Foto

Inggris Lockdown, Jalanan Sepi dan Dijaga Militer

Getty Images - detikNews
Rabu, 25 Mar 2020 07:28 WIB

Inggris - Pemerintah Inggris menerapkan lockdown selama tiga pekan guna menangkal penyebaran virus Corona di negara Britania Raya. Jalanan pun tampak sepi dijaga militer.

Pemerintah Inggris memberlakukan lockdown selama tiga pekan untuk menangkal penyebaran virus Corona atau COVID-19. Setiap toko dan layanan jasa ditutup sementara, dengan warga dilarang untuk berkumpul.

Pengumuman lockdown ini disampaikan pada Senin (23/3) malam waktu setempat, setelah jumlah korban meninggal akibat virus Corona di Inggris bertambah menjadi 335 orang. Jumlah total kasus virus Corona di Inggris saat ini mencapai 6.650 kasus. Foto: Getty Images/Leon Neal

Pemerintah Inggris memberlakukan lockdown selama tiga pekan untuk menangkal penyebaran virus Corona atau COVID-19. Setiap toko dan layanan jasa ditutup sementara, dengan warga dilarang untuk berkumpul.

Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson, mengumumkan tindakan penguncian ketat yang mendesak orang untuk tinggal di rumah dan hanya meninggalkan rumah untuk berbelanja makanan pokok, berolahraga sekali sehari dan perjalanan penting ke dan dari tempat kerja. Foto: Getty Images/Leon Neal

Pemerintah Inggris memberlakukan lockdown selama tiga pekan untuk menangkal penyebaran virus Corona atau COVID-19. Setiap toko dan layanan jasa ditutup sementara, dengan warga dilarang untuk berkumpul.

Pandemi Coronavirus (COVID-19) ini telah menyebar ke setidaknya 182 negara, merenggut lebih dari 10.000 jiwa dan menginfeksi ratusan ribu lainnya. Foto: Getty Images/Leon Neal

Pemerintah Inggris memberlakukan lockdown selama tiga pekan untuk menangkal penyebaran virus Corona atau COVID-19. Setiap toko dan layanan jasa ditutup sementara, dengan warga dilarang untuk berkumpul.

Pembatasan-pembatasan yang diberlakukan pemerintah Inggris saat ini, sebut PM Johnson, akan 'ditinjau secara konstan' melihat perkembangan. Foto: Getty Images/Leon Neal

Pemerintah Inggris memberlakukan lockdown selama tiga pekan untuk menangkal penyebaran virus Corona atau COVID-19. Setiap toko dan layanan jasa ditutup sementara, dengan warga dilarang untuk berkumpul.

PM Johnson menyebut pandemi virus Corona ini sebagai 'ancaman terbesar yang dihadapi negara ini dalam beberapa dekade'. Dia menyebut Dinas Kesehatan Nasional (NHS) tidak akan mampu mengatasi situasi jika penularan terus berlanjut. Foto: Getty Images/Andrew Redington

LONDON, ENGLAND - MARCH 24: Commissioner of the Metropolitan Police Service Cressida Dick (L) takes part in a police patrol on New Bond Street on March 24, 2020 in London, England. British Prime Minister, Boris Johnson, has announced strict lockdown measures urging people to stay at home and only leave the house for basic food shopping, exercise once a day and essential travel to and from work. The Coronavirus (COVID-19) pandemic has spread to at least 182 countries, claiming over 17,000 lives and infecting hundreds of thousands more. (Photo by Dan Kitwood/Getty Images)

Langkah tegas ini diambil PM Johnson setelah muncul kemarahan dari pemerintah yang merasa imbauan agar warga mengurangi kontak sosial demi meminimalisasi penularan virus Corona, diabaikan oleh publik. Kerumunan orang terlihat menikmati akhir pekan di taman-taman setempat dan di area pinggiran negara itu. Militer setempat pun dikerahkan untuk mengurangi kerumunan itu. Foto: Getty Images/Dan Kitwood

Pemerintah Inggris memberlakukan lockdown selama tiga pekan untuk menangkal penyebaran virus Corona atau COVID-19. Setiap toko dan layanan jasa ditutup sementara, dengan warga dilarang untuk berkumpul.

Personel militer melakukan bongkar muat alat pelindung diri selain itu PM Johnson menyatakan bahwa pergi keluar rumah untuk berbelanja kebutuhan pokok masih diizinkan. Berolahraga, membeli kebutuhan medis dan berangkat serta pulang kerja masih bisa dilakukan warga. Foto: Getty Images/Leon Neal

Pemerintah Inggris memberlakukan lockdown selama tiga pekan untuk menangkal penyebaran virus Corona atau COVID-19. Setiap toko dan layanan jasa ditutup sementara, dengan warga dilarang untuk berkumpul.

Namun setiap toko yang menjual barang-barang seperti pakaian atau alat elektronik, juga perpustakaan, tempat bermain dan tempat ibadah, akan ditutup sementara. Pesta pernikahan juga seremoni baptis juga dilarang sementara, kecuali untuk acara pemakaman. Foto: Getty Images/Leon Neal

Inggris Lockdown, Jalanan Sepi dan Dijaga Militer
Inggris Lockdown, Jalanan Sepi dan Dijaga Militer
Inggris Lockdown, Jalanan Sepi dan Dijaga Militer
Inggris Lockdown, Jalanan Sepi dan Dijaga Militer
Inggris Lockdown, Jalanan Sepi dan Dijaga Militer
Inggris Lockdown, Jalanan Sepi dan Dijaga Militer
Inggris Lockdown, Jalanan Sepi dan Dijaga Militer
Inggris Lockdown, Jalanan Sepi dan Dijaga Militer