Senyum Markus Nari Usai Dituntut 9 Tahun Bui

Foto

Senyum Markus Nari Usai Dituntut 9 Tahun Bui

Ari Saputra - detikNews
Senin, 28 Okt 2019 15:50 WIB

Jakarta - Eks Anggota DPR Markus Nari dituntut jaksa KPK dengan hukuman 9 tahun penjara. Ia diyakini bersalah memperkaya diri sendiri USD 900.000 dari proyek e-KTP.

Jaksa KPK menuntut mantan anggota DPR Markus Nari dengan hukuman 9 tahun penjara dan denda 500 juta subsider 6 bulan kurungan.

Markus diyakini bersalah karena memperkaya diri sendiri sebesar USD 900.000 dari proyek e-KTP.

Akibatnya, negara mengalami kerugian Rp 2,3 triliun dari perbuatan Markus Nari. Atas perbuatan itu, Markus diyakini bersalah melanggar Pasal 3 UU Tipikor juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Selain itu, Markus juga diyakini bersalah merintangi penyidikan kasus dugaan korupsi proyek e-KTP. Markus disebut sengaja mencegah atau merintangi pemeriksaan di sidang terhadap Miryam S Haryani yang saat itu berstatus sebagai saksi dan Sugiharto yang kala itu berstatus sebagai terdakwa.

Markus diyakini bersalah melanggar Pasal 21 UU 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Markus pun dituntut untuk membayar uang pengganti USD 900.000. Duit ini terkait penerimaan Markus Nari dari proyek pengadaan e-KTP.

Senyum Markus Nari Usai Dituntut 9 Tahun Bui
Senyum Markus Nari Usai Dituntut 9 Tahun Bui
Senyum Markus Nari Usai Dituntut 9 Tahun Bui
Senyum Markus Nari Usai Dituntut 9 Tahun Bui
Senyum Markus Nari Usai Dituntut 9 Tahun Bui
Senyum Markus Nari Usai Dituntut 9 Tahun Bui