Foto

Potret Penyu Diinjak-injak di Pusat Konservasi di Tanjung Benoa

Aditya Mardiastuti - detikNews
Rabu, 19 Jun 2019 13:31 WIB

Badung - Salah satu pusat konservasi di Pulau Penyu Tanjung Benoa, Bali jadi sorotan lantaran perlakuan terhadap penyu-penyu. Begini potret kondisinya.

Fotografer Aaron Gekoski lewat akun Facebook-nya, menyoroti kotornya habitat para penyu serta ulah wisatawan seperti mengangkat dan memegang untuk berfoto bersama penyu tersebut. 
"Sebagaimana yang kulihat sejumlah kesempatan--seringkali menjatuhkan penyu itu dari ketinggian tertentu," kata Aaron. Dia menambahkan, "Tempat-tempat ini tidak mempunyai hubungan dengan konservasi".
detikcom kemudian menyambangi salah satu pusat konservasi penyu di Tanjung Benoa. Saat didatangi, pusat konservasi itu tak hanya merawat penyu tapi juga aneka satwa seperti ular, iguana, kelelawar, burung rangkong, burung dara serta burung hantu.  
Tak hanya kolam, penangkaran ini juga memiliki 'ruangan' yang dibangun dari bambu sebagai habitat para penyu yang berukuran besar. Salah seorang petugas bahkan menginjak cangkang penyu tersebut untuk menunjukkan besarnya penyu itu.  
"Nggak apa-apa, injak saja kuat kok. Kalau mau foto juga bisa," kata petugas tersebut.
Petugas di penangkaran itu juga mempersilakan pengunjung untuk menyentuh atau mengangkat penyu-penyu itu. Mereka juga mempersilakan penyu itu untuk difoto-foto. "Kami sudah ada izinnya, nggak apa-apa," kata petugas bernama Agus ketika ditanya soal pengetahuan tentang prosedur soal penyu tersebut. 
Potret Penyu Diinjak-injak di Pusat Konservasi di Tanjung Benoa
Potret Penyu Diinjak-injak di Pusat Konservasi di Tanjung Benoa
Potret Penyu Diinjak-injak di Pusat Konservasi di Tanjung Benoa
Potret Penyu Diinjak-injak di Pusat Konservasi di Tanjung Benoa
Potret Penyu Diinjak-injak di Pusat Konservasi di Tanjung Benoa
Potret Penyu Diinjak-injak di Pusat Konservasi di Tanjung Benoa