Gubernur Nonaktif Kepri Didakwa Menerima Suap dan Gratifikasi

Foto

Gubernur Nonaktif Kepri Didakwa Menerima Suap dan Gratifikasi

Ari Saputra - detikNews
Rabu, 04 Des 2019 18:45 WIB

Jakarta - Gubernur nonaktif Kepri Nurdin Basirun menjalani sidang dakwaan. Ia pun didakwa menerima suap dan gratifikasi lebih dari Rp 4,2 miliar.

Gubernur nonaktif Kepulauan Riau (Kepri) Nurdin Basirun menjalani sidang dakwaan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (4/12/2019).

Dalam sidang itu, jaksa KPK mendakwa Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) nonaktif Nurdin Basirun menerima suap SGD 11 ribu dan Rp 45 juta berkaitan dengan izin prinsip pemanfaatan ruang laut. Uang itu diduga KPK diterima Nurdin dari pengusaha bernama Kock Meng.

Selain itu, Nurdin juga didakwa jaksa KPK menerima gratifikasi. Total penerimaan gratifikasi oleh Nurdin disebut jaksa lebih dari Rp 4,2 miliar.

Perbuatan Nurdin disebut jaksa dilakukan bersama-sama dengan Edy Sofyan dan Budy Hartono. Edy merupakan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Pemprov Kepri, sedangkan Budy sebagai Kepala Bidang Perikanan Tangkap Kepri. Keduanya juga sudah dijerat KPK sebagai tersangka. Sementara itu, pemberi suap adalah seorang pengusaha bernama Kock Meng dan perantara bernama Abu Bakar.

Nurdin pun diancam pidana menurut Pasal 12 huruf a Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor) juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 juncto Pasal 64 ayat 1 KUHP.

Gubernur Nonaktif Kepri Didakwa Menerima Suap dan Gratifikasi
Gubernur Nonaktif Kepri Didakwa Menerima Suap dan Gratifikasi
Gubernur Nonaktif Kepri Didakwa Menerima Suap dan Gratifikasi
Gubernur Nonaktif Kepri Didakwa Menerima Suap dan Gratifikasi
Gubernur Nonaktif Kepri Didakwa Menerima Suap dan Gratifikasi