Foto

'Baju Tempur' Lawan Corona ala Warga China

Istimewa - detikNews
Selasa, 11 Feb 2020 15:10 WIB

Beijing - Libur Tahun Baru Imlek telah berakhir sejak Senin (10/2) lalu. Warga mulai kembali ke Beijing dengan kenakan masker dan alat pelindung guna cegah virus corona.

Libur Tahun Baru Imlek telah berakhir sejak Senin (10/2) lalu. Warga mulai kembali ke Beijing dengan kenakan masker dan alat pelindung guna cegah virus corona.

Sejumlah warga dengan mengenakan masker dan pakaian pelindung tubuh keluar dari salah satu stasiun kereta di Beijing, China, Selasa (11/2/2020). AP Photo/Andy Wong.

Libur Tahun Baru Imlek telah berakhir sejak Senin (10/2) lalu. Warga mulai kembali ke Beijing dengan kenakan masker dan alat pelindung guna cegah virus corona.

Libur Tahun Baru Imlek telah usai sejak Senin (10/2) kemarin. Warga pun mulai kembali ke Beijing usai berlibur di kampung halaman untuk merayakan Imlek bersama keluarga. AP Photo/Andy Wong.

Libur Tahun Baru Imlek telah berakhir sejak Senin (10/2) lalu. Warga mulai kembali ke Beijing dengan kenakan masker dan alat pelindung guna cegah virus corona.

Namun, ada pemandangan menarik saat warga lalu-lalang di sekitar stasiun kereta Beijing usai kembali dari kampung halaman. Wabah virus corona yang tengah melanda wilayah daratan China membuat warga melindungi tubuh dari virus itu dengan berbagai cara, mulai dari mengenakan masker, sarung tangan, hingga pakaian pelindung tubuh. AP Photo/Andy Wong.

Libur Tahun Baru Imlek telah berakhir sejak Senin (10/2) lalu. Warga mulai kembali ke Beijing dengan kenakan masker dan alat pelindung guna cegah virus corona.

Tak hanya melindungi tubuh dengan menggunakan alat pelidung seperti masker dan sarung tangan, ada pula warga yang melindungi kopernya dengan mengenakan sarung. Sarung multifungsi itu tak hanya dapat melindungi koper dari goresan maupun kerusakan lainnya, tetapi juga mampu mengurangi kontak langsung koper dengan orang lain. AP Photo/Andy Wong.

Libur Tahun Baru Imlek telah berakhir sejak Senin (10/2) lalu. Warga mulai kembali ke Beijing dengan kenakan masker dan alat pelindung guna cegah virus corona.

Masker jadi alat pelindung yang wajib digunakan oleh warga saat beraktivitas di luar ruangan guna mencegah terinfeksi virus corona. AP Photo/Andy Wong.

Libur Tahun Baru Imlek telah berakhir sejak Senin (10/2) lalu. Warga mulai kembali ke Beijing dengan kenakan masker dan alat pelindung guna cegah virus corona.

Guna mengantisipasi meningkatnya jumlah pengguna kereta yang tiba di Beijing usai merayakan Tahun Baru Imlek di kampung halaman, para petugas di stasiun kereta rutin membersihkan mesin tiket di stasiun dengan desinfektan guna mencegah penyebaran virus corona. AP Photo/Andy Wong.

Libur Tahun Baru Imlek telah berakhir sejak Senin (10/2) lalu. Warga mulai kembali ke Beijing dengan kenakan masker dan alat pelindung guna cegah virus corona.

Satu per satu mesin tiket di stasiun kereta bawah tanah di Beijing rutin dibersihkan dengan desinfektan guna mencegah penyebaran virus corona. AP Photo/Andy Wong.

Libur Tahun Baru Imlek telah berakhir sejak Senin (10/2) lalu. Warga mulai kembali ke Beijing dengan kenakan masker dan alat pelindung guna cegah virus corona.

Seorang warga di Kota Beijing, China, mengenakan pakaian pelindung tubuh yang memiliki bentuk seperti jas hujan dan masker saat beraktivitas di luar rumah. Getty Images/Andrea Verdelli.

Libur Tahun Baru Imlek telah berakhir sejak Senin (10/2) lalu. Warga mulai kembali ke Beijing dengan kenakan masker dan alat pelindung guna cegah virus corona.

Sebelumnya, merebaknya virus corona di China membuat pemerintah negara itu menambah masa libur Imlek sebagai upaya untuk mencegah penyebaran virus corona tersebut. Meski begitu, wabah virus corona masih menjadi ancaman mengerikan di seluruh dunia tak terkecuali di China. Jumlah kematian per hari akibat wabah virus corona di China menembus angka 100 orang. Sedikitnya 108 orang meninggal akibat virus corona dalam 24 jam pada Senin (10/2) waktu setempat. Getty Images/Andrea Verdelli.

Libur Tahun Baru Imlek telah berakhir sejak Senin (10/2) lalu. Warga mulai kembali ke Beijing dengan kenakan masker dan alat pelindung guna cegah virus corona.

Seperti dilansir Associated Press dan CNN, Selasa (11/2/2020), Komisi Kesehatan Nasional China (NHC) menyatakan dalam laporan harian bahwa 108 orang meninggal akibat virus corona dalam 24 jam terakhir. Dari jumlah korban tewas terbaru itu, sekitar 103 kematian di antaranya terjadi di Provinsi Hubei yang menjadi pusat wabah virus corona. Kematian lainnya, terjadi di wilayah Provinsi Heilongjiang, Anhui dan Henan, serta kota Tianjin dan Beijing. AP Photo/Andy Wong.

Baju Tempur Lawan Corona ala Warga China
Baju Tempur Lawan Corona ala Warga China
Baju Tempur Lawan Corona ala Warga China
Baju Tempur Lawan Corona ala Warga China
Baju Tempur Lawan Corona ala Warga China
Baju Tempur Lawan Corona ala Warga China
Baju Tempur Lawan Corona ala Warga China
Baju Tempur Lawan Corona ala Warga China
Baju Tempur Lawan Corona ala Warga China
Baju Tempur Lawan Corona ala Warga China