Foto

Jelang Demo Macron, Kedubes Prancis Dipagari Kawat Berduri

Ari Saputra - detikNews
Jumat, 30 Okt 2020 14:11 WIB

Jakarta - Kawat berduri dipasang di sekitar Kedubes Prancis, Jakarta. Tindakan itu untuk mengantisipasi aksi terkait pernyataan Presiden Prancis Emanuel Macron.

Petugas kepolisian memasang Kawat berduri mengelililingi Kedubes Prancis di Jl Thamrin Jakarta, Jumat (30/10/2020). Tindakan tersebut untuk mengantisipasi aksi unjuk rasa terkait pernyataan Presiden Prancis Emanuel Macron beberapa waktu lalu.

Petugas kepolisian memasang Kawat berduri di Kedubes Prancis, Jakarta, Jumat (30/10/2020). 

Petugas kepolisian memasang Kawat berduri mengelililingi Kedubes Prancis di Jl Thamrin Jakarta, Jumat (30/10/2020). Tindakan tersebut untuk mengantisipasi aksi unjuk rasa terkait pernyataan Presiden Prancis Emanuel Macron beberapa waktu lalu.

Kawat berduri dipasang mengelililingi Kedubes Prancis, Jakarta.

Petugas kepolisian memasang Kawat berduri mengelililingi Kedubes Prancis di Jl Thamrin Jakarta, Jumat (30/10/2020). Tindakan tersebut untuk mengantisipasi aksi unjuk rasa terkait pernyataan Presiden Prancis Emanuel Macron beberapa waktu lalu.

Pemasangan kawat berduri ini untuk mengantisipasi aksi unjuk rasa terkait pernyataan Presiden Prancis Emanuel Macron beberapa waktu lalu.

Petugas kepolisian memasang Kawat berduri mengelililingi Kedubes Prancis di Jl Thamrin Jakarta, Jumat (30/10/2020). Tindakan tersebut untuk mengantisipasi aksi unjuk rasa terkait pernyataan Presiden Prancis Emanuel Macron beberapa waktu lalu.

Sejumlah mobil kepolisian juga disiagakan di sekitar Kedubes Prancis, Jakarta.

Petugas kepolisian memasang Kawat berduri mengelililingi Kedubes Prancis di Jl Thamrin Jakarta, Jumat (30/10/2020). Tindakan tersebut untuk mengantisipasi aksi unjuk rasa terkait pernyataan Presiden Prancis Emanuel Macron beberapa waktu lalu.

Hingga kini belum terlihat adanya massa yang menggelar unjuk rasa di Kedubes Prancis.

Petugas kepolisian memasang Kawat berduri mengelililingi Kedubes Prancis di Jl Thamrin Jakarta, Jumat (30/10/2020). Tindakan tersebut untuk mengantisipasi aksi unjuk rasa terkait pernyataan Presiden Prancis Emanuel Macron beberapa waktu lalu.

Untuk diketahui, sejumlah negara Islam mengecam Presiden Emmanuel Macron setelah otoritas Prancis menegaskan hak mereka untuk mempublikasikan karikatur Nabi Muhammad. Sikap tersebut tetap disampaikan meskipun mereka mengetahui akan menyinggung umat Muslim. Persoalan itu kembali muncul setelah seorang guru di Prancis tewas dipenggal karena menunjukkan karikatur Nabi Muhammad di kelasnya saat membahas soal kebebasan berbicara dan berekspresi.

Jelang Demo Macron, Kedubes Prancis Dipagari Kawat Berduri
Jelang Demo Macron, Kedubes Prancis Dipagari Kawat Berduri
Jelang Demo Macron, Kedubes Prancis Dipagari Kawat Berduri
Jelang Demo Macron, Kedubes Prancis Dipagari Kawat Berduri
Jelang Demo Macron, Kedubes Prancis Dipagari Kawat Berduri
Jelang Demo Macron, Kedubes Prancis Dipagari Kawat Berduri