Foto

Menanti Sanksi Oknum Brimob Penganiaya di Kampung Bali

Lamhot Aritonang - detikNews
Jumat, 05 Jul 2019 17:16 WIB

Jakarta - Polri memberikan sanksi terhadap 10 anggota Brimob yang melakukan penganiayaan di Kampung Bali, Jakarta Pusat. Kasus itu berkaitan dengan aksi 21-22 Mei lalu.

Polri memberikan sanksi terhadap 10 anggota Brimob yang memukul seorang warga di Kampung Bali, Jakarta Pusat, Jumat (5/7/2019).

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan para oknum Brimob yang terlibat dihukum kurungan 21 hari.

Dedi mengatakan anggota Brimob itu merupakan anggota Brimob Nusantara yang diperbantukan ke Polda Metro Jaya. Hukuman itu akan dijatuhkan saat mereka kembali ke satuan masing-masing.

Polri memang mendatangkan pasukan Brimob Nusantara dari sejumlah daerah untuk menjaga Ibu Kota, khususnya Istana Negara, KPU, dan Bawaslu, pada 21-22 Mei lalu. Kini pasukan Brimob Nusantara tengah dalam proses pemulangan, termasuk satuan Brimob yang menganiaya pria di Kampung Bali.

Penganiayaan oleh sejumlah personel Brimob itu terjadi di Kampung Bali pada 23 Mei pagi, di tengah momen kerusuhan di sejumlah wilayah. Kejadian ini muncul dalam sebuah video dan kemudian menjadi viral.

Seorang pria yang ditahan polisi, Andri Bibir, menyatakan dia adalah orang yang dianiaya dalam video itu.

Andri mengaku dikejar Brimob karena kedapatan menyiapkan batu untuk para perusuh.

Menanti Sanksi Oknum Brimob Penganiaya di Kampung Bali
Menanti Sanksi Oknum Brimob Penganiaya di Kampung Bali
Menanti Sanksi Oknum Brimob Penganiaya di Kampung Bali
Menanti Sanksi Oknum Brimob Penganiaya di Kampung Bali
Menanti Sanksi Oknum Brimob Penganiaya di Kampung Bali
Menanti Sanksi Oknum Brimob Penganiaya di Kampung Bali
Menanti Sanksi Oknum Brimob Penganiaya di Kampung Bali