Foto

Perdagangan Manusia-Pernikahan Dini Marak di Kamp Rohingya

Allison Joyce/Getty Images - detikNews
Jumat, 18 Sep 2020 22:00 WIB

Bangladesh - Tren pernikahan anak dan perdagangan manusia di kamp pengungsi Rohingya di Bangladesh mengalami peningkatan setiap harinya.

Tren pernikahan anak dan perdagangan manusia di kamp pengungsi Rohingya di Bangladesh mengalami peningkatan setiap harinya.
Menurut sebuah studi yang dirilis PBB pada Kamis (17/09) menunjukkan tren pernikahan anak dan perdagangan manusia di kamp pengungsi Rohingya di Bangladesh mengalami peningkatan setiap harinya.
Tren pernikahan anak dan perdagangan manusia di kamp pengungsi Rohingya di Bangladesh mengalami peningkatan setiap harinya.
Perkawinan anak meningkat karena tidak adanya tindakan pencegahan.
Tren pernikahan anak dan perdagangan manusia di kamp pengungsi Rohingya di Bangladesh mengalami peningkatan setiap harinya.
Berdasarkan data PBB, dari sekitar 700.000 pengungsi Rohingya yang tiba di Bangladesh pada tahun 2017, lebih dari setengahnya merupakan anak-anak. 
Tren pernikahan anak dan perdagangan manusia di kamp pengungsi Rohingya di Bangladesh mengalami peningkatan setiap harinya.
Mereka melakukan eksodus massal dari Myanmar.
Tren pernikahan anak dan perdagangan manusia di kamp pengungsi Rohingya di Bangladesh mengalami peningkatan setiap harinya.
Lebih dari 350 kasus perdagangan manusia Rohingya teridentifikasi tahun lalu, di mana sekitar 15% melibatkan anak-anak. 
Tren pernikahan anak dan perdagangan manusia di kamp pengungsi Rohingya di Bangladesh mengalami peningkatan setiap harinya.
Bahkan awal bulan ini hampir 300 pengungsi Rohingya dilaporkan tiba di Pantai Ujong Blang, Aceh setelah enam bulan terombang-ambing di atas laut.
Tren pernikahan anak dan perdagangan manusia di kamp pengungsi Rohingya di Bangladesh mengalami peningkatan setiap harinya.
Studi ini memicu sejumlah LSM menyerukan akses yang lebih besar terkait perlindungan anak di kamp-kamp pengungsian. 
Tren pernikahan anak dan perdagangan manusia di kamp pengungsi Rohingya di Bangladesh mengalami peningkatan setiap harinya.
BRAC, sebuah LSM Bangladesh yang beroperasi di kamp, mengatakan bahwa mereka menemukan banyak kasus pernikahan di bawah umur, kekerasan terhadap anak, dan KDRT.
Perdagangan Manusia-Pernikahan Dini Marak di Kamp Rohingya
Perdagangan Manusia-Pernikahan Dini Marak di Kamp Rohingya
Perdagangan Manusia-Pernikahan Dini Marak di Kamp Rohingya
Perdagangan Manusia-Pernikahan Dini Marak di Kamp Rohingya
Perdagangan Manusia-Pernikahan Dini Marak di Kamp Rohingya
Perdagangan Manusia-Pernikahan Dini Marak di Kamp Rohingya
Perdagangan Manusia-Pernikahan Dini Marak di Kamp Rohingya
Perdagangan Manusia-Pernikahan Dini Marak di Kamp Rohingya