Foto

KPK Beberkan Korupsi Kapal KKP dan Bea Cukai

Ari Saputra - detikNews
Selasa, 21 Mei 2019 14:53 WIB

Jakarta - KPK mengusut kasus dugaan korupsi di balik pengadaan kapal di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) serta Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (Ditjen BC).

KPK mengusut kasus dugaan korupsi di balik pengadaan kapal di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) serta Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (Ditjen BC). Total kerugian keuangan negara yang diperkirakan KPK sekitar Rp 179 miliar lebih.
Diduga total kerugian keuangan negara sekitar Rp 179,28 miliar.
Nilai perkiraan kerugian keuangan negara itu disebut KPK berasal dari dua perkara, yaitu pengadaan 16 kapal patroli cepat atau Fast Patrol Boat (FPB) pada Ditjen BC tahun anggaran 2013-2015 dan pengadaan 4 unit kapal untuk Sistem Kapal Inspeksi Perikanan Indonesia (SKIPI) pada Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan KKP tahun anggaran 2012-2016. Total ada 20 kapal yang diduga dikorupsi.
Saut menyebut ada 4 tersangka yang ditetapkan dalam 2 perkara tersebut.

Ketiganya dijerat Pasal 2 ayat 1 atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.
KPK Beberkan Korupsi Kapal KKP dan Bea Cukai
KPK Beberkan Korupsi Kapal KKP dan Bea Cukai
KPK Beberkan Korupsi Kapal KKP dan Bea Cukai
KPK Beberkan Korupsi Kapal KKP dan Bea Cukai
KPK Beberkan Korupsi Kapal KKP dan Bea Cukai