Foto

Polisi Ringkus Terduga Teroris Berafiliasi ISIS

Grandyos Zafna - detikNews
Selasa, 23 Jul 2019 13:21 WIB

Jakarta - Mabes Polri mengungungkap kasus terorisme yang diduga berafiliasi dengan ISIS. Salah satu terduga berhasil diamankan di Sumbar beberapa waktu lalu.

Polri mengungkap kasus terorisme jaringan Internasional yang diduga berafiliasi dengan ISIS di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (23/7/2019).

Dalam pengungkapan kasus tersebut, Polri juga berhasil mengidentifikasi pelaku bom bunuh diri di Gereja Katedral, Jolo, Filipina. Pelaku dipastikan dua orang warga negara Indonesia (WNI).

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo, mengatakan kedua pelaku bom bunuh diri ini merupakan deportan dari Turki pada Januari 2017. Dedi menjelaskan, awalnya Polri dan kepolisian Filipina hanya mengantongi hasil pemeriksaan lima tersangka bom bunuh diri yang menginformasikan pelaku diduga WNI.

Identitas kedua pasutri pelaku bom bunuh diri terungkap setelah anggota JAD Kalimantan Timur bernama Yoga dan JAD Sumatera Barat bernama Novendri ditangkap.

Selain itu, Polri juga mengungkap kasus penangkapan terduga terorisme di Sumetara barat yang berhasil ditangkap oleh Densus 88  Anti Teror pada tanggal 18 Juli 2019 lalu.  

Selain itu, terbongkar pula berbagai transaksi keuangan pendanaan operasi terorisme melalui Western Union dari luar negeri. Hal tersebut adalah bentuk keseriusan Polri dalam membongkar Jaringan Internasional yang diduga berafiliasi dengan ISIS yang berada di Indonesia.

Polisi Ringkus Terduga Teroris Berafiliasi ISIS
Polisi Ringkus Terduga Teroris Berafiliasi ISIS
Polisi Ringkus Terduga Teroris Berafiliasi ISIS
Polisi Ringkus Terduga Teroris Berafiliasi ISIS
Polisi Ringkus Terduga Teroris Berafiliasi ISIS
Polisi Ringkus Terduga Teroris Berafiliasi ISIS