Foto

Keranda Mayat Warnai Aksi Buruh di Depan Gedung Kemenkes

Grandyos Zafna - detikNews
Rabu, 15 Jan 2020 14:00 WIB

Jakarta - Sejumlah buruh dari PT Sulindafin menggelar aksi di depan gedung Kementerian Kesehatan. Aksi itu digelar sebagai imbas dari pemutusan BPJS Kesehatan sepihak.

Buruh dari PT Sulindafin menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung Kementerian Kesehatan di Jakarta, Rabu (15/1/2020).

Dalam aksi tersebut para buruh turut serta membawa keranda mayat dan replika makam dengan nisan bertuliskan 'RIP BPJS'.

Para buruh tersebut juga turut serta membawa beragam poster berisi tuntutan dan kegelisahan mereka terkait BPJS Kesehatan.

Aksi itu diketahui digelar sebagai buntut dari pemutusan kepesertaan BPJS secara sepihak.

Keranda mayat dan replika makam tersebut digotong para buruh hingga ke depan gedung Kementerian Kesehatan.

Selain membawa poster dan keranda mayat, para buruh juga nampak mengibarkan bendera dalam aksi unjuk rasa tersebut.

Adanya pemutusan kepesertaan BPJS secara sepihak tersebut disebut tak hanya merugikan para buruh, tetapi juga keluarga mereka yang turut ditanggunggkan.

Seorang demonstran menaburkan bunga ke replika makam yang turut dibawa dalam aksi unjuk rasa di depan gedung Kementerian Kesehatan.

Para buruh yang ikut serta dalam aksi unjuk rasa tersebut mayoritas mengenakan pakaian hitam atau gelap sebagai lambang duka dan kesedihan.

Para buruh menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung Kementerian Kesehatan, Jakarta.

Keranda Mayat Warnai Aksi Buruh di Depan Gedung Kemenkes
Keranda Mayat Warnai Aksi Buruh di Depan Gedung Kemenkes
Keranda Mayat Warnai Aksi Buruh di Depan Gedung Kemenkes
Keranda Mayat Warnai Aksi Buruh di Depan Gedung Kemenkes
Keranda Mayat Warnai Aksi Buruh di Depan Gedung Kemenkes
Keranda Mayat Warnai Aksi Buruh di Depan Gedung Kemenkes
Keranda Mayat Warnai Aksi Buruh di Depan Gedung Kemenkes
Keranda Mayat Warnai Aksi Buruh di Depan Gedung Kemenkes
Keranda Mayat Warnai Aksi Buruh di Depan Gedung Kemenkes
Keranda Mayat Warnai Aksi Buruh di Depan Gedung Kemenkes