Foto

BPRD DKI Kejar Pajak Hingga ke Apartemen di Jaktim

Grandyos Zafna - detikNews
Kamis, 19 Des 2019 13:49 WIB

Jakarta - BPRD DKI Jakarta melakukan razia tunggakan penghuni apartemen di Jakarta Timur. BPRD DKI menemukan 6.000 unit apartemen belum membayar pajak.

Badan Pajak dan Retribusi Daerah (Pemprov) DKI Jakarta melakukan razia tunggakan penghuni apartemen di Jakarta Timur, Kamis (19/12/2019).

BPRD DKI menemukan 6.000 unit apartemen belum membayar pajak.

BPRD DKI melakukan razia pajak di Apartemen Bassura City, Cipinang Besar, Jakarta Timur, Kamis (19/12/2019). Kepala BPRD DKI Faisal Syafruddin mengatakan razia ini untuk menagih Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) yang belum dilunasi para penghuni apartemen.

Fasial menagih tunggakan tersebut karena untuk meningkatkan penerimaan pajak daerah. Dia menyarankan agar penghuni apartemen segara membayarkan tagihan tersebut sebelum dilakukan penindakan.

Di apartemen Bassura City sendiri, Faisal menemukan 6.000 unit apartemen belum melunasi bea pajak tanah dan bangunan. Dia mengatakan baru sekitar 270 penghuni yang berencana membayar dengan total nilai Rp 4 miliar.

 Dari razia pajak di apartemen Bassura City ini, Faisal mengatakan belum mengambil tindakan. Sebab, BPRD DKI dijanjikan pengelola apartemen akan segera melunasi tunggakan.

Tidak hanya di Apartemen Basurra City, Faisal mengatakan akan merazia penghuni apartemen lainnya yang menunggak pajak di wilayah DKI Jakarta.

BPRD DKI Kejar Pajak Hingga ke Apartemen di Jaktim
BPRD DKI Kejar Pajak Hingga ke Apartemen di Jaktim
BPRD DKI Kejar Pajak Hingga ke Apartemen di Jaktim
BPRD DKI Kejar Pajak Hingga ke Apartemen di Jaktim
BPRD DKI Kejar Pajak Hingga ke Apartemen di Jaktim
BPRD DKI Kejar Pajak Hingga ke Apartemen di Jaktim
BPRD DKI Kejar Pajak Hingga ke Apartemen di Jaktim