Foto

Semangat Anak-anak Belajar di Sekolah Darurat Pengungsian Merapi

Eko Susanto - detikNews
Selasa, 17 Nov 2020 13:39 WIB

Yogyakarta - Meningkatnya aktivitas Gunung Merapi membuat warga mengungsi. Selain itu, anak-anak juga terpaksa belajar di sekolah darurat yang berada di pengungsian.

Meningkatnya aktivitas Gunung Merapi membuat warga yang berada di lereng mengungsi. Selain itu, anak-anak juga terpaksa belajar di sekolah darurat yang berada di pengungsian.

Sejumlah anak yang berada di pengungsian TEA Deyangan, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, mendapatkan pendampingan belajar. 

Meningkatnya aktivitas Gunung Merapi membuat warga yang berada di lereng mengungsi. Selain itu, anak-anak juga terpaksa belajar di sekolah darurat yang berada di pengungsian.

Pendampingan belajar ini dilakukan oleh Komunitas Tim Pengajar Sekolah Darurat Merapi.

Meningkatnya aktivitas Gunung Merapi membuat warga yang berada di lereng mengungsi. Selain itu, anak-anak juga terpaksa belajar di sekolah darurat yang berada di pengungsian.

Untuk sekolah bagi para pengungsi ini baru berlangsung dua hari ini, mulai Senin (16/11). Kemudian, sekolah dilangsungkan hari Senin sampai Kamis mulai pukul 08.00 sampai 10.30 WIB.

Meningkatnya aktivitas Gunung Merapi membuat warga yang berada di lereng mengungsi. Selain itu, anak-anak juga terpaksa belajar di sekolah darurat yang berada di pengungsian.

Mereka yang belajar di pengungsian ini anak-anak dari siswa TK, SD sampai SMP. Untuk siswa TK ada 11 , SD ada 15, dan SMP ada 1 anak. Untuk itu, tim pengajar ini memberikan pendampingan dalam belajarnya.

Semangat Anak-anak Belajar di Sekolah Darurat Pengungsian Merapi
Semangat Anak-anak Belajar di Sekolah Darurat Pengungsian Merapi
Semangat Anak-anak Belajar di Sekolah Darurat Pengungsian Merapi
Semangat Anak-anak Belajar di Sekolah Darurat Pengungsian Merapi