Foto

Perjalanan Raja Bioskop di Karawang yang Tersisih Kemajuan Zaman

Luthfiana Awaluddin - detikNews
Kamis, 16 Jan 2020 15:24 WIB

Karawang - Nama pengusaha Muhsin Nisar atau Moksen, terkenal sebagai raja bioskop di Karawang, Jabar. Namun kini jaringan bioskop keluarga Moksen tumbang tergerus zaman.

Sejarah bioskop di Karawang tak lepas dari Muhsin Nisar, seorang pengusaha berdarah Indonesia Pakistan.

Asep Supriatna (49) pengurus gedung Nusantara, sekaligus gudang film milik keluarga Muhsin, bercerita mengenai masa-masa kejayaan bioskop Muhsin di kawasan Jawa Barat tersebut.

Di Karawang Muhsin karib dikenal Moksen. Pada tahun 1970 hingga 1980an, Moksen dan keluarganya dikenal mendirikan sejumlah bioskop di Karawang misalnya Bioskop Nusantara, Samudra, Seroja, Johar Studio 1234 hingga Karawang Theatre. Tak cuma Karawang, jaringan bioskop keluarga Moksen juga menjamah wilayah Rengasdengklok hingga Cilamaya.

Meski berjaya hingga dijuluki sebagai raja bioskop Karawang, kejayaan jaringan bioskop keluarga Moksen mulai meredup seiring dengan perubahan zaman yang dipenuhi berbagai teknologi canggih.

Satu per satu bioskop milik keluarga Moksen tutup akibat omzet penonton yang terus menurun. Yang terakhir tutup adalah Karawang Theatre. Bioskop yang didirikan 31 Maret 1988 itu memutar film terakhirnya pada 6 Februari 2019. Film terakhir yang ditonton adalah Tembang Lingsir dan Terlalu Tampan. Penonton terakhir bioskop itu mencapai 371 orang.

Sembari bercerita mengenai nostalgia kejayaan jaringan bioskop keluarga Moksen, Asep turut serta menunjukkan berbagai alat yang dahulu kerap digunakan untuk memutar film di bioskop diantaranya sejumlah proyektor dan puluhan ribu roll film.

Menurunnya pendapatan dari bisnis bioskop tersebut membuat satu per satu bioskop yang dahulu menayangkan berbagai film populer itu mulai tutup dan beralih fungsi. Salah satunya adalah Bioskop Karawang Theatre yang merupakan bioskop legendaris di Karawang.

Menurut Asep, tak sedikit gedung-gedung bioskop tersebut yang kini beralih fungsi menjadi toko buku hingga tempat fitnes. Adapun Gedung Karawang Theatre masih dipertahankan. Di dalamnya masih tersimpan 700 bangku penonton di 2 studio.

Saat ini, sejumlah aset bioskop Keluarga Moksen tersimpan rapi di gudang mereka, Jalan Tujuh Pahlawan Revolusi Karawang.

Namun kemungkinan Moksen Husin akan memusnahkan ribuan film tersebut.

Moksen mengatakan tutupnya bioskop-bioskop miliknya itu salah satunya terkait dengan teknologi.

Ayah kandung Mithu Nisar ini mengaku tak ingin terjebak di masa lalu. Ia merespon positif kemajuan bioskop-bioskop modern di Karawang saat ini.  "Saya bersyukur dengan kemajuan teknologi. Bahkan saya pun menikmati nonton film di bioskop moderen," kata ayah kandung produser Mithu Nisar ini.

Perjalanan Raja Bioskop di Karawang yang Tersisih Kemajuan Zaman
Perjalanan Raja Bioskop di Karawang yang Tersisih Kemajuan Zaman
Perjalanan Raja Bioskop di Karawang yang Tersisih Kemajuan Zaman
Perjalanan Raja Bioskop di Karawang yang Tersisih Kemajuan Zaman
Perjalanan Raja Bioskop di Karawang yang Tersisih Kemajuan Zaman
Perjalanan Raja Bioskop di Karawang yang Tersisih Kemajuan Zaman
Perjalanan Raja Bioskop di Karawang yang Tersisih Kemajuan Zaman
Perjalanan Raja Bioskop di Karawang yang Tersisih Kemajuan Zaman
Perjalanan Raja Bioskop di Karawang yang Tersisih Kemajuan Zaman
Perjalanan Raja Bioskop di Karawang yang Tersisih Kemajuan Zaman
Perjalanan Raja Bioskop di Karawang yang Tersisih Kemajuan Zaman
Perjalanan Raja Bioskop di Karawang yang Tersisih Kemajuan Zaman