Foto

Diduga Eksploitasi Monyet, Kelapa Thailand Diboikot di Inggris

AP Photo/Apichart Weerawong - detikNews
Selasa, 07 Jul 2020 20:29 WIB

Thailand - Supermarket di Inggris tarik produk kelapa Thailand karena dinilai eksploitasi monyet untuk petik buah kelapa. Kasus itu pun sebelumnya telah picu kontroversi.

Supermarket di Inggris tarik produk kelapa Thailand karena dinilai eksploitasi monyet untuk petik buah kelapa. Kasus itu pun sebelumnya telah picu kontroversi.

Supermarket di Inggris menarik sejumlah produk kelapa dari Thailand karena dinilai mengeksploitasi monyet untuk memetik buah. Hal tersebut memicu kontroversi dan sejumlah aktivis di Inggris pun mendorong dilakukannya boikot produk kelapa dari Thailand.

Supermarket di Inggris tarik produk kelapa Thailand karena dinilai eksploitasi monyet untuk petik buah kelapa. Kasus itu pun sebelumnya telah picu kontroversi.

Dilansir dari AP News, Menteri Perdagangan Thailand, Jurin Laksanawisit, pun membantah anggapan bahwa Thailand melakukan eksploitasi terhadap hewan. Laksanawisit mengatakan bahwa monyet-monyet itu menjadi daya tarik bagi wisatawan dan tak ditemukan adanya bukti bahwa hewan-hewan itu mengalami eksploitasi atau kekerasan.

Supermarket di Inggris tarik produk kelapa Thailand karena dinilai eksploitasi monyet untuk petik buah kelapa. Kasus itu pun sebelumnya telah picu kontroversi.

Sementara itu, PETA mengatakan berdasarkan hasil investigasi mereka, ditemukan ada 8 perkebunan di Thailand yang memanfaatkan sejumlah monyet untuk mengumpulkan sedikitnya 1.000 kelapa dalam satu hari. Monyet-monyet itu pun diperlakukan dengan kejam. Mengacu pada AP News, Senior Vice President PETA Jason Baker pun menolak pernyataan Menteri Perdagangan Thailand yang menyangkal terjadinya eksploitasi terhadap monyet-monyet di perkebunan tersebut.

Diduga Eksploitasi Monyet, Kelapa Thailand Diboikot di Inggris
Diduga Eksploitasi Monyet, Kelapa Thailand Diboikot di Inggris
Diduga Eksploitasi Monyet, Kelapa Thailand Diboikot di Inggris