Foto

Melihat Lebih Dekat Patung Pahlawan Santiago di Miangas

Muhammad Ridho - detikNews
Rabu, 02 Okt 2019 18:53 WIB

Jakarta - Di ujung timur Pulau Miangas, berdiri sebuah patung Pahlawan Santiago. Melalui kepemimpinannya, Santiago bersikeras untuk tidak jatuh ke tangan penjajah.

Ini penampakan patung Santiago yang berdiri tegak di ujung timur Pulau Miangas.
Pahlawan Santiago adalah raja III Manganitu, atau disebut Bataha Santiago yang juga menjadi raja di Kepulauan Sangihe.
Tahun 1666, Santiago disekolahkan di Universitas Santo Thomas, Filipina.
Singkat cerita, Santiago sukses menyelesaikan studinya dan berteman dengan banyak kalangan. Santiago diangkat menjadi raja pada tahun 1970-1675. Dengan pendidikannya, Santiago mengetahui latar belakang Belanda datang ke nusantara. Dengan gagah berani, Santiago menolak perjanjian Lange Contract dari VOC (Vereenigde Oost Indische Compagnie). VOC memakai berbagai cara untuk memperdaya Santiago. Perang demi perang dilakukan, namun tetap tidak berhasil.
Sampai suatu ketika Santiago menerima pesan bahwa sahabatnya ditahan dan ditangkap VOC. Santiago maju menghadap VOC dan masuk ke kapal demi menyelamatkan mereka. Tiba di kantor VOC, Santiago kembali dihadapkan dengan Lange Contract. Bersikeras untuk tidak jatuh ke tangan penjajah, Santiago ditembaki dengan peluru. Dengan gelar Bataha atau orang sakti, tak ada satu peluru yang tembus ke badan Santiago. Hanya ada satu cara untuk membunuh orang sakti pada masa itu, memenggal kepalanya. Santiago pun digantung sesaat menjelang senja dan dipenggal.
Meski sudah meninggal, namun semangat yang dikobarkan Santiago tetap melekat pada warga Pulau Miangas. Ucapannya sebelum meninggal di tiang eksekusi menjadi landasan semangat bertahan dari penjahah.
Semangat ini benar-benar mengalir di Miangas. Meski berada lebih dekat ke Filipina, hanya bendera merah putih yang jadi simbol negara. Benar, meski banyak yang kawin campuran, bahasa yang digunakan tetap Indonesia. Meski sulit dengan bahan pangan, Miangas tetap kibarkan bendera Indonesia.
Semangat ini harusnya jadi pengingat buat seluruh rakyat Indonesia. Meski jauh terpisah, Miangas tetap 100 persen Indonesia. Dan NKRI adalah harga mati.
Melihat Lebih Dekat Patung Pahlawan Santiago di Miangas
Melihat Lebih Dekat Patung Pahlawan Santiago di Miangas
Melihat Lebih Dekat Patung Pahlawan Santiago di Miangas
Melihat Lebih Dekat Patung Pahlawan Santiago di Miangas
Melihat Lebih Dekat Patung Pahlawan Santiago di Miangas
Melihat Lebih Dekat Patung Pahlawan Santiago di Miangas
Melihat Lebih Dekat Patung Pahlawan Santiago di Miangas
Melihat Lebih Dekat Patung Pahlawan Santiago di Miangas