakwah hingga ke ujung timur Indonesia. Yuk ikuti kisahnya.

Saat di Salatiga ini jiwa remajanya mulai bergejolak dan dia memutuskan kabur dari pesantren. Kala itu, ayahnya sempat mengembalikan Yuda ke pesantren di Salatiga itu, namun karena tidak kuat dia memutuskan untuk memilih hidup di jalanan.

Ahmad Nur Kusuma Yuda (21) yang tubuhnya penuh tato memutuskan hijrah dan ingin berdakwah hingga ke ujung timur Indonesia. Yuk ikuti kisahnya.

Tato pertamanya, kata Yuda, dimiliki sejak dia lulus SD. Tato itu berupa gambar tetesan air mata di dekat mata kanan dan kirinya. Sejak saat itu, Yuda mulai memenuhi tubuhnya dengan seni rajah tubuh itu. Tato berikutnya ada karakter Joker hingga Bunda Maria.

Ahmad Nur Kusuma Yuda (21) yang tubuhnya penuh tato memutuskan hijrah dan ingin berdakwah hingga ke ujung timur Indonesia. Yuk ikuti kisahnya.

Yuda mengaku memiliki panggilan untuk hijrah saat Ramadhan tahun lalu. Kala itu, dia mengaku merasa bosan karena tidak ada perubahan dalam hidupnya. Yuda berusaha tidak menggubris cibiran orang lain karena yakin ibadahnya adalah urusannya dengan Allah. Yuda pun kini memilih fokus memperdalam ilmu agamanya. Mengulang hafalan Al-Qur'an yang dulu sudah 24 juz. Dia pun bermimpi untuk berdakwah di wilayah Indonesia yang jauh.

Kisah Hijrah Pemuda Berwajah Penuh Tato
Kisah Hijrah Pemuda Berwajah Penuh Tato
Kisah Hijrah Pemuda Berwajah Penuh Tato
Kisah Hijrah Pemuda Berwajah Penuh Tato
Kisah Hijrah Pemuda Berwajah Penuh Tato