Foto

Deretan Peristiwa Hukum yang Menonjol di 2019

Dok - detikNews
Minggu, 29 Des 2019 16:40 WIB

Jakarta - Kerusuhan pasca-Pilpres 2019, rasis berujung demo di Papua hingga demo mahasiswa di DPR menjadi salah satu peristiwa hukum terbesar di Indonesia tahun 2019.

Pasca-Pilpres 2019, aksi penolakan hasil KPU atas Pemilu 2019 berakhir ricuh mulai dari 21 hingga 22 Mei 2019. Grandyos Zafna/detikcom.

Sejumlah orang menggelar aksi demo di depan gedung Bawaslu, Jakarta pada 21 Mei 2019. Massa menolak Pemilu 2019 yang dianggap banyak kecurangan. Grandyos Zafna/detikcom.

Hingga malam hari, Massa melakukan perlawanan ke arah petugas di depan kantor Bawaslu di kawasan Thamrin, Jakarta. Petugas langsung marik mundur massa. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja.

22 Mei 2019, kericuhan sedikit meluas ke kawasan Tanah Abang yang berakhir dengan bentrokan.

Hingga malam dan menjelang pagi, kawasan Tanah Abang menjadi lumpuh total akibat massa yang berusaha memprovokasi aksi tersebut menjadi sebuah kerusuhan. Rifkianto Nugroho/detikcom.

Massa aksi 22 Mei masih menggelar orasi di depan Bawaslu. Mereka menyanyikan lagu Indonesia Raya hingga berselawat. Agung Pambudhy/detikcom.

Prajurit TNI bersama sejumlah warga memadamkan api yang membakar bus Brimob di kawasan Slipi, Jakarta. Diketahui ada 2 bus Brimob yang terbakar di sana. Antara Foto/Sigid Kurniawan.

Polisi berjaga di sekitar bangkai mobil yang dibakar massa di Asrama Brimob, Jakarta. Mobil itu sebelumnya dibakar oleh massa dalam bentrok pada 21 Mei 2019 dini hari. Pradita Utama/detikcom.

Massa aksi demo 22 Mei berkumpul di depan gedung Bawaslu, Jakarta. Mereka nampak mengibarkan bendera merah putih raksasa dalam aksi tersebut. Agung Pambudhy/detikcom.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) bicara soal aksi yang berujung ricuh sejak kemarin. Jokowi menegaskan berkewajiban memastikan stabilitas politik dan keamanan tetap terjaga. Rengga Sancaya/detikcom.

Sebanyak 257 tersangka perusuh aksi 22 Mei langsung ditangkap. Beberapa di antara mereka bahkan bertato.

23 Mei 2019, kondisi pasca ricuh membuat sejumlah lokasi terdampak terlihat berantakan. Salah satunya di kawasan Sarinah. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya.

Berikutnya, ada kasus rasis berujung demo di Papua. Kerusuhan yang terjadi di Papua Barat, tepatnya di Manokwari dan Sorong. Hal itu dipicu ketegangan di Asrama Papua di Surabaya dan Malang. ANTARA FOTO/Zabur Karuru.

15 Agustus 2019, sejumlah mahasiswa Papua berencana melakukan demo di depan Balai Kota Malang. Mereka tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) dan Front Rakyat West Papua di Malang. Demo itu sendiri dimaksudkan dalam rangka memperingati 57 tahun perjanjian New York, dengan tema 'Amerika Serikat Harus Bertanggung Jawab Atas Penjajahan di West Papua'. Namun, mereka tak mengantongi izin demo. Polisi lantas melakukan penghadangan terhadap mahasiswa Papua yang hendak melakukan unjuk rasa. Unjuk rasa itu berujung rusuh. Usai kerusuhan, muncul isu adanya pernyataan pejabat yang ingin memulangkan mahasiswa Papua. ANTARA FOTO/Zabur Karuru.

16 Agustus 2019, sehari kemudian dan di kota yang berbeda, gesekan terjadi. Ketegangan terjadi antara warga dan Mahasiswa lantas terjadi juga di Surabaya pada Jumat (16/8). Ratusan warga gabungan berbagai ormas di Surabaya menggeruduk Asrama Mahasiswa Papua di Jalan Kalasan. Massa geram lantaran mendapatkan kabar bahwa mahasiswa asal Papua tidak mau memasang Bendera Merah Putih. Namun, seorang mahasiswa Papua membantah tuduhan tak mau memasang bendera itu. Dia mengaku tidak tahu menahu soal kasus bendera. ANTARA FOTO/Dian Kandipi.

17 Agustus 2019, usai penggerudukkan oleh sekelompok massa, polisi mengamankan 43 mahasiswa Papua dari Asrama Mahasiswa Papua (AMP) di Jalan Kalasan Surabaya. Mereka dibawa ke Mapolrestabes Surabaya untuk dimintai keterangan terkait kasus dugaan pembuangan bendera merah putih. Belakangan polisi menyatakan pengamanan 43 mahasiswa itu merupakan bentuk evakuasi dari situasi mencekam karena ada penggerudukan. ANTARA FOTO/Dian Kandipi.

18 Agustus 2019, Buntut peristiwa bentrok mahasiswa Papua di Surabaya dan Malang ini lantas menjadi pemicu kerusuhan di Kota Manokwari, Papua Barat. Lalu lintas kendaraan di sejumlah jalan di Kota Manokwari, Papua Barat, macet total. sejumlah ruas jalan di Manokwari terutama Jalan Yos Sudarso diblokade massa. Aktivitas masyarakat maupun arus lalu lintas lumpuh. Tak hanya memblokade jalan, warga juga menebang pohon dan membakar ban di jalan raya. Aparat kepolisian sudah turun ke jalan guna mengendalikan situasi. ANTARA FOTO/Zabur Karuru.

Menko Polhukam Wiranto turut memberikan pernyataan soal peristiwa di Surabaya dan Malang yang berbuntut aksi massa di Papua dan Papua Barat. Wiranto menegaskan Pemerintah menjamin stabilitas nasional. Wiranto juga mengimbau masyarakat agar tidak terpicu provokasi. Hal senada juga disampaikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Jokowi mengingatkan tentang kebaikan dalam memaafkan soal ketersinggungan masyarakat Papua terhadap kasus Surabaya dan Malang. Ari Saputra/detikcom.

Terkait hal ini, Gubernur Khofifah Indar Parawansa meminta maaf kepada masyarakat Papua. Dia meminta maaf mewakili seluruh masyarakat Jawa Timur. Hal senada juga diungkapkan oleh Wali Kota Malang Sutiaji, yang mengaku ingin bertemu dengan Gubernur Papua Lukas Enembe. Sutiaji mengucapkan permintaan maaf, atas insiden yang terjadi beberapa waktu lalu. Sementara itu, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (Risma) meminta maaf bila ada kesalahpahaman terkait kejadian di asrama mahasiswa Papua. Dia menyesalkan adanya kejadian tersebut. Gubernur Papua Lukas Enembe pun turut angkat bicara. Dia lantas mengungkit cerita tentang sosok Gus Dur. Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko juga ikut bicara. Dia menegaskan tidak pernah mengeluarkan statement yang menyinggung warga atau mahasiswa Papua. Grandyos Zafna/detikcom.

Sementara itu, Polda Jatim juga bertindak. Saat ini Polda Jatim sedang menyelidiki oknum yang mengeluarkan kata rasis ke mahasiswa Papua. Kata rasis ini diduga diucapkan oleh oknum saat sejumlah ormas menggeruduk Asrama Mahasiswa Papua (AMP) di Surabaya. ANTARA FOTO/Zabur Karuru.

Terakhir ada demo mahasiswa dan pelajar. Massa menuntut agar sejumlah RUU kontroversial dicabut dan dikaji ulang. 24 September 2019, massa mahasiswa mulai melakukan long march ke gedung DPR. Mereka saling berpegangan dan merapatkan barisan. Pradita Utama/detikcom.

Depan gedung DPR dipenuhi mahasiswa. Rifkianto Nugroho/detikcom.

25 September, massa pelajar juga ikut turun ke jalan melakukan aksi demo. Pelajar melakukan aksi unjuk rasa #STMMelawan di kawasan gedung DPR. Mereka sempat melempari komplek DPR dengan batu. Ari Saputra/detikcom.

Kendaraan taktis brimob berupa motor trail dan barracuda nyaris dihabisi massa saat berunjukrasa di depan gedung DPR, Jakarta. Ari Saputra/detikcom.

Rangkaian demo mahasiswa da pelajar ditutup dengan aksi damai. Mahasiswa BEM Seluruh Indonesia usai menyampaikan aspirasi di kawasan DPR RI, Jakarta, Selasa (1/10/2019). Usai menyampaikan aspirasi dengan damai, para mahasiswa berpamitan dengan bersalaman dengan pihak kepolisian. Grandyos Zafna/detikcom.

Deretan Peristiwa Hukum yang Menonjol di 2019
Deretan Peristiwa Hukum yang Menonjol di 2019
Deretan Peristiwa Hukum yang Menonjol di 2019
Deretan Peristiwa Hukum yang Menonjol di 2019
Deretan Peristiwa Hukum yang Menonjol di 2019
Deretan Peristiwa Hukum yang Menonjol di 2019
Deretan Peristiwa Hukum yang Menonjol di 2019
Deretan Peristiwa Hukum yang Menonjol di 2019
Deretan Peristiwa Hukum yang Menonjol di 2019
Deretan Peristiwa Hukum yang Menonjol di 2019
Deretan Peristiwa Hukum yang Menonjol di 2019
Deretan Peristiwa Hukum yang Menonjol di 2019
Deretan Peristiwa Hukum yang Menonjol di 2019
Deretan Peristiwa Hukum yang Menonjol di 2019
Deretan Peristiwa Hukum yang Menonjol di 2019
Deretan Peristiwa Hukum yang Menonjol di 2019
Deretan Peristiwa Hukum yang Menonjol di 2019
Deretan Peristiwa Hukum yang Menonjol di 2019
Deretan Peristiwa Hukum yang Menonjol di 2019
Deretan Peristiwa Hukum yang Menonjol di 2019
Deretan Peristiwa Hukum yang Menonjol di 2019
Deretan Peristiwa Hukum yang Menonjol di 2019
Deretan Peristiwa Hukum yang Menonjol di 2019
Deretan Peristiwa Hukum yang Menonjol di 2019
Deretan Peristiwa Hukum yang Menonjol di 2019