Foto

Mengenal Smong, Kearifan Lokal Penyelamat Warga dari Tsunami

Rifkianto Nugroho - detikNews
Selasa, 24 Sep 2019 21:32 WIB

Simeulue - Pulau Simeulue, Aceh, punya sejarah panjang dengan bencana tsunami. Kearifan lokal Smong pun lahir sebagai upaya mitigasi bencana dari amukan tsunami tersebut.

Indonesia berada di wilayah yang begitu kaya dengan sumber daya alam. Namun, ancaman terjadinya bencana di negara kepulauan ini pun tak bisa dianggap remeh. Salah satu bencana paling mematikan adalah tsunami yang pernah melanda wilayah Aceh dan sekitarnya, termasuk Pulau Simeulue pada tahun 2004 silam dan wilayah Palu juga Donggala pada 2018 silam.

Namun, ada kisah menarik yang dapat digali terkait jalinan panjang sejarah bencana tsunami di Indonesia, khususnya di Pulau Simeulue, Aceh. Ada sebuah kearifan lokal berupa kisah yang dituturkan secara lisan dan turun temurun kepada warga Simeulue dari leluhur mereka. Kearifan lokal itu bernama Smong yang dalam bahasa Simeulue memiliki arti tsunami.

Pada tahun 1907 atau lebih dari 1 abad silam, tsunami pernah menghantam wilayah Simeulue, Aceh. Tak hanya meluluhlantakan rumah-rumah warga, bencana itu juga memakan banyak korban jiwa. Tak ingin kejadian itu berulang, kisah smong dituturkan secara lisan dan turun temurun hingga kini agar warga Simeulue, mampu menyelematkan diri jika kejadian serupa kembali berulang di kemudian hari.

Smong tak hanya menjadi sebuah kearifan lokal bagi warga Simeulue, tetapi juga menjadi upaya mitigasi bencana agar selalu waspada jika bencana tsunami sewaktu-waktu kembali datang.

Mengakarnya kearifan lokal Smong dalam kehidupan warga Simeulue pun terlihat di kala tsunami kembali melanda wilayah Aceh dan sekitarnya, termasuk Pulau Simeulue pada 2004 silam. Meski kerusakan bangunan tak dapat dihindarkan, namun jumlah korban jiwa akibat tsunami di pulau tersebut tak lebih dari belasan orang dari total penduduk mencapai 70 ribu orang.

Kisah tentang Smong ini sering diceritakan dalam bentuk nafi-nafi atau cerita bertutur orangtua kepada anaknya. Sering pula dituturkan dalam bentuk nanga-nanga atau semacam pantun yang sering dilafalkan oleh anak-anak di Simuelue.

Smong dalam kisah nafi-nafi menceritakan rentetan kejadian tsunami pada tahun 1907 silam, mulai dari gempa bumi besar, air laut surut, dan air laut naik ke darat. Hal itu lah yang membuat warga di Pulau Simeulue, waspada dan mengetahui apa yang seharusnya dilakukan jika kejadian serupa kembali berulang, salah satunya dengan menjauhi pantai dan menyelamatkan diri ke tempat yang lebih tinggi seperti bukit.

Mengenal Smong, Kearifan Lokal Penyelamat Warga dari Tsunami
Mengenal Smong, Kearifan Lokal Penyelamat Warga dari Tsunami
Mengenal Smong, Kearifan Lokal Penyelamat Warga dari Tsunami
Mengenal Smong, Kearifan Lokal Penyelamat Warga dari Tsunami
Mengenal Smong, Kearifan Lokal Penyelamat Warga dari Tsunami
Mengenal Smong, Kearifan Lokal Penyelamat Warga dari Tsunami
Mengenal Smong, Kearifan Lokal Penyelamat Warga dari Tsunami