Foto

Sambut Ramadhan, Erdogan Pulangkan Warganya ke Turki

Getty Images - detikNews
Jumat, 24 Apr 2020 10:59 WIB

Turki - Presiden Turki memulangkan warganya yang berada di luar negeri. Tujuannya agar mereka dapat menikmati bulan suci Ramadhan bersama keluarga di negeri sendiri.

President Turki memulangkan warganya yang berada di luar negeri. Tujuannya agar mereka dapat menikmati bulan suci Ramadhan bersama keluarga di negari sendiri.

Sekitar 25.000 warga Negara Turki dari 59 negara, dipulangkan atau mudik ke negara mereka sendiri dalam rangka menyambut Ramadhan. Upaya ini adalah prakarsa dari pemerintah setempat atas instruksi dari Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan setelah berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri. Rasit Aydogan/Anadolu Agency via Getty Images.

President Turki memulangkan warganya yang berada di luar negeri. Tujuannya agar mereka dapat menikmati bulan suci Ramadhan bersama keluarga di negari sendiri.

Saat ini beberapa warga Turki yang berada di negara Rusia, Yunani, Irak telah pulang ke negara Transkontinetal tersebut. Resul Rehimov/Anadolu Agency via Getty Images.

President Turki memulangkan warganya yang berada di luar negeri. Tujuannya agar mereka dapat menikmati bulan suci Ramadhan bersama keluarga di negari sendiri.

Beberapa hari lalu sekitar 349 warga Turki telah dibawa kembali dari Kanada. Warga yang baru tiba harus menjalani pemeriksaan kesehatan rutin yang dikoordinasikan oleh Otoritas Manajemen Bencana dan Darurat Turki (AFAD), langsung dibawa ke kota barat laut Kirklareli untuk dikarantina. Murtadha Al-Sudani/Anadolu Agency via Getty Images.

President Turki memulangkan warganya yang berada di luar negeri. Tujuannya agar mereka dapat menikmati bulan suci Ramadhan bersama keluarga di negari sendiri.

Sementara itu, 249 warga negara Turki lainnya dibawa kembali dari Oman dan langsung ditempatkan di bawah karantina di kota timur Van setelah pemeriksaan kesehatan. Necat Hazar/Anadolu Agency via Getty Images.

President Turki memulangkan warganya yang berada di luar negeri. Tujuannya agar mereka dapat menikmati bulan suci Ramadhan bersama keluarga di negari sendiri.

Menurut menteri Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu saat ini Turki telah mengevakuasi total 15.000 warga dan telah dibawa pulang dan dikarantina di kota yang berbeda. Cuneyt Celik/Anadolu Agency via Getty Images.

President Turki memulangkan warganya yang berada di luar negeri. Tujuannya agar mereka dapat menikmati bulan suci Ramadhan bersama keluarga di negari sendiri.

Cavusoglu mengatakan bahwa dia telah berbicara dengan duta besar Turki di 105 negara mengenai pandemi COVID-19. Dia mengatakan pemerintah mengawasi dengan cermat perkembangan yang terkait dengan warga Turki yang tinggal di luar negeri. Mesut Karaduman/Anadolu Agency via Getty Images.

President Turki memulangkan warganya yang berada di luar negeri. Tujuannya agar mereka dapat menikmati bulan suci Ramadhan bersama keluarga di negari sendiri.

Sebelumnya, menurut informasi yang dilansir Anadolu Agency, bahwa lebih dari 39.000 ekspatriat Turki dari lebih di 70 negara telah dibawa kembali ke Turki pada tahap pertama. Rasit Aydogan/Anadolu Agency via Getty Images.

President Turki memulangkan warganya yang berada di luar negeri. Tujuannya agar mereka dapat menikmati bulan suci Ramadhan bersama keluarga di negari sendiri.

Wakil Presiden Turki Fuat Oktay sebagaimana dilansir Anadolu Agency, mengungkapkan di akun Twitter-nya, bahwa akan dilakukan operasi evakuasi untuk para pendatang asal Turki di banyak negara. Dia mengatakan, Turki selalu berdiri di sisi rakyatnya terlepas dari keberadaan mereka di tengah pandemi. Necat Hazar/Anadolu Agency via Getty Images.

President Turki memulangkan warganya yang berada di luar negeri. Tujuannya agar mereka dapat menikmati bulan suci Ramadhan bersama keluarga di negari sendiri.

Sebelum dipulangkan ke keluarga, Kementerian Kesehatan akan menguji kesehatan para ekspatriat itu saat tiba di Turki untuk mengantisipasi penularan wabah COVID-19. by Isa Terli/Anadolu Agency via Getty Images.

President Turki memulangkan warganya yang berada di luar negeri. Tujuannya agar mereka dapat menikmati bulan suci Ramadhan bersama keluarga di negari sendiri.

Beliau mengatakan siapa pun yang menunjukkan gejala Corona akan dibawa ke rumah sakit, sementara yang tidak bergejala akan dikarantina selama 14 hari. Metin Aktas/Anadolu Agency via Getty Images.

President Turki memulangkan warganya yang berada di luar negeri. Tujuannya agar mereka dapat menikmati bulan suci Ramadhan bersama keluarga di negari sendiri.

Otoritas Manajemen Bencana dan Darurat Turki (AFAD) akan memulangkan mereka di akhir periode karantina. Sebanyak 3.269 orang akan dibawa kembali dari Jerman, negara dengan angka ekspatriat asal Turki tertinggi. Kemudian diikuti oleh Arab Saudi dengan 2.201 orang dan AS dengan 1.632. Metin Aktas/Anadolu Agency via Getty Images.

President Turki memulangkan warganya yang berada di luar negeri. Tujuannya agar mereka dapat menikmati bulan suci Ramadhan bersama keluarga di negari sendiri.

Total 1.559 orang akan dibawa pulang dari Inggris, 1.469 dari Kuwait, 1.200 dari Aljazair, 863 dari Ukraina, 861 dari Irak, 692 dari Azerbaijan, 642 dari Azerbaijan, 649 dari Belanda, 543 dari Kanada, 540 dari Republik Turki Siprus Utara, 538 dari Uni Emirat Arab, 488 dari Polandia, 455 dari Spanyol, 380 dari Rusia, 394 dari Makedonia Utara, 352 dari Kirgistan, dan 341 dari Swiss. Isa Terli/Anadolu Agency via Getty Images.

President Turki memulangkan warganya yang berada di luar negeri. Tujuannya agar mereka dapat menikmati bulan suci Ramadhan bersama keluarga di negari sendiri.

Negara-negara di mana ekspatriat Turki berada antara lain Belgia, Malta, Mesir, Irlandia, Moldova, Hongaria, Rumania, Ceko, Kosovo, Albania, Bahrain, Serbia, Italia, Swedia, Yordania, Oman, Iran, Sudan, Austria , Slovakia, Maroko, Thailand, Montenegro, Denmark, Ghana, Senegal, Benin, Qatar, Ethiopia, Somalia, Mauritania, Niger, Kenya, Bangladesh, Pakistan, Malaysia, Singapura, India, dan Bosnia. Abdullah Soylemez/Anadolu Agency via Getty Images.

President Turki memulangkan warganya yang berada di luar negeri. Tujuannya agar mereka dapat menikmati bulan suci Ramadhan bersama keluarga di negari sendiri.

Sejauh ini, Turki telah mendaftarkan lebih dari 98.600 kasus virus corona, dan mengkonfirmasi 117 kematian lebih lanjut sehingga jumlah kematian mencapai 2.376 kasus. Rasit Aydogan/Anadolu Agency via Getty Images.

President Turki memulangkan warganya yang berada di luar negeri. Tujuannya agar mereka dapat menikmati bulan suci Ramadhan bersama keluarga di negari sendiri.

Selain itu saat Ramadhan, pemerintah turki telah memberlakukan pembatasan jam malam dengan mengurangi kegiatan keramaian seperti melakukan kegiatan buka puasa bersama. Ibrahim Erikan/Anadolu Agency via Getty Images.

Sambut Ramadhan, Erdogan Pulangkan Warganya ke Turki
Sambut Ramadhan, Erdogan Pulangkan Warganya ke Turki
Sambut Ramadhan, Erdogan Pulangkan Warganya ke Turki
Sambut Ramadhan, Erdogan Pulangkan Warganya ke Turki
Sambut Ramadhan, Erdogan Pulangkan Warganya ke Turki
Sambut Ramadhan, Erdogan Pulangkan Warganya ke Turki
Sambut Ramadhan, Erdogan Pulangkan Warganya ke Turki
Sambut Ramadhan, Erdogan Pulangkan Warganya ke Turki
Sambut Ramadhan, Erdogan Pulangkan Warganya ke Turki
Sambut Ramadhan, Erdogan Pulangkan Warganya ke Turki
Sambut Ramadhan, Erdogan Pulangkan Warganya ke Turki
Sambut Ramadhan, Erdogan Pulangkan Warganya ke Turki
Sambut Ramadhan, Erdogan Pulangkan Warganya ke Turki
Sambut Ramadhan, Erdogan Pulangkan Warganya ke Turki
Sambut Ramadhan, Erdogan Pulangkan Warganya ke Turki