Foto

Petani di China Banting Tulang Berantas Hama Ulat Grayak

REUTERS/Aly Song - detikNews
Jumat, 09 Agu 2019 15:07 WIB

Jakarta - Hama ulat grayak menyerang puluhan ribu hektar lahan di Provinsi Yunnan, China. Petani harus bekerja keras memberantas hama tersebut.

Penampakan hama ulat grayak yang menyerang puluhan ribu hektar lahan di Provinsi Yunnan, China.
Hama perusak ini telah menyebar lebih dari 3.000 km (1.865 mil), sejak bermigrasi dari negara Myanmar tujuh bulan lalu. Kini mencapai 21 provinsi di China dan merupakan ancaman besar bagi hasil gabah.
Yunnan merupakan provinsi pertama yang diserang hama ganas tersebut. Sekitar 86.000 hektare lahan terancam gagal panen.
Ulat Grayak menyerang kebun jagung, tebu, sorgum dan tanaman jahe.
Belum reda soal perjuangan melawan kekeringan parah tahun ini. Para petani di China harus banting tulang dengan ancaman baru yakni hama ulat grayak.
Bagi para petani di Yunnan, solusinya jelas adalah pestisida. Namun, membeli pestisida dalam jumlah banyak akan membuat petani harus merogoh kocek dalam-dalam.
Para ahli menyebut perang melawan hama ulat grayak sangat sulit. Hama ini mahir bersembunyi dan sulit terdeteksi. Ulat-ulat ini suka menjelajah di malam hari.
Sementara, hama belum mencapai provinsi timur laut termasuk Heilongjiang.
Petani di China Banting Tulang Berantas Hama Ulat Grayak
Petani di China Banting Tulang Berantas Hama Ulat Grayak
Petani di China Banting Tulang Berantas Hama Ulat Grayak
Petani di China Banting Tulang Berantas Hama Ulat Grayak
Petani di China Banting Tulang Berantas Hama Ulat Grayak
Petani di China Banting Tulang Berantas Hama Ulat Grayak
Petani di China Banting Tulang Berantas Hama Ulat Grayak
Petani di China Banting Tulang Berantas Hama Ulat Grayak