Foto

Sidang Perdana Eks Dirut PTPN III

Ari Saputra - detikNews
Rabu, 22 Jan 2020 17:09 WIB

Jakarta - Eks Dirut PTPN III Dolly Parlagutan Pulungan didakwa menerima uang SGD 345.000 (setara Rp 3,5 miliar) dari pengusaha Pieko Njotosetiadi.

Mantan Direktur Utama (Dirut) PTPN III Dolly Parlagutan Pulungan didakwa menerima uang SGD 345.000 (setara Rp 3,5 miliar) dari pengusaha Pieko Njotosetiadi. Uang tersebut berkaitan persetujuan kontrak jangka panjang pembelian gula.
Uang Rp 3,5 miliar diterima Dolly Parlagutan melalui eks Direktur Pemasaran PTPN III Persero, I Kadek Kertha Laksana. PTPN III merupakan BUMN Holding Perkebunan yang bergerak di bidang pengelolaan, pengolahan dan pemasaran hasil perkebunan. PTPN III sebagai perusahaan induk mempunyai anak perusahaan perkebunan yaitu PTPN I sampai PTPN XIV.
Kasus ini bermula saat Kadek berinisiatif membuat kebijakan sistem pola pemasaran bersama gula petani dan gula PTPN dalam bentuk long term contract (LTC) atau kontak penjualan jangka panjang. Dolly pun setuju dengan sistem pola pemasaran itu setelah mendengar pertimbangan dari para direksi.
Atas sistem pola pemasaran itu, jaksa menyebut PT Fajar Mulia Transindo yang mampu memenuhi persyaratan karena perusahaan lainnya keberatan atas syarat yang ditetapkan oleh PTPN III Persero. Syarat yang diharuskan membeli gula di PTPN yang sudah ditentukan dan diharuskan membayar uang muka 40% dari harga gula yang ditawarkan.
Setelah itu, Dolly mengarahkan para direksi PTPN terkait pola pendanaan dan pembelian gula LTC dan spot, karena petani menuntut pembayaran gula dilakukan setiap 10 hari dari waktu produksi yang dilakukan.
Maka Dolly mengarahkan agar gula milik petani diserahkan PT Fajar Mulia Transindo dan PT Citra Gemini Mulia milik anak Pieko bernama Vinsen Njotosetiadi. Sedangkan gula milik PTPN III (Persero) Holding diserahkan penjualannya kepada PT KPBN.
Sidang Perdana Eks Dirut PTPN III
Sidang Perdana Eks Dirut PTPN III
Sidang Perdana Eks Dirut PTPN III
Sidang Perdana Eks Dirut PTPN III
Sidang Perdana Eks Dirut PTPN III
Sidang Perdana Eks Dirut PTPN III