Foto

Kisah Pilu Kremator Jenazah COVID-19 di India

AP Photo/Anupam Nath - detikNews
Sabtu, 10 Okt 2020 16:35 WIB

India - Menjadi seorang kremator atau pekerja kremasi jenazah COVID-19 menjadi tantangan terberat bagi pria India ini, ia pun dijauhi orang di sekitarnya.

Menjadi seorang kremator atau pekerja kremasi jenazah COVID-19 menjadi tantangan terberat bagi pria India ini, ia pun dijauhi orang di sekitarnya.

 Ramananda Sarkar (43), telah meninggalkan desanya yang terpencil di negara bagian Assam di timur laut India setelah ia gagal membayar kembali pinjaman yang ia ambil untuk modal berjualan jus tebu di gerobak kayu.

Menjadi seorang kremator atau pekerja kremasi jenazah COVID-19 menjadi tantangan terberat bagi pria India ini, ia pun dijauhi orang di sekitarnya.

Namun setelah di ibu kota pun, ia kesulitan mendapatkan pekerjaan yang cukup dan mumpuni.

Menjadi seorang kremator atau pekerja kremasi jenazah COVID-19 menjadi tantangan terberat bagi pria India ini, ia pun dijauhi orang di sekitarnya.

Kemudian dua tahun lalu ia akhirnya mengambil pekerjaan sebagai kremator di tempat kremasi di Gauhati.

Menjadi seorang kremator atau pekerja kremasi jenazah COVID-19 menjadi tantangan terberat bagi pria India ini, ia pun dijauhi orang di sekitarnya.

Namun pandemi membuat kremator atau pekerja kremasi mendapat stigma rendah dari masyarakat di India. Sarkar pun sempat menyembunyikan profesinya dari keluarga.

Menjadi seorang kremator atau pekerja kremasi jenazah COVID-19 menjadi tantangan terberat bagi pria India ini, ia pun dijauhi orang di sekitarnya.

Pada awal Mei, Sarkar mengkremasi jasad seorang wanita yang diketahui meninggal akibat COVID-19. Saat itulah ia mulai dijauhi dan mendapat penghinaan dari banyak orang.

Menjadi seorang kremator atau pekerja kremasi jenazah COVID-19 menjadi tantangan terberat bagi pria India ini, ia pun dijauhi orang di sekitarnya.

Sarkar mengatakan bahwa dirinya tidak mengetahui apa yang membuat orang-orang membencinya. Walaupun ia sadar pekerjaannya berisiko membuatnya tertular COVID-19, namun ia sadar tidak ada lagi yang tersedia untuk melakukan pekerjaannya di tempat kremasi.

Menjadi seorang kremator atau pekerja kremasi jenazah COVID-19 menjadi tantangan terberat bagi pria India ini, ia pun dijauhi orang di sekitarnya.

Setiap harinya, Sarkar melakukan ritual dan melafalkan doa sebelum mulai mengkremasi jenazah COVID-19 yang dibawa petugas. Hingga kini ia mengatakan telah mengkremasi lebih dari 450 jenazah.

Menjadi seorang kremator atau pekerja kremasi jenazah COVID-19 menjadi tantangan terberat bagi pria India ini, ia pun dijauhi orang di sekitarnya.

Selain dianggap buruk oleh masyarakat, pemilik rumah yang disewanya juga mengusir Sarkar ketika mengetahui pekerjaannya di tempat kremasi.

Menjadi seorang kremator atau pekerja kremasi jenazah COVID-19 menjadi tantangan terberat bagi pria India ini, ia pun dijauhi orang di sekitarnya.

Usai diusir, seorang pejabat distrik menyediakan kamar hotel yang bisa ditempati Sarkar. Namun setiap harinya setelah ia melakukan ritual mengkremasi jenazah, ia harus mendisinfeksi diri.

Menjadi seorang kremator atau pekerja kremasi jenazah COVID-19 menjadi tantangan terberat bagi pria India ini, ia pun dijauhi orang di sekitarnya.

Kepala desa tempat keluarganya tinggal pun sempat melarangnya kembali, namun pemerintah setempat membantu untuk membuat kepala desa mengizinkannya pulang sekali waktu.

Menjadi seorang kremator atau pekerja kremasi jenazah COVID-19 menjadi tantangan terberat bagi pria India ini, ia pun dijauhi orang di sekitarnya.

Setelah lama tidak melihat anak dan ketiga putranya, Sarkar menyelinap ke desanya. Mereka hanya bisa bertemu selama 15 menit dan memberikan sejumlah uang sebelum akhirnya harus kembali ke kota.

Menjadi seorang kremator atau pekerja kremasi jenazah COVID-19 menjadi tantangan terberat bagi pria India ini, ia pun dijauhi orang di sekitarnya.

Sarkar mengatakan terlepas dari risiko infeksi, dia akan terus menyalakan tumpukan kayu pemakaman bagi mereka yang telah kehilangan nyawa karena COVID-19 dan dia akan menghormati mereka sebaik mungkin.

Kisah Pilu Kremator Jenazah COVID-19 di India
Kisah Pilu Kremator Jenazah COVID-19 di India
Kisah Pilu Kremator Jenazah COVID-19 di India
Kisah Pilu Kremator Jenazah COVID-19 di India
Kisah Pilu Kremator Jenazah COVID-19 di India
Kisah Pilu Kremator Jenazah COVID-19 di India
Kisah Pilu Kremator Jenazah COVID-19 di India
Kisah Pilu Kremator Jenazah COVID-19 di India
Kisah Pilu Kremator Jenazah COVID-19 di India
Kisah Pilu Kremator Jenazah COVID-19 di India
Kisah Pilu Kremator Jenazah COVID-19 di India
Kisah Pilu Kremator Jenazah COVID-19 di India