Foto

Aksi Ratusan Warga Priok Geruduk Kantor Kemenkum HAM

Agung Pambudhy - detikNews
Rabu, 22 Jan 2020 14:46 WIB

Jakarta - Ratusan warga Tanjung Priok gelar aksi di depan kantor Kemenkum HAM. Mereka menuntut Menkum HAM Yasonna Laoly untuk minta maaf atas ucapannya soal Tanjung Priok

Ratusan warga Tanjung Priok, Jakarta Utara, siang ini berdemo di depan kantor Kemenkum HAM, Jakarta, Rabu (22/1/2020).

Warga yang mendatangi kantor Kemenkum HAM tersebut nampak membawa spanduk dan poster berisi kritik dan tuntutan agar Menkum HAM Yasonna Laoly meminta maaf atas ucapannya yang menyebut Tanjung Priok adalah daerah miskin, kumuh dan kriminal.

Massa mengenakan pakaian bebas. Massa aksi ini terdiri dari berbagai kalangan, mulai dari laki-laki maupun perempuan.

Massa meneriakkan tuntutan mereka, yaitu meminta Yassona Laoly meminta maaf kepada warga Tanjung Priok atas ucapannya. Mereka juga berteriak, 'Priok Bukan Kriminal !!!'.

Seorang warga membawa poster bertuliskan 'Ikan Teri Buah Kedondong Pak Menteri Jangan Shombong!!' saat ikut serta dalam aksi unjuk rasa di depan kantor Kemenkum HAM tersebut.

Lalu lintas di Jalan HR Rasuna Said yang mengarah ke Jalan HOS. Cokroaminoto tampak agak tersendat karena massa menutup setengah dari jalan yang ada. Namun, kendaraan roda dua dan roda empat masih dapat melalui jalan tersebut.

Diberitakan sebelumnya, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly meyakini bahwa kemiskinan adalah sumber tindakan kriminal. Menurut Yasonna, semua pihak harus membantu menyelesaikan masalah tersebut.

Yasonna mencontohkan dua anak yang lahir dan besar di dua kawasan yang berbeda, yakni Menteng dan Tanjung Priok. Ia meyakini jika anak yang lahir dari kawasan Tanjung Priok yang terkenal keras dan sering terjadi tindak kriminal akan melakukan hal serupa di masa depan.

 Atas pernyataannya tersebut warga Priok pun menggelar aksi unjuk rasa meminta Yasonna Laoly meminta maaf atas ucapannya tersebut.

Koordinator Aksi Damai 221 Priok Bersatu Kemal Abubakar pun menegaskan agar Yasonna segera meminta maaf secara terbuka karena dampak ucapannya sangatlah besar. Kemal memberikan waktu 2x24 jam untuk sang menteri mengucapkan permintaan maafnya.

Aksi Ratusan Warga Priok Geruduk Kantor Kemenkum HAM
Aksi Ratusan Warga Priok Geruduk Kantor Kemenkum HAM
Aksi Ratusan Warga Priok Geruduk Kantor Kemenkum HAM
Aksi Ratusan Warga Priok Geruduk Kantor Kemenkum HAM
Aksi Ratusan Warga Priok Geruduk Kantor Kemenkum HAM
Aksi Ratusan Warga Priok Geruduk Kantor Kemenkum HAM
Aksi Ratusan Warga Priok Geruduk Kantor Kemenkum HAM
Aksi Ratusan Warga Priok Geruduk Kantor Kemenkum HAM
Aksi Ratusan Warga Priok Geruduk Kantor Kemenkum HAM
Aksi Ratusan Warga Priok Geruduk Kantor Kemenkum HAM